add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post JAECOO Resmikan Dealer Sanggar Laut di Makassar, Perkuat Layanan Kendaraan Elektrifikasi di Sulsel appeared first on Teraskota.info.
]]>Dealer yang mengusung konsep layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) tersebut hadir untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih lengkap dan nyaman bagi masyarakat Makassar dan sekitarnya.
Berdiri di atas lahan seluas 2.140 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 2.171 meter persegi, dealer ini memiliki showroom modern yang mampu menampilkan hingga delapan unit kendaraan JAECOO, termasuk model JAECOO J5 EV, JAECOO J7 SHS-P, dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS.
Selain fasilitas showroom, JAECOO Sanggar Laut Makassar juga dilengkapi lima service bay yang mampu melayani hingga 20 unit kendaraan setiap hari. Untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, dealer ini menyediakan dua unit fast charging berkapasitas 120 kW.
Sebagai bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan, dealer tersebut juga menghadirkan layanan home service dan layanan darurat 24 jam, sehingga pelanggan dapat memperoleh bantuan kapan pun dibutuhkan.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan pertumbuhan positif yang diraih perusahaan sepanjang tahun ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan teknologi JAECOO.
“Kehadiran JAECOO Sanggar Laut Makassar menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi bisnis kami di Sulawesi Selatan sekaligus memastikan pelanggan mendapatkan layanan terbaik di setiap titik perjalanan kepemilikan kendaraan. Kami akan terus memperluas jaringan dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Menurut Jim Ma, pengembangan jaringan dealer merupakan bagian dari komitmen JAECOO dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang inovatif, efisien, dan ramah lingkungan melalui teknologi elektrifikasi.
Sementara itu, Branch Manager JAECOO Sanggar Laut Makassar, Enzo Jaury, menegaskan pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
“Kehadiran JAECOO Sanggar Laut Makassar merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat terhadap produk serta layanan JAECOO. Dengan fasilitas showroom yang representatif, teknisi yang terlatih, layanan home service, serta dukungan layanan darurat 24 jam, kami siap mendampingi pelanggan dalam setiap tahap kepemilikan kendaraan JAECOO,” katanya.
Dealer JAECOO Sanggar Laut Makassar beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Konsumen juga dapat memperoleh informasi mengenai produk, layanan maupun jadwal servis melalui WhatsApp di nomor 0851-9067-8515.
Dengan hadirnya dealer baru di Makassar, JAECOO optimistis mampu meningkatkan standar layanan kepada pelanggan sekaligus memperkuat eksistensi merek di kawasan Indonesia Timur. Langkah ini juga sejalan dengan target perusahaan untuk memiliki 80 dealer di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2026. (Aji)
The post JAECOO Resmikan Dealer Sanggar Laut di Makassar, Perkuat Layanan Kendaraan Elektrifikasi di Sulsel appeared first on Teraskota.info.
]]>The post 4,3 Ton Rp270 Juta Bupati Barru Andi Ina Wabup Abustan Panen Udang Vaname Ekonomi Pesisir appeared first on Teraskota.info.
]]>Kegiatan panen tersebut berlangsung di tambak milik H. Nahnu dan Hj. Marwah , yang dikenal sebagai Tokoh Masyarakat serta pelaku usaha budidaya udang vaname dan ikan nila di wilayah tersebut. Kehadiran Bupati Andi Ina dan Wakil Bupati Abustan sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Barru terhadap pengembangan sektor perikanan budidaya yang dinilai memiliki prospek ekonomi tinggi.
Suasana panen berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Bupati dan Wakil Bupati tampak berjalan kaki sekitar 0,5 Km ke lokasi tambak dan memanen udang menggunakan pukat/jala. Keduanya juga menikmati hasil panen bersama warga di area permukiman sekitar, dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.
Usai panen, Bupati dan Wakil Bupati turut meninjau proses pemilahan hasil tangkapan sebelum diangkut untuk dipasarkan. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari rantai produksi yang menunjukkan keseriusan pengelolaan usaha tambak di wilayah itu, sekaligus melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar
Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Ina menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata besarnya potensi sektor perikanan budidaya di Kabupaten Barru. Ia juga berdialog langsung bersama Wakil Bupati terkait hasil produksi udang vaname.
“Luas tambak sekitar 2,5 hektare, dengan hasil panen mencapai 4,3 ton. Dengan harga Rp63 ribu per kilogram di tingkat lapangan, totalnya sekitar Rp270 juta dalam satu siklus,” ungkap Wakil Bupati saat mendampingi Bupati meninjau pemilahan udang vaname.
Lebih lanjut dijelaskan, masa budidaya hanya sekitar 2,5 bulan dengan modal sekitar Rp120 juta. Dari perhitungan tersebut, usaha tambak ini mampu menghasilkan keuntungan kurang lebih Rp150 juta per siklus panen.
“Ini menunjukkan bahwa usaha perikanan, khususnya udang vaname, sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik,” ujar Bupati Andi Ina.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang berkelanjutan, tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, pemberdayaan masyarakat sekitar, serta peningkatan kesejahteraan pelaku usaha.
Bupati juga mengingatkan bahwa kewajiban zakat dari hasil usaha merupakan bagian dari nilai spiritual yang diharapkan dapat menghadirkan keberkahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Secara khusus, Bupati Andi Ina berharap keberhasilan tambak di Palanro ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mengembangkan sektor perikanan budidaya secara lebih serius dan profesional. Menurutnya, potensi perikanan di Kabupaten Barru tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru, H. Muhammad Ushuluddin, S.T., M.Si., didampingi Sekretaris Dinas, Fauziah, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa saat ini luas tambak di Kabupaten Barru mencapai 2.534 hektare dengan produksi udang vaname sebanyak 4.464 ton.
Untuk komoditas ikan nila, khusus di tambak H. Nahnu dan Hj. Marwah, tercatat sebanyak 24 ribu ekor bibit dengan luas lahan 0,5 hektare serta produksi mencapai 3,5 ton dengan harga di tingkat panen sekitar Rp29.000 per kilogram.
Ia menambahkan, ikan nila saat ini memiliki pasar yang semakin jelas dan bahkan telah masuk komoditas ekspor, sehingga memiliki nilai ekonomi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, baik melalui budidaya di tambak (nila salin) maupun kolam bioflok (nila tawar).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Asisten II Setda Barru, Kepala Dinas Perikanan beserta jajaran, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Camat Mallusetasi, Pimpinan Baznas Barru, Lurah Palanro, Kepala Desa Cilellang, Penyuluh Perikanan Kecamatan Mallusetasi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, keluarga besar H Nahnu dan Hj. Marwah, serta masyarakat sekitar.
The post 4,3 Ton Rp270 Juta Bupati Barru Andi Ina Wabup Abustan Panen Udang Vaname Ekonomi Pesisir appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Wujud Nyata Ekonomi Berkeadilan: BSI Salurkan Lebih dari 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57% appeared first on Teraskota.info.
]]>Pencapaian besar ini berjalan beriringan dengan akselerasi transformasi digital yang terus dibangun oleh Perseroan. Melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card, BSI memfasilitasi masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban dengan lebih mudah, aman, dan tepercaya. Berkolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi, transaksi kurban digital melalui platform BYOND tahun ini mencapai Rp2,5 Miliar. Selain BYOND masyarakat juga mengakses pembelian hewan kurban menggunakan Kartu BSI Hasanah Card dengan transaksi mendekati Rp20 Miliar.
Kemudahan akses ini, ditambah dengan variasi harga hewan kurban yang inklusif mulai dari Rp1,9 juta untuk kambing, menjadi pemantik utama tingginya partisipasi masyarakat. Inovasi digital ini tidak hanya mempermudah ibadah, tetapi juga berhasil menjadi mesin pertumbuhan baru (new growth engine) bagi bisnis berkelanjutan.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan bahwa esensi dari perbankan syariah adalah menciptakan keseimbangan antara kinerja bisnis dan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.”Perbankan syariah hadir untuk membawa kemaslahatan yang lebih luas. Kinerja positif yang berhasil diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan umat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban ini,” ungkap Anggoro.
Lebih dari sekadar ritual ibadah, program kurban BSI tahun ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi sektor UMKM. BSI melibatkan langsung 37 peternak lokal, di mana 19 di antaranya merupakan UMKM dan desa binaan BSI yang tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara.
“Kami ingin memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dari hulu ke hilir. Peternak binaan kami berikan kepastian pasar dengan stok hewan yang terjaga kualitasnya. Melalui pendampingan ini, kami berharap usaha mereka semakin berkembang dan secara bertahap dapat naik kelas—dari semula menjadi penerima manfaat, ke depan mampu tumbuh menjadi pemberi manfaat atau pembayar zakat (muzaki),” tambah Anggoro.
BSI juga berkomitmen mengimplementasikan distribusi hewan kurban ramah lingkungan dengan menggunakan besek bambu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan (sustainability). Daging kurban didistribusikan kepada lebih dari 600 ribu kantong yang dialokasikan bagi masyarakat duafa, wilayah terdampak bencana, serta pesantren.
BSI juga menjamin seluruh hewan kurban yang disalurkan berada dalam kondisi sehat, prima, serta telah mengantongi sertifikat kelulusan uji klinis dari Rumah Potong Hewan (RPH) dan Dinas Peternakan setempat.
The post Wujud Nyata Ekonomi Berkeadilan: BSI Salurkan Lebih dari 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57% appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Wabup Barru Abustan Hadiri Grand Opening Nganro Mart, Dorong Produk Lokal Masuk Pasar appeared first on Teraskota.info.
]]>Dalam sambutannya, Abustan menyampaikan salam hormat dan permohonan maaf dari Bupati Barru, yang tidak sempat hadir karena tengah menjalankan tugas dinas di luar daerah. Salam hormat tersebut juga disampaikan kepada owner Nganro Mart dan seluruh tamu undangan, khususnya kepada Bupati Bone yang turut hadir pada kesempatan tersebut.

“Beliau menyampaikan salam hormat kepada owner dan seluruh tamu undangan, khususnya kepada Bupati Bone yang berkenan hadir pada kesempatan ini,” ujar Abustan.
Wakil Bupati Barru mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya Nganro Mart sebagai salah satu usaha baru yang digagas oleh putra daerah. Menurutnya, kehadiran usaha lokal seperti ini menjadi momentum penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Barru, khususnya di Desa Lampoko.
“Ini adalah momen penting di Jumat berkah. Berdirinya usaha milik putra daerah tentu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat. Kita patut bersyukur karena ada keberanian untuk bersaing dan membangun usaha lokal di tengah kuatnya dominasi ritel modern,” katanya.
Abustan juga menyoroti pentingnya mendukung usaha lokal agar mampu tumbuh dan menjadi bagian dari rantai ekonomi daerah. Ia berharap Nganro Mart dapat menjadi wadah pemasaran berbagai produk UMKM lokal yang ada di Barru.
Menurutnya, banyak potensi produk unggulan daerah yang layak dipasarkan secara lebih luas, mulai dari keripik, telur asin aneka rasa khas Lampoko, dodol rumput laut dari Balusu, hingga kopi lokal produksi masyarakat Barru.
“Usaha seperti ini harus memberi ruang kepada produk-produk lokal. Semua potensi daerah kita harus bisa masuk ke etalase Nganro Mart sehingga ekonomi masyarakat benar-benar bergerak,” ujarnya.
Ia bahkan menyebutkan bahwa dalam waktu dekat produk kopi lokal “Kobar (Kopi Barru)” dari Kecamatan Balusu akan mulai dipasarkan di Nganro Mart sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis UMKM daerah.
Lebih lanjut, Abustan menilai posisi strategis Desa Lampoko yang berada di jalur Trans Sulawesi menjadi peluang besar bagi pertumbuhan usaha dan perdagangan. Tingginya arus kendaraan yang melintas setiap hari dinilai menjadi potensi pasar yang sangat menjanjikan.
“Jalur ini dilalui ribuan kendaraan setiap harinya. Semua yang menuju Palu, Manado dan wilayah lainnya pasti melewati kawasan ini. Karena itu, usaha seperti Nganro Mart punya peluang besar menjadi pusat ekonomi baru,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada owner Nganro Mart beserta keluarga atas keberanian dan komitmennya membangun usaha di daerah sendiri.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah, termasuk Bupati Bone dan sejumlah tamu dari Sulawesi Tenggara yang turut memeriahkan grand opening tersebut.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan, khususnya bagi masyarakat Desa Lampoko dan Kabupaten Barru secara umum,” tutupnya.
Sebelumnya, Owner Nganro Mart, Khusni Nganro, ST, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya tumbuh besar di kampung tersebut dan menyaksikan langsung perkembangan daerah dari masa ke masa. Pengalaman itulah yang kemudian mendorong dirinya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui hadirnya Nganro Mart.
“Sejak kecil saya tumbuh dan tinggal di sini. Saya melihat sendiri bagaimana perkembangan kampung ini dari waktu ke waktu. Dari situlah muncul keinginan dalam diri saya, bagaimana caranya saya bisa ikut membantu mengubah kampung ini menjadi lebih maju, tumbuh layaknya sebuah kota,” ungkapnya.
Ia menuturkan, tujuan utama dari kehadiran minimarket tersebut bukan sekadar membangun usaha, tetapi juga menciptakan ruang yang dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih baik, membangun tatanan masyarakat yang kuat, serta mewujudkan semboyan kita bersama, yaitu ‘Singgah di Barru’. Saya ingin tempat ini menjadi lokasi yang nyaman untuk disinggahi, tempat bertemu, berkumpul, dan beraktivitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Nganro Mart diharapkan menjadi simbol kemajuan daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Selain menyediakan kebutuhan sehari-hari, gerai tersebut juga diharapkan mampu menjadi wadah bagi produk-produk lokal dan UMKM masyarakat Barru.
“Dari pemikiran itulah kemudian hadir minimarket ini. Saya berpikir apa yang bisa saya persembahkan agar tempat ini benar-benar bermanfaat bagi semua. Maka hadirlah gerai ini sebagai tempat di mana segala kebutuhan ada, tempat warga berkumpul, dan menjadi bukti nyata bahwa daerah kita bisa berkembang,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama bergandengan tangan mendukung setiap langkah pembangunan demi kemajuan daerah kita tercinta,” katanya.
Tak lupa, owner Nganro Mart menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan dan kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik. Ia menilai dukungan pemerintah menjadi bukti hadirnya tata kelola pemerintahan yang peduli terhadap masyarakat dan mendukung tumbuhnya investasi lokal di daerah.
Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh keluarga, sahabat, tokoh agama, dan para pihak yang telah memberikan doa, dukungan serta motivasi hingga Nganro Mart dapat berdiri dan resmi beroperasi.
“Yang paling utama, saya mempersembahkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada orang tua, keluarga besar, dan semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan. Berkat ridho dan kebersamaan itulah, apa yang kita saksikan hari ini bisa terwujud,” tutupnya.
Turut Hadir dalam acara, Bupati Bone H.A.Asman Sulaiman, S. Sos, MM., Ketua PN Kediri Khairul, SH. MH., Pimpinan Pondok Pesantren Al Ishlahiyyah Kamayan (Pondok Mayan) Mojokediri Jatim K.H.Najib ZAMZANI, Notaris Bone Ediyanto, SH., Para Pimpinan OPD, Camat Balusu, Danramil Soppeng Riaja 1405-04 Soppeng, Tokoh Masyarakat Wakil Bupati Barru 2016-2021 Drs. H. A. Anwar Aksa., Tokoh Masyarakat Mantan Anggota DPRD Barru H. A. Syahrir., dan Kades Lampoko.
The post Wabup Barru Abustan Hadiri Grand Opening Nganro Mart, Dorong Produk Lokal Masuk Pasar appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44% appeared first on Teraskota.info.
]]>Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan (DPS). Informasi mengenai waktu pembagian dividen akan diumumkan lebih lanjut oleh manajemen BSI.
Pada tahun buku 2025 BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah Rp6,05 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan. Moncernya laba BSI ditopang oleh ekspansi pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah, serta akselerasi digital yang mendorong efisiensi dan perluasan layanan kepada nasabah.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menambahkan, Fundamental yang kuat juga mendorong kepercayaan masyarakat terhadap terhadap BSI. Terbukti dari meningkatnya jumlah nasabah yang pada tahun 2025 mencapai lebih dari 2 juta orang sehingga total nasabah mencapai 23 juta pada akhir tahun.
Lebih lanjut Anggoro menyatakan kebijakan dividen tetap dijalankan secara seimbang antara memberikan return optimal kepada pemegang saham dan menjaga kekuatan permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. “Kami adalah bank syariah yang terus tumbuh terlebih setelah memiliki dual licence sebagai bank syariah dan juga bullion bank”.
Dengan strategi tersebut, BSI optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai pemimpin industri perbankan syariah nasional sekaligus motor penggerak ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Secara keseluruhan, terdapat sembilan (9) mata acara yang diputuskan dalam RUPST Tahun Buku 2025 PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, meliputi:
1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, serta Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025, sekaligus pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2025.
2. Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025.
3. Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2026 dan Remunerasi atas Kinerja Tahun Buku 2025 yang ditetapkan untuk Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan.
4. Penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2026.
5. Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP) 2026-2030, dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 beserta perubahannya dari RUPS kepada pihak yang ditunjuk RUPS.
6. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025.
7. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
8. Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan.
9. Penegasan Penyesuaian Masa Jabatan Anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah dengan Anggaran Dasar Perseroan.
The post Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44% appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Plh Sekda Barru Lepas Ekspor Perdana 18 Ton Daging Rajungan ke Vietnam appeared first on Teraskota.info.
]]>Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT. Philips Seafood Indonesia atas peran aktifnya dalam mengelola komoditas lokal hingga mampu menembus pasar global.
Kegiatan ekspor ini dinilai tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Barru.
“Ekspor perdana sebanyak 18 ton ini adalah bukti bahwa produk perikanan Kabupaten Barru memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.
Kabupaten Barru sendiri memiliki garis pantai sepanjang 78 km dengan 28 desa/kelurahan yang terletak di wilayah pesisir. Berdasarkan data BPS, sektor perikanan menunjukkan kinerja yang kuat dengan capaian produksi pada tahun 2025 sebesar 27.410,47 ton, melampaui target yang ditetapkan. Selain itu, Kabupaten Barru tercatat sebagai produsen udang terbesar keempat di Sulawesi Selatan dengan produksi mencapai 4,4 ton per tahun.
Meski kapasitas produksi PT. Philips Seafood Indonesia mencapai 2,5 ton per hari, Plh sekda Barru mengungkapkan bahwa pasokan bahan baku dari lokal Barru saat ini masih di bawah 3%, sementara 30% lainnya masih berasal dari impor.
” Hal ini dipandang sebagai peluang besar bagi nelayan setempat untuk meningkatkan produksi rajungan guna memenuhi kebutuhan industri ” Ujarnya.
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Perikanan bersinergi dengan PT. Philips Seafood Indonesia dalam memperkuat hilirisasi dan peningkatan kapasitas SDM. Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah pembinaan di Mini Plant Kelompok Mappadeceng, Desa Lasitae, untuk meningkatkan kualitas olahan kepiting rajungan.
Sejalan dengan visi “Barru Berkeadilan, Barru Maju Berkelanjutan dan Barru Sejahtera Lebih Cepat” tahun 2025-2030, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung iklim investasi yang kondusif.
Andi Syarifuddin juga menghimbau para nelayan untuk tetap menjaga kelestarian laut dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan dan menjaga populasi rajungan demi keberlangsungan ekonomi jangka panjang.
Sementara itu, General Manager PT. Phillips Seafoods Indonesia, Luthfian Rizqi Hidayat, menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan tonggak sejarah bagi unit operasional di Sulawesi.
“Kami menyampaikan rencana pengiriman ekspor produk perikanan ke Vietnam sebagai langkah awal dalam memperluas jangkauan pasar kami di Asia Tenggara. Dukungan dari pemerintah daerah sangat berarti dalam mewujudkan kelancaran operasional dan daya saing produk kami di kancah internasional,” ujar Luthfian.
Melalui ekspor perdana ini, PT. Phillips Seafoods Indonesia berharap dapat terus meningkatkan volume pengiriman di masa mendatang, memperkuat devisa negara, dan membuka peluang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.
The post Plh Sekda Barru Lepas Ekspor Perdana 18 Ton Daging Rajungan ke Vietnam appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Haji Nai Resmikan HAP Mart, Tantang Dominasi Ritel Modern dan Angkat UMKM Lokal di Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>Dalam sambutannya, Haji Nai menegaskan bahwa HAP Mart hadir dengan tujuan yang berbeda dari ritel besar pada umumnya. Ia ingin menghadirkan toko yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berpihak pada kebutuhan warga dan ekonomi lokal.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk hadir bersama meresmikan HAP Mart ini. Toko ini bukan semata-mata bisnis, tapi bagaimana kita bisa memberi kemudahan kepada warga dan membantu pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini ritel modern kerap mendominasi pasar dengan jaringan besar dan sistem yang mapan. Namun, HAP Mart hadir dengan pendekatan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perumahan.
“Kalau kita bicara Indomaret dan Alfamart, tentu mereka besar. Tapi HAP Mart punya keunggulan lain kedekatan dengan warga dan keberpihakan pada produk lokal,” tegas Haji Nai.
