add_action('wp_enqueue_scripts', function() { if(is_home()) { wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true); wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true); } }); Adpertisi Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/adpertisi/ Info Desa dan Perkotaan Mon, 06 Jul 2026 07:10:46 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://teraskota.info/wp-content/uploads/2026/04/cropped-IMG-20260423-WA0095-1-100x75.jpg Adpertisi Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/adpertisi/ 32 32 PKM Nasional ADPERTISI Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir https://teraskota.info/penguatan-ekonomi-masyarakat-pesisir-pkm-nasional-adpertisi-kelompok-xvi-edukasi-pengelolaan-pascapanen-dan-diversifikasi-produk-rumput-laut-serta-model-pengelolaan-tambak-berbasis-ekologi-dan-iklim/ https://teraskota.info/penguatan-ekonomi-masyarakat-pesisir-pkm-nasional-adpertisi-kelompok-xvi-edukasi-pengelolaan-pascapanen-dan-diversifikasi-produk-rumput-laut-serta-model-pengelolaan-tambak-berbasis-ekologi-dan-iklim/#respond Thu, 02 Jul 2026 06:51:03 +0000 https://teraskota.info/?p=8750   Teras, Maros – Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui penyelenggaraan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di 16 kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada 30 Juni 2026. Mengangkat tema utama “Literasi Penguatan Kelompok Tani dan Nelayan melalui Koperasi […]

The post PKM Nasional ADPERTISI Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir appeared first on Teraskota.info.

]]>
 

Teras, Maros – Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui penyelenggaraan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di 16 kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada 30 Juni 2026.

Mengangkat tema utama “Literasi Penguatan Kelompok Tani dan Nelayan melalui Koperasi Desa”, kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam membangun kapasitas masyarakat desa agar semakin mandiri, produktif, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui penguatan kelembagaan koperasi.

Sebelum pelaksanaan PKM di lapangan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti Coaching Peserta PKM Nasional ADPERTISI yang diselenggarakan pada 27 Juni 2026.

Kegiatan coaching bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman mengenai metode pemberdayaan masyarakat, serta mempersiapkan strategi pelaksanaan program sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Ketua Panitia PKM Nasional ADPERTISI menyampaikan bahwa pembekalan tersebut merupakan tahapan penting agar setiap tim mampu memberikan pendampingan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan PKM Nasional tahun ini melibatkan dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia yang tergabung dalam ADPERTISI. Para peserta dibagi ke dalam 16 kelompok yang ditempatkan pada lokasi pengabdian di seluruh kecamatan di Kabupaten Maros sesuai dengan potensi unggulan masing-masing wilayah.

Salah satu kelompok yang mendapat perhatian adalah Kelompok XVI, yang terdiri atas 18 orang dosen dari berbagai perguruan tinggi.

Kelompok ini melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bonto Mate’ne, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, dengan mengusung tema “Manajemen Pengelolaan Rumput Laut serta Peningkatan Nilai Tambah Rumput Laut melalui Penanganan Pascapanen dan Diversifikasi Produk Olahan Rumput Laut.”

Pemilihan tema tersebut didasarkan pada besarnya potensi sumber daya pesisir yang dimiliki masyarakat setempat. Rumput laut merupakan salah satu komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan pengelolaan secara profesional agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam aspek manajemen usaha, pengelolaan produksi, peningkatan kualitas hasil panen, penanganan pascapanen, diversifikasi produk olahan, hingga strategi pemasaran yang mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha rumput laut.

Selain itu, tim PKM juga memberikan materi mengenai model pengelolaan tambak berbasis ekologi dan iklim, yang menekankan pentingnya penerapan sistem budidaya yang memperhatikan kondisi ekologi, karakteristik pasang surut, perubahan musim, kualitas air, serta pengelolaan tambak yang berkelanjutan.

Materi ini juga membahas tahapan penting dalam budidaya, mulai dari persiapan tambak, penentuan jadwal tebar yang sesuai dengan kondisi iklim, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan yang efisien, hingga teknik panen dan analisis kelayakan usaha. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tambak sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kepala Desa Bonto Mate’ne, Bapak Sangkala, S.E., dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh ADPERTISI di desanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan masyarakat, khususnya para nelayan dan pembudidaya rumput laut, dalam mengelola usaha budidaya mulai dari tahap prapanen hingga pascapanen sehingga mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Sementara itu, Pendamping Kelompok XVI, Faradillah Usman, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bonto Mate’ne beserta seluruh masyarakat yang telah menerima Tim Kelompok XVI untuk melaksanakan kegiatan PKM sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang dibagikan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong berkembangnya usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, tim PKM memberikan edukasi kepada kelompok nelayan mengenai berbagai aspek penting pengelolaan usaha rumput laut, meliputi manajemen budidaya, peningkatan kualitas hasil panen, penanganan pascapanen, diversifikasi produk olahan rumput laut, pencatatan keuangan sederhana, serta strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai model pengelolaan tambak berbasis ekologi dan iklim, yang menekankan pentingnya memperhatikan kondisi ekologi, perubahan iklim, kualitas air, pengelolaan tambak yang berkelanjutan, serta penerapan teknik budidaya yang tepat agar produktivitas tambak tetap optimal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara partisipatif melalui diskusi interaktif antara dosen dan kelompok nelayan. Para peserta aktif menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, baik dalam budidaya rumput laut maupun pengelolaan tambak, seperti pengaruh perubahan cuaca terhadap produksi, kualitas hasil panen, penanganan pascapanen, serta pemasaran hasil produksi.

Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan produktivitas usaha perikanan budidaya secara berkelanjutan di Desa Bonto Mate’ne.

Pelaksanaan PKM Nasional ADPERTISI di Kabupaten Maros mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan Desa Bonto Mate’ne. Kehadiran akademisi di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan wawasan baru sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan sektor budidaya rumput laut dan pengelolaan tambak berbasis potensi lokal yang produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.

Melalui tema “Literasi Penguatan Kelompok Tani dan Nelayan melalui Koperasi Desa”, ADPERTISI berharap koperasi desa dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang profesional, transparan, dan berdaya saing.

Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisi tawar petani dan nelayan.

PKM Nasional ADPERTISI Tahun 2026 di Kabupaten Maros menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata.

Melalui penguatan literasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan kelembagaan ekonomi desa, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

ADPERTISI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang inovatif, aplikatif, dan berdampak luas sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

(Yana Fajriah)

The post PKM Nasional ADPERTISI Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/penguatan-ekonomi-masyarakat-pesisir-pkm-nasional-adpertisi-kelompok-xvi-edukasi-pengelolaan-pascapanen-dan-diversifikasi-produk-rumput-laut-serta-model-pengelolaan-tambak-berbasis-ekologi-dan-iklim/feed/ 0
Kolaborasi MPP ADPERTISI dan Pemkab Maros Dorong Penguatan Koperasi Desa Berbasis Digital di Desa Mangeloreng https://teraskota.info/kolaborasi-mpp-adpertisi-dan-pemkab-maros-dorong-penguatan-koperasi-desa-berbasis-digital-di-desa-mangeloreng/ https://teraskota.info/kolaborasi-mpp-adpertisi-dan-pemkab-maros-dorong-penguatan-koperasi-desa-berbasis-digital-di-desa-mangeloreng/#respond Wed, 01 Jul 2026 02:57:20 +0000 https://teraskota.info/?p=8731 Teras, Maros – Upaya memperkuat ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas koperasi kembali digalakkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional yang diinisiasi oleh Majelis Pengabdian kepada Masyarakat (MPP) ADPERTISI bersama Pemerintah Kabupaten Maros. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (30/6/2026), dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Acara dibuka secara […]

The post Kolaborasi MPP ADPERTISI dan Pemkab Maros Dorong Penguatan Koperasi Desa Berbasis Digital di Desa Mangeloreng appeared first on Teraskota.info.

]]>

Teras, Maros – Upaya memperkuat ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas koperasi kembali digalakkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional yang diinisiasi oleh Majelis Pengabdian kepada Masyarakat (MPP) ADPERTISI bersama Pemerintah Kabupaten Maros. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (30/6/2026), dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Maros, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan di lokasi oleh Kepala Desa Mangeloreng, Muhammad Darwis, S.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi para akademisi yang hadir memberikan edukasi kepada masyarakat desa.

“Kehadiran para dosen memberikan wawasan baru bagi masyarakat kami, khususnya dalam pengelolaan koperasi dan pengembangan ekonomi desa. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

PKM Nasional ini mengangkat dua topik utama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa. Materi pertama berjudul “Literasi Pencatatan Digital dan Pemasaran Kolektif untuk Penguatan Koperasi Desa”, yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam administrasi dan pemasaran produk desa. Materi kedua, “Penguatan Kelembagaan, SDM, dan Tata Kelola Koperasi Desa bagi Kelompok Petani”, membahas strategi peningkatan kapasitas organisasi koperasi serta pengelolaan yang profesional.

Koordinator MPP ADPERTISI, Dr. Buyung Ramadhoni, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penyuluhan, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan yang berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat desa,” ujarnya.

Ketua Panitia PKM Nasional, Basri, S.Sos.I., M.M., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan pemerintah dalam mendorong kemajuan desa berbasis ilmu pengetahuan.

“Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan koperasi desa yang kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Dr. Buyung Ramadhoni, S.E., M.Si., Basri, S.Sos.I., M.M., serta para akademisi lainnya dari ITP Takalar, Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare, UPRI Makassar, dan Politeknik Maritim Indonesia.

Partisipasi masyarakat terlihat dari kehadiran berbagai unsur desa, mulai dari perangkat desa, pengurus koperasi, BUMDes, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan terkait pengelolaan koperasi dan pengembangan usaha desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas koperasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penguatan literasi digital dan tata kelola kelembagaan menjadi kunci dalam menciptakan koperasi desa yang modern dan berdaya saing.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa. Desa Mangeloreng diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi menuju desa yang mandiri dan sejahtera.

The post Kolaborasi MPP ADPERTISI dan Pemkab Maros Dorong Penguatan Koperasi Desa Berbasis Digital di Desa Mangeloreng appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/kolaborasi-mpp-adpertisi-dan-pemkab-maros-dorong-penguatan-koperasi-desa-berbasis-digital-di-desa-mangeloreng/feed/ 0
ADPERTISI Sukses Gelar PkM di Pangkep, Angkat Inovasi Kulit Pamelo dan Infrastruktur Lingkungan untuk Pemberdayaan Desa https://teraskota.info/adpertisi-sukses-gelar-pkm-di-pangkep-angkat-inovasi-kulit-pamelo-dan-infrastruktur-lingkungan-untuk-pemberdayaan-desa/ https://teraskota.info/adpertisi-sukses-gelar-pkm-di-pangkep-angkat-inovasi-kulit-pamelo-dan-infrastruktur-lingkungan-untuk-pemberdayaan-desa/#respond Mon, 15 Dec 2025 00:48:16 +0000 https://teraskota.info/?p=3247 TERAS, PANGKEP – Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara serentak di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen akademisi dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu kelompok PkM, yakni Kelompok 12 ADPERTISI, melaksanakan kegiatan di Desa Bowong […]

The post ADPERTISI Sukses Gelar PkM di Pangkep, Angkat Inovasi Kulit Pamelo dan Infrastruktur Lingkungan untuk Pemberdayaan Desa appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, PANGKEP – Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara serentak di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen akademisi dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan untuk pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satu kelompok PkM, yakni Kelompok 12 ADPERTISI, melaksanakan kegiatan di Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, dengan fokus pada penyuluhan inovasi produk lokal dan penguatan infrastruktur lingkungan desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, ini diikuti oleh sekitar 15 warga desa, serta dihadiri oleh perangkat desa, termasuk Kepala Desa Bowong Cindea. Penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat pendampingan langsung dari dosen Universitas Lamappapoleonro.

Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 12 memaparkan dua materi utama yang dinilai relevan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.

Materi pertama membahas pemanfaatan kulit jeruk pamelo menjadi produk konsumsi bernilai ekonomis. Penyuluhan ini menekankan konsep ekonomi sirkular dengan mengolah limbah pertanian, khususnya kulit jeruk pamelo, menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual. Inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Bowong Cindea.

Sementara itu, materi kedua mengangkat tema rekayasa infrastruktur dan lingkungan, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemahaman perbaikan infrastruktur sederhana dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Materi ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, tertata, dan ramah bagi masyarakat.

Keberhasilan kegiatan PkM ini juga diperkuat melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi yang tergabung dalam ADPERTISI. Sejumlah dosen dari berbagai institusi turut berpartisipasi, di antaranya dari Universitas STITEK Dharma Yadi, Universitas Fajar, Universitas UPRI, Universitas Atmajaya, dan Universitas Patria Artha.

Kolaborasi ini mencerminkan sinergi kuat antarperguruan tinggi dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu pemateri dari Kelompok 12 ADPERTISI menyampaikan bahwa kegiatan di Desa Bowong Cindea menjadi contoh konkret bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak nyata.

“Kegiatan di Desa Bowong Cindea merupakan contoh nyata bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Kami berharap ilmu yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal bagi warga desa untuk lebih mandiri dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, ADPERTISI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran aktif dosen dalam membangun desa, mengembangkan potensi lokal, serta memperkuat kemandirian masyarakat.

 

ADPERTISI dan Dosen Indonesia Jaya.

The post ADPERTISI Sukses Gelar PkM di Pangkep, Angkat Inovasi Kulit Pamelo dan Infrastruktur Lingkungan untuk Pemberdayaan Desa appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/adpertisi-sukses-gelar-pkm-di-pangkep-angkat-inovasi-kulit-pamelo-dan-infrastruktur-lingkungan-untuk-pemberdayaan-desa/feed/ 0