Teras Makassar Gubernur Papua Selatan,Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. sukses history, pada pertemuan Saudagar Bugis Makassar yang laksanakan hotel Claro Makassar pada tanggal 25-26 Maret 2026.
Pada pertemuan persatuan Saudagar Bugis Makassar dia bagikan tips sukses yaitu ayah saya, restu dari Bapak Menteri Pertanian Amran Sulaiman, restu dari kerukunan keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
Dikesempatan pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke-26 dia ceritakan dimana berasal. ayah bernama Sabaking Samad berasal dari daerah Kecamatan Bontonompo kabupaten Gowa, dimana awal bapaknya Tentara dikirim oleh Kodam Hasanuddin untuk pembebasan Irian Barat.
Beliau anggota TNI terjun Merauke pada tahun 1965 dan netap sana, ada kepercayaan TNI bahwa jodohnya itu tergantung dari surat tugas dimana tugas, menikah Sabaking Samad putri asli orang Papua Selatan bernama Vertua Safanpo orang Asmat. Singkat cerita, setelah pembebasan Irian Barat, tinggal sebagai Danramil Asgat bantu masyarakat dan serta bantu warga Sulawesi Selatan yang merantau wilayah Papua Selatan.
Jiwa sosial dan kepedulian Sering bantu, Sabaking Samad beliau dikenal mana-mana Wilayah Papua Selatan sesuai filosofi Bugis Makassar, kemampuan pergi selalu berbuat kebajikan. dan berkat faktor itulah hingga saya bisa berkarir, bekerja manapun dimanapun saya datang wilayah Papua Selatan.
“Ia mengatakan semua datang karena mereka mengenal nama Bapak Sabaking Samad mereka tidak nyebut nama saya, tapi menyebut nama ayah saya. Atas kebaikan ayah saya, wilayah Papua Selatan saya dapatkan, amanah berkat dan restu masyarakat disana.”ucap Alfonso sapopo
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke 26 ini adalah sangat baik karena bawa dampak baik bagi anak-anak kita dan cucu kita masa akan datang.
Kedua faktor Bapak Menteri Pertanian, Dr Andi Amran Sulaiman dia kali saya panggil waktu saya jabat Pejabat Gubernur Papua Selatan, beliau berikan amanah saya untuk jabat dan maju sebagai Calon Gubernur Papua selatan. dan waktu panggil Bapak Presiden, beliau manggil dan bertanya siapa pejabat gubernur mau maju, saya pun angkat tangan, saya lihat kiri dan kanan tak ada angkat tangan cuma saya sendiri. Saya pun panggil Bapak Menteri Dalam Negeri, kamu sudah siap belum maju, kamu harus siap dulu, siap pacul dan skop karena apabila kamu gagal kamu sudah siap berkebun.
Tapi karena berkat restu Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan semua pilar-pilar KKSS Papua Selatan, dan masyarakat Papua Selatan akhirnya saya jadi Gubernur Papua Selatan, restu dan persatuan mereka saya dapatkan amanah masyarakat Papua Selatan.
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke 26 adalah sangat baik untuk Pererat silahturahmi masyarakat Sulawesi Selatan yang ada perantauan menandakan bahwa semangat filosofi kebaikan untuk maju berusaha pantang menyerah selalu ingin buat kebaikan manapun berada bawa dampak baik bagi anak-anak kita dan cucu kita masa akan datang.










