add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post Milangkala ke-42 Desa Cibiru Wetan, Sejumlah Kades Dorong Hadian Supriatna Kembali Maju appeared first on Teraskota.info.
]]>Dorongan tersebut muncul karena kepemimpinan Hadian Supriatna dinilai berhasil membawa Desa Cibiru Wetan meraih berbagai prestasi tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten serta menjadikan desa berkembang maju dan mandiri dalam berbagai sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Dukuh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Yanto Eryanto menyampaikan apresiasinya terhadap capaian pembangunan Desa Cibiru Wetan.
“Selamat Milangkala ke-42 Desa Cibiru Wetan. Kami melihat kemajuan desa ini sangat luar biasa, baik dari pembangunan, pelayanan masyarakat maupun inovasi desa. Hadian Supriatna SP terbukti mampu membawa desa menjadi lebih maju dan mandiri, sehingga layak melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Rosiman.
“Prestasi yang diraih Desa Cibiru Wetan hingga tingkat nasional menjadi bukti nyata kerja keras dan kepemimpinan yang baik. Kami mengucapkan selamat Milangkala ke-42 dan berharap pembangunan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Agus Salam menilai keberhasilan desa tidak terlepas dari kepemimpinan yang mampu merangkul masyarakat.
“Desa Cibiru Wetan saat ini menjadi salah satu desa yang berkembang pesat. Kekompakan masyarakat dan pemerintah desa menjadi modal utama. Kami mendukung agar Hadian Supriatna kembali melanjutkan pengabdiannya,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Ganjar Sukmawibawa.
“Tidak mudah membawa desa hingga meraih prestasi tingkat nasional. Dibutuhkan komitmen dan kerja nyata. Kami melihat Hadian Supriatna berhasil membuktikan hal tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulosari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Agus Rusman menyebut sosok Hadian Supriatna menjadi inspirasi bagi kepala desa lainnya.
“Kami menganggap Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna sebagai sumber inspirasi dan guru bagi para kepala desa lainnya. Banyak hal positif yang bisa dipelajari dari kepemimpinannya dalam membangun desa hingga maju dan mandiri seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Tokoh Pemuda Cibiru Wetan, Fadly Maulana Hasan menyebut kepemimpinan Hadian telah memberikan ruang besar bagi generasi muda untuk berkembang.
“Pemuda diberikan ruang berkarya, berorganisasi dan ikut membangun desa. Itu menjadi nilai positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Iman Firmansyah yang mengapresiasi perhatian pemerintah desa terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda.
“Pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia dini di Cibiru Wetan mendapat perhatian yang baik. Semoga ke depan desa ini semakin maju dan terus melahirkan generasi berprestasi,” katanya.
Peringatan Milangkala ke-42 Desa Cibiru Wetan menjadi momentum refleksi perjalanan desa sekaligus penguatan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga pembangunan berkelanjutan menuju desa yang semakin maju, mandiri, dan berprestasi.
The post Milangkala ke-42 Desa Cibiru Wetan, Sejumlah Kades Dorong Hadian Supriatna Kembali Maju appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Perempuan Tangguh di Balik Prestasi Desa Cibiru Wetan appeared first on Teraskota.info.
]]>Kisah ini menjadi menarik ketika dilihat dari perspektif kolaborasi. Ketua Pemuda Desa Cibiru Wetan, Audinie Noto Negoro, bersama pegiat perempuan, mencoba menelusuri apa yang menjadi faktor kunci keberhasilan kepala desa dalam membawa wilayahnya meraih berbagai prestasi. Jawabannya tidak tunggal, tetapi mengerucut pada satu simpul penting: sinergi antara kepemimpinan kepala desa dan peran strategis pendampingnya.
Desa Cibiru Wetan dapat dikatakan memiliki “paket lengkap”. Visi dan misi kepala desa tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diimplementasikan secara nyata di lapangan. Di sinilah peran Oneng Nani Hadian Supriatna menjadi krusial. Ia tidak hanya menjalankan 10 Program Pokok PKK, tetapi juga memastikan hadirnya layanan sosial dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dari posyandu, kelompok wanita tani, Ikatan Penyandang Disabilitas, kampung KB, Pos PAUD, hingga layanan siaga aktif semuanya menjadi ruang pengabdian yang ia jangkau. Perannya bukan sekadar simbolis, melainkan aktif membina, memfasilitasi, dan hadir langsung di titik-titik layanan masyarakat.
Menariknya, dalam sebuah obrolan ringan, ia mengungkapkan rasa syukurnya karena tidak meniti karier formal. Baginya, pilihan tersebut justru membuka ruang pengabdian yang lebih luas. Setelah menyelesaikan tanggung jawab rumah tangga, hampir setiap hari ia turun langsung berinteraksi dengan kader PKK dan posyandu, melakukan pembinaan, serta memastikan program berjalan dan hak-hak dasar masyarakat terpenuhi.

Dedikasi tersebut berbuah manis. Berbagai prestasi berhasil diraih, di antaranya:
Juara 2 Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2022
Juara 2 Hatinya PKK Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025
Juara 2 Pokja 2 PKK Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025
Juara 2 Pokja 4 PKK Tingkat Kabupaten Bandung
Masuk 10 Kader Keamanan Pangan Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2021
Capaian ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi cerminan dari kerja kolektif yang terorganisir dengan baik. Di balik itu, ada sosok yang mampu menggerakkan, memobilisasi, dan memotivasi para kader untuk bekerja dengan penuh totalitas.
Dari sini, kita belajar bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kapasitas kepala desa semata, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi, termasuk peran pasangan kepala desa sebagai mitra strategis. Ketika keduanya berjalan seiring, visi besar desa lebih mudah diwujudkan dalam program nyata yang dirasakan masyarakat.
Pesan utamanya jelas: pembangunan desa membutuhkan totalitas, bukan hanya dari pemimpin, tetapi juga dari pasangan yang mendampingi. Dalam konteks ini, perempuan tidak lagi berada di belakang layar, melainkan menjadi aktor penting yang memastikan roda pembangunan terus bergerak.
Desa Cibiru Wetan memberi pelajaran bahwa ketika perempuan diberi ruang dan kepercayaan, mereka mampu menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan.
The post Perempuan Tangguh di Balik Prestasi Desa Cibiru Wetan appeared first on Teraskota.info.
]]>