add_action('wp_enqueue_scripts', function() { if(is_home()) { wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true); wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true); } }); Gotong royong Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/gotong-royong/ Info Desa dan Perkotaan Tue, 02 Dec 2025 12:57:32 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://teraskota.info/wp-content/uploads/2026/04/cropped-IMG-20260423-WA0095-1-100x75.jpg Gotong royong Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/gotong-royong/ 32 32 Korea Selatan, Program Repelita dan Gotong Royong https://teraskota.info/korea-selatan-program-repelita-dan-gotong-royong/ https://teraskota.info/korea-selatan-program-repelita-dan-gotong-royong/#respond Tue, 02 Dec 2025 12:55:33 +0000 https://teraskota.info/?p=3025 Oleh: Mubha Kahar Muang Ketika Perang Korea usai tahun 1953, Jenderