Teras, Jakarta – Bendahara DPD APDESI Merah Putih Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Kepala Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Lenni Marlina, SE, menghadiri kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama yang digelar Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, yang dalam arahannya mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum Ramadan sebagai penguat sinergi dalam mempercepat pembangunan desa di Indonesia.
Saat ditemui awak media di sela-sela kegiatan, Lenni Marlina, SE menyampaikan apresiasi atas pemaparan Menteri Desa terkait arah kebijakan pembangunan desa, khususnya 12 Rencana Aksi Kemendes PDT yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat kemandirian desa.
“Sebagai pemerintah desa dan juga bagian dari organisasi APDESI, kami sangat mengapresiasi penyampaian Bapak Menteri Desa dan PDT terkait 12 rencana aksi pembangunan desa. Ini menjadi arah kebijakan yang sangat jelas dalam memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan,” ujar Lenni.
Menurutnya, pembangunan 75.266 desa di Indonesia memang membutuhkan kerja bersama dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan desa.
Lenni juga menilai bahwa gagasan pembangunan desa yang disampaikan Menteri Desa sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan pembangunan dari desa dan dari bawah sebagai langkah strategis pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.
“Kami di desa tentu siap mendukung program pemerintah pusat, terutama dalam penguatan BUMDes, pengembangan potensi ekonomi desa, digitalisasi desa, serta penguatan ketahanan pangan dan energi di desa,” tambahnya.
Ia berharap melalui 12 rencana aksi tersebut, desa-desa di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, dapat semakin maju, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Semoga dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan desa, cita-cita menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dapat benar-benar terwujud,” tutup Lenni.










