Peringatan Dini BMKG, Gowa dan Makassar Berpotensi Hujan Disertai Petir

  • Bagikan

TERAS, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar kembali merilis prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, menyusul intensitas curah hujan yang masih cukup tinggi sepanjang pertengahan Desember 2025. Informasi ini penting bagi masyarakat menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Menurut prakiraan resmi BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Gowa pada Rabu, 17 Desember 2025 menunjukkan potensi hujan ringan di siang hingga sore hari, dengan suhu berkisar antara 22–29°C dan kelembapan tinggi mencapai lebih dari 80 persen di berbagai kecamatan seperti Bontonompo, Bajeng, dan Somba Opu.

Di pusat kota Sungguminasa, Gowa, data pengamatan BMKG menunjukkan cuaca pagi ini berawan dengan suhu sekitar 27 °C dan kelembapan 75 persen, namun peluang hujan ringan meningkat memasuki siang hari di beberapa jam berikutnya.

Wilayah pegunungan seperti Malino (Tinggimoncong) juga diprakirakan mengalami hujan ringan di tengah hari hingga sore, meski pagi hari relatif berawan. Hal ini menunjukkan distribusi curah hujan yang belum merata di seluruh kawasan Gowa.

BMKG juga memperkirakan bahwa Kota Makassar dan sekitarnya berpotensi turunnya hujan terutama pada siang hingga sore hari, dengan kondisi cuaca yang cenderung berawan di pagi hari. Prakiraan ini berlaku untuk beberapa hari terakhir periode pertengahan Desember 2025.

Selain cuaca harian, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Gowa dan Makassar, terkait potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada 15-17 Desember 2025. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan dampak hidrometeorologi seperti banjir lokal dan tanah longsor.

Prakiraan BMKG juga menunjukkan tren curah hujan yang masih tinggi di banyak wilayah Sulsel, termasuk bagian pesisir barat dan dataran rendah. Informasi ini sejalan dengan aktivitas atmosfer yang masih dipengaruhi oleh musim hujan, sehingga masyarakat diimbau terus memantau perkiraan harian.

Baca Juga  Ketua BPD Tanabangka Saksikan Penyerahan SK Penjabat Kepala Desa

BMKG menekankan pentingnya informasi cuaca secara real-time lewat kanal resmi BMKG, aplikasi, maupun media sosial, terutama menjelang musim libur panjang Nataru. Pemantauan yang akurat sangat dibutuhkan untuk meminimalkan risiko gangguan transportasi dan dampak bencana alam.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis hingga akhir Desember, BMKG kembali meminta warga di Gowa, Makassar, dan seluruh Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan potensi hujan, dan menyiapkan langkah antisipatif menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *