DPR Dukung Gagasan School Kitchen untuk Program Makan Bergizi Gratis

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (Dok. DPR RI)

TERAS KOTA, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan dukungannya terhadap gagasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui konsep school kitchen seperti yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pendekatan school kitchen memberi ruang bagi sekolah untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi, dengan tetap memenuhi syarat dan standar yang akan ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Konsep school kitchen membuka peluang bagi sekolah yang memiliki kapasitas untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi, tentu dengan standar yang telah ditetapkan serta penilaian kelayakan dari BGN. Saya menilai ini pendekatan progresif yang sejalan dengan semangat desentralisasi pendidikan,” ujar Lalu Hadrian dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Ia menekankan bahwa dukungan DPR terhadap program MBG harus diiringi pengawasan ketat, koordinasi lintas kementerian, dan dukungan teknis agar sekolah yang ingin menjadi school kitchen dapat memenuhi seluruh ketentuan.

“Komisi X DPR RI akan mendorong agar regulasi pengelolaan MBG yang akan diterbitkan mencakup ketentuan teknis school kitchen, standar mutu gizi, keamanan pangan, mekanisme pembinaan, serta skema insentif bagi sekolah yang lolos penilaian BGN,” tuturnya.

Lebih lanjut, Lalu Hadrian menyebut fleksibilitas pelaksanaan MBG melalui school kitchen memungkinkan sekolah menyesuaikan menu dengan bahan pangan lokal dan kondisi geografis masing-masing daerah, menjadikannya program yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

“Sekolah di wilayah terpencil atau agraris memiliki potensi bahan pangan lokal yang bisa dimanfaatkan. Dengan pendekatan school kitchen, sumber daya lokal bisa dioptimalkan sekaligus meminimalkan kendala logistik,” jelas politisi Fraksi PKB itu.

Komisi X DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal penyusunan regulasi dan memastikan dukungan anggaran untuk pelaksanaan school kitchen tersedia, baik melalui APBN pusat maupun APBD daerah. Selain itu, DPR juga akan mendorong pelatihan manajemen dapur sekolah dan peningkatan sanitasi pangan.

“Tujuan utama kita adalah memastikan setiap anak mendapatkan asupan bergizi yang cukup agar tumbuh sehat dan siap belajar. Dari perspektif DPR, school kitchen merupakan langkah cerdas untuk mewujudkan MBG yang efektif dan berkelanjutan,” pungkas Lalu Hadrian.

Baca Juga  Pemkot Makassar dan KPU Kolaborasi Gelar Pemilihan RT/RW Serentak November 2025, Ini Syarat dan Ketentuannya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *