Pojok Literasi Resmi Hadir di SMPN 1 Sanrobone: Tonggak Baru Budaya Membaca di Takalar

  • Bagikan

TERAS, TAKALAR – Dunia pendidikan di Kabupaten Takalar kembali menunjukkan geliat positif dengan dicanangkannya Pojok Literasi di SMP Negeri 1 Sanrobone, Senin (6/10/2025).

Program ini digagas oleh SMPN 1 Sanrobone bersama Mahasiswa KKN-DIK Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar 2025, sebagai langkah konkret untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar sejak dini.

Peresmian berlangsung meriah dengan menghadirkan Bunda Literasi Takalar sekaligus Ketua TP PKK, Dewi Sri Ekowati, Kepala SMPN 1 Sanrobone, Sekretaris Dinas Perpustakaan Takalar, Camat Sanrobone, Wakil Dekan III Unismuh Makassar, Kepala Desa Sanrobone, serta melibatkan guru, siswa, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar.

Kehadiran lintas elemen ini menegaskan bahwa literasi bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan kerja kolektif seluruh masyarakat.

“Jangan berhenti pada seremoni. Jadikan ini awal kebangkitan literasi dan minat baca, sekaligus melahirkan generasi cerdas dan kreatif untuk Takalar ke depan,” tegas Muhammad Nawir Wakil Dekan III Unismuh Makassar.

Nada lebih tajam disampaikan Bunda Literasi Takalar, Dewi Sri Ekowati, yang mengapresiasi peran mahasiswa dalam membangun 23 Pojok Baca di Kabupaten Takalar.

“Gerakan Literasi Sekolah (GLS) harus menjadi budaya, bukan sekadar pelengkap kurikulum. Literasi sejak dini adalah modal utama mencetak generasi unggul dan berdaya saing,” tekan Dewi.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Sanrobone H Jufri Abdullah S.Pd menuturkan, Pojok Literasi didesain sebagai ruang inspiratif dengan akses beragam bacaan, baik fiksi maupun nonfiksi.

“Harapannya, tempat ini bukan sekadar sarana membaca, tetapi juga laboratorium berpikir kritis, ruang kreativitas, sekaligus wadah menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Dengan kehadiran Pojok Literasi, SMPN 1 Sanrobone menegaskan komitmennya mencetak generasi berwawasan luas, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga  AKJAGO Jadi Ruang Kolaborasi Pengurus OSIS Gowa Perkuat Jiwa Kepemimpinan

Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Takalar untuk menjadikan literasi sebagai napas utama pendidikan.

Sebagai penutup, Bunda Literasi Takalar menyerahkan secara simbolis 1.000 buku untuk seluruh Pojok Baca di Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pertemuan virtual bersama sekolah-sekolah lain yang juga menyiapkan Pojok Baca di wilayahnya.(M.Rewa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *