add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post Dankodaeral VI Melepas 27 Personel Militer dan PNS Dalam Prosesi Wisuda Purna Bakti appeared first on Teraskota.info.
]]>Sebanyak 27 personel Wisudawan, yang terdiri dari Purnawirawan dan Wredatama TNI AL, berdiri tegak untuk terakhir kalinya dalam barisan dinas aktif. Upacara ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk penghormatan tertinggi negara atas dedikasi, keringat, dan pengabdian tanpa pamrih yang telah mereka torehkan selama puluhan tahun menjaga kedaulatan maritim nusantara.
Dalam amanatnya yang menyentuh sanubari, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa status Purnawirawan bukanlah titik akhir, melainkan babak baru dalam pengabdian kepada Ibu Pertiwi.
“Bagi seorang pejuang, pengabdian tidak akan pernah mengenal batas akhir. Semangat Jalasveva Jayamahe akan terus mengalir di nadi para wisudawan selama hayat masih dikandung badan. Pengabdian kalian adalah warisan berharga bagi generasi penerus TNI Angkatan Laut,” ujar Dankodaeral VI dengan nada bangga.
Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam mewakili seluruh jajaran staf Kodaeral VI atas jasa-jasa para wisudawan, khususnya selama masa bakti terakhir mereka di Kodaeral VI. Sebagai bentuk penghormatan nyata, Dankodaeral VI menyerahkan Piagam Penghargaan secara simbolis kepada perwakilan Purnawirawan dan Wredatama di tengah lapangan.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran petinggi Kodaeral VI, Wadan Kodaeral VI, para Pejabat Utama (PJU), serta para Kadis/Kasatker. Suasana semakin megah dengan hadirnya barisan pasukan dari Kompi Perwira, Bintara, Tamtama, serta pasukan Yonmarhanlan VI yang memberikan penghormatan terakhir kepada para senior mereka.
Usai prosesi militer yang disiplin di lapangan, suasana mencair dalam momen Ramah Tamah yang digelar di Gedung Sultan Hasanuddin Kodaeral VI. Di tempat ini, gelak tawa dan kenangan manis selama berdinas tumpah ruah, mempererat tali silaturahmi yang tidak akan putus meski seragam dinas telah ditanggalkan.
Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh prajurit aktif bahwa setia hingga akhir adalah marwah tertinggi seorang abdi negara.
The post Dankodaeral VI Melepas 27 Personel Militer dan PNS Dalam Prosesi Wisuda Purna Bakti appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Prajurit Kodaeral VI Konsisten Jaga Kebersihan Pantai Jalaria, Wujud Intruksi Presiden appeared first on Teraskota.info.
]]>Kegiatan tersebut merupakan giat rutin harian yang selama ini dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kepedulian lingkungan, serta upaya menciptakan kawasan dermaga dan pesisir yang bersih, sehat, dan nyaman. Namun demikian, pelaksanaan giat hari ini juga ditekankan sebagai wujud tindak lanjut instruksi Presiden RI terkait peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penguatan budaya gotong royong dalam menjaga fasilitas umum serta ruang-ruang publik.
Dankodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., yang diwakili Dansatrol Kodaeral VI Letkol Laut (P) Roni, S.T., M.Tr.Hanla., M.M.menyampaikan sejak pagi hari, prajurit Satrol melaksanakan penyisiran menyeluruh di area bibir pantai, sekitar jalur akses menuju dermaga, hingga titik-titik yang rawan penumpukan sampah.
“Sampah organik dan anorganik dikumpulkan secara terpisah dan ditempatkan pada titik penampungan agar proses pengangkutan dan penanganan dapat berjalan tertib sesuai prosedur kebersihan setempat. Selain berdampak pada kebersihan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan pencemaran pesisir yang berpotensi mengganggu ekosistem laut,” ujar Dansatrol Kodaeral VI.
Komitmen Prajurit Satrol tidak berhenti pada kegiatan internal satuan. Ke depan, Kodaeral VI akan mengagendakan kegiatan serupa secara rutin dengan melibatkan instansi terkait di sekitar wilayah Makassar serta komunitas pemerhati lingkungan.
Lebih lanjut Dansatrol Kodaeral VI menjelaskan kolaborasi lintas pihak tersebut direncanakan dilaksanakan di lokasi yang berbeda-beda di wilayah Kota Makassar, sehingga dampak positifnya dapat lebih luas dirasakan dan menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan pesisir maupun ruang publik.
Melalui kegiatan bersih pantai ini, Dansatrol Kodaeral VI berharap kepada Prajurit Satrol Kodaeral VI untuk terus menjadi contoh nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan kawasan pesisir sebagai aset penting Kota Makassar.
The post Prajurit Kodaeral VI Konsisten Jaga Kebersihan Pantai Jalaria, Wujud Intruksi Presiden appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Dankodaeral VI Tabur Bunga di Perairan Morowali di Hari Dharma Samudera di Atas Kapal Perang KRI Marlin-877 appeared first on Teraskota.info.
]]>Acara untuk pertama kalinya digelar di Morowali ini berlangsung di geladak KRI Marlin-877 kapal perang jajaran Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VI dan bertindak sebagai Perwira Upacara Letkol Mar Ready Oktapriadi, S.A.P., CACA., CTMP. yang sehari hari menjabat sebagai Pabanlid Pamgal Sintel Kodaeral VI.
Upacara dengan mengelar prosesi tabur bunga ke laut tersebut dilaksanakan untuk mengenang peristiwa heroik Pertempuran Laut Aru serta menghormati jasa para pahlawan yang gugur demi mempertahankan kedaulatan NKRI.
Aksi simbolis ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada arwah para prajurit samudera yang telah mendahului. Dankodaeral VI menyampaikan bahwa peringatan Hari Dharma Samudera tahun 2026 ini mengusung semangat untuk terus memperkuat kesiapsiagaan prajurit matra laut dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah kerja Kodaeral VI.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi TNI Angkatan Laut. Peringatan Hari Dharma Samudera sejatinya adalah bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam mempertahankan kedaulatan NKRI di laut” ujar Dankodaeral VI.
Lebih lanjut Dankodaeral VI menjelaskan mengenang kembali peristiwa heroik Pertempuran Laut Aru 64 tahun silam. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Komodor Yos Sudarso beserta awak KRI Macan Tutul adalah bukti nyata dedikasi tanpa batas kepada ibu pertiwi. Semangat itulah yang harus senantiasa mengalir di dalam nadi setiap prajurit Kodaeral VI, ujarnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Morowali, Sejumlah pejabat teras Kodaeral VI di antaranya Asrena Dankodaeral VI, Asintel Dankodaeral VI,Asops Dankodaeral VI, Danlanal Palu, Koorsmin Dankodaeral VI, Komandan KRI Marlin-877 , Danposal Morowali Utara serta forkopimda Kab. Morowali.
Acara diakhiri dengan ramah tamah , foto bersama, dan peninjauan ke KRI Marlin-877 untuk melihat lebih dekat alutsista kebanggaan TNI Angkatan Laut serta meninjau bakti sosial dan bakti kesehatan . Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan sukses, meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat Morowali.
The post Dankodaeral VI Tabur Bunga di Perairan Morowali di Hari Dharma Samudera di Atas Kapal Perang KRI Marlin-877 appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Gerak Cepat Dankodaeral VI Hadapi Cuaca Ekstrem Himbau Kepada Masyarakat appeared first on Teraskota.info.
]]>Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari instansi terkait, kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, dan curah hujan lebat berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Situasi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran serta aktivitas penangkapan ikan dan transportasi laut.
Sehubungan dengan hal tersebut, Dankodaeral VI menghimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna laut untuk mematuhi informasi dan peringatan cuaca yang dikeluarkan oleh instansi resmi, dilarang berlayar atau melaut apabila kondisi cuaca dinyatakan tidak aman, kemudian memastikan kesiapan kapal dan awak, termasuk kelengkapan alat keselamatan, navigasi, dan komunikasi, menghindari perairan terbuka yang berpotensi terdampak angin kencang, arus kuat, dan gelombang tinggi, mengutamakan keselamatan personel dan tidak memaksakan kegiatan pelayaran dalam kondisi cuaca ekstrem.
“Segera kembali ke pelabuhan terdekat atau mencari perlindungan apabila terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba, diharapkan seluruh nelayan dan pengguna laut dapat lebih waspada, disiplin, dan mengutamakan keselamatan, sehingga risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk dapat diminimalisir”, ujar Dankodaeral VI.
Dankodaeral VI juga menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan guna membantu pengamanan serta memberikan bantuan apabila terjadi keadaan darurat di laut.
Sebagai langkah nyata, Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral VI diperintahkan untuk memaksimalkan pencarian anggota Posal Pinrang yang mengalami musibah di Perairan Lumpue, dengan laporan perkembangan secara berkala. Selain itu, terkait kerusakan Dermaga Pulau Lae-Lae akibat cuaca buruk dan angin kencang, jajaran Kodaeral VI diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna percepatan perbaikan demi kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.
Dalam rangka mencegah jatuhnya korban di laut, patroli SAR menggunakan Katinting terus digelar di Perairan Batupute, Kabupaten Barru, sembari menghimbau para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan pelayaran, mengingat saat ini wilayah perairan Sulsel tengah memasuki puncak musim hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Langkah terpadu ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut Kodaeral VI sebagai garda terdepan pertahanan laut sekaligus pelindung masyarakat maritim, hadir cepat di tengah situasi darurat, dan konsisten menjaga keselamatan serta kesejahteraan bangsa di wilayah perairan Indonesia.
The post Gerak Cepat Dankodaeral VI Hadapi Cuaca Ekstrem Himbau Kepada Masyarakat appeared first on Teraskota.info.
]]>