Ia juga menyoroti soal harga yang selama ini menjadi daya tarik utama ritel modern. Haji Nai memastikan HAP Mart tidak kalah bersaing, bahkan dalam beberapa produk bisa lebih murah.
“Harga di sini kita upayakan tetap terjangkau. Bahkan bisa bersaing dengan ritel besar,” tambahnya.
Lebih jauh, HAP Mart diposisikan sebagai ruang tumbuh bagi UMKM lokal yang selama ini kesulitan menembus pasar ritel modern.
“Ini yang paling penting, UMKM harus punya ruang. Jangan sampai pasar hanya dikuasai oleh jaringan besar. HAP Mart ingin jadi solusi itu,” katanya.
Kehadiran HAP Mart pun dinilai sebagai langkah berani di tengah ketatnya persaingan industri ritel. Tidak hanya menawarkan kemudahan akses, tetapi juga membawa semangat kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Haji Nai berharap, HAP Mart dapat menjadi awal kebangkitan ritel lokal yang mampu berdiri sejajar dengan minimarket nasional, sekaligus menjadi penggerak nyata bagi pertumbuhan UMKM di Kabupaten Gowa.
The post Haji Nai Resmikan HAP Mart, Tantang Dominasi Ritel Modern dan Angkat UMKM Lokal di Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Wagub Fatmawati Rusdi Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas dan Go Market appeared first on Teraskota.info.
]]>Dorongan tersebut disampaikan saat Fatmawati mengunjungi langsung pengrajin tenun emas di Kecamatan Tellulimpoe, Selasa (7/4/2026), dalam rangka pembinaan dan monitoring pelaku UMKM di daerah.
Dalam kunjungan itu, Fatmawati didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, serta meninjau proses produksi tenun tradisional yang menjadi salah satu produk unggulan daerah.
Salah satu pengrajin yang dikunjungi adalah Mannia Parenta (68), yang telah puluhan tahun menekuni kerajinan tenun emas. Di rumah sederhananya, Mannia tetap mempertahankan tradisi menenun secara manual dengan ketekunan tinggi.
Ia mengungkapkan, satu lembar kain tenun dapat dikerjakan hingga dua bulan, tergantung tingkat kerumitan motif. Bahan baku benang diperoleh dari Makassar, sementara motif kini banyak terinspirasi dari tren yang berkembang di media sosial.
“Lewat Facebook. Macam-macam (harganya), ada yang Rp4 juta sampai Rp5 juta, tergantung tingkat kerumitan,” kata Mannia.
Mannia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap para pengrajin lokal. Kunjungan tersebut, menurut dia, menjadi motivasi untuk terus mempertahankan usaha sekaligus mengembangkannya.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Wakil Gubernur. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menenun dan mengembangkan usaha ini ke depan,” ujarnya.
Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, terutama dalam akses pemasaran, permodalan, serta penguatan kapasitas usaha berbasis digital.
Menanggapi hal itu, Fatmawati menilai tenun emas Sidrap memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai produk ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Kita ingin UMKM lokal seperti tenun emas ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, karena kualitas dan nilai budayanya sangat kuat,” kata Fatmawati.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus mendorong program pembinaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses permodalan, serta perluasan pasar berbasis digital.
Menurut dia, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Tenun emas menjadi salah satu produk unggulan UMKM Sidrap yang terus dikembangkan untuk mendukung ekonomi kreatif daerah.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing, baik di pasar nasional maupun global.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong UMKM naik kelas sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal di tengah arus modernisasi.
The post Wagub Fatmawati Rusdi Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas dan Go Market appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Satu Dekade Whiz Prime Hasanuddin Makassar: Inovasi Layanan dan Semangat Berbagi Tanpa Batas appeared first on Teraskota.info.
]]>Sebagai puncak perayaan, Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak dari Panti Asuhan Ar Rahman pada Senin (16/3). Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan khidmat ini dihadiri oleh jajaran manajemen, karyawan, serta para santri, yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah Ramadan.
“Tema A Decade of Blessings melambangkan perjalanan penuh makna yang kami lalui selama sepuluh tahun terakhir. Momentum ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan bentuk apresiasi dan rasa syukur kami atas kepercayaan para tamu, mitra, serta dedikasi seluruh tim yang telah menjadi bagian dari sejarah hotel ini,” ujar Moch Ikhsan RF, General Manager Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar.
Ikhsan menambahkan bahwa pemilihan kegiatan sosial di bulan suci Ramadan ini sejalan dengan visi hotel untuk selalu menghadirkan nilai tambah dan keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Sebelumnya, rangkaian Road to Anniversary juga telah diisi dengan berbagai aksi korporat seperti program Jumat Berkah dan pembagian takjil di berbagai titik strategis di Makassar.
Selama sepuluh tahun beroperasi, Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar secara konsisten mengedepankan konsep hunian yang praktis dan strategis bagi para pelancong bisnis maupun wisatawan.
Kehadirannya telah memperkuat posisi jaringan Intiwhiz sebagai pilihan akomodasi utama di pusat Kota Makassar yang menawarkan kenyamanan optimal dengan layanan yang personal.
“Memasuki usia satu dekade, kami berkomitmen untuk tidak berhenti berinovasi. Fokus kami ke depan adalah terus meningkatkan standar pelayanan dan kualitas fasilitas demi menghadirkan pengalaman menginap yang semakin berkesan bagi setiap tamu yang berkunjung ke Makassar,” tutup Ikhsan.
The post Satu Dekade Whiz Prime Hasanuddin Makassar: Inovasi Layanan dan Semangat Berbagi Tanpa Batas appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Satu Dekade Whiz Prime Hasanuddin Makassar, Loyalitas Karyawan dan Semangat Berbagi di Bulan Ramadan appeared first on Teraskota.info.
]]>Momentum ulang tahun ke-10 hotel tersebut dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, lantunan ayat suci Al-Qur’an, ceramah Ramadan, serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari Panti Asuhan Ar-Rahman.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini dihadiri jajaran manajemen, karyawan, rekan media, serta tamu undangan. Turut hadir pula General Manager Whiz Prime Hotel Sudirman Makassar, Andrityo Hartoyo.
General Manager Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar, Moch. Ikhsan RF, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan hotel yang telah mencapai usia 10 tahun sejak pertama kali beroperasi pada 2016.
“Alhamdulillah, tepat hari ini kita memasuki satu dekade perjalanan hotel ini. Sepuluh tahun tentu bukan waktu yang singkat. Banyak dinamika yang kita lalui, mulai dari masa-masa sulit saat pandemi hingga berbagai tantangan industri perhotelan saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh tim yang selama ini menjaga komitmen pelayanan kepada para tamu.
Menariknya, di usia hotel yang genap satu dekade ini, manajemen masih memiliki sejumlah karyawan yang telah mengabdi sejak awal hotel berdiri. Masa kerja mereka bahkan hampir seumur dengan usia hotel itu sendiri.
“Alhamdulillah kita masih memiliki karyawan yang masa kerjanya hampir 10 tahun dan masih tetap bersama kami hingga sekarang. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa kebersamaan dan loyalitas masih terjaga,” tambah Ikhsan.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam perjalanannya, industri perhotelan sempat menghadapi tantangan berat, khususnya saat pandemi Covid-19 yang berlangsung pada 2019 hingga beberapa tahun setelahnya.
Namun dengan semangat kebersamaan dan optimisme, pihak hotel mampu melewati masa sulit tersebut hingga tetap berdiri dan berkembang hingga hari ini.
Momentum ulang tahun ke-10 ini juga menjadi puncak rangkaian kegiatan sosial yang sebelumnya telah dilaksanakan selama bulan Ramadan. Pihak hotel secara rutin menggelar kegiatan berbagi takjil dan nasi kotak kepada masyarakat serta pengguna jalan setiap hari Jumat.
Selain itu, kegiatan sosial juga dilakukan melalui kolaborasi dengan asosiasi perhotelan di Makassar untuk menyalurkan bantuan makanan berbuka puasa ke sejumlah masjid.
“Beberapa waktu lalu kami juga bersama teman-teman hotel lainnya mendistribusikan ratusan nasi kotak ke berbagai masjid di Makassar. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa manfaat dan keberkahan untuk semua,” jelasnya.
Di akhir acara, suasana semakin hangat saat anak-anak dari Panti Asuhan Ar-Rahman turut menikmati kebersamaan berbuka puasa bersama manajemen dan karyawan hotel.
Perayaan sederhana ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan satu dekade Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar, sekaligus momentum memperkuat semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
The post Satu Dekade Whiz Prime Hasanuddin Makassar, Loyalitas Karyawan dan Semangat Berbagi di Bulan Ramadan appeared first on Teraskota.info.
]]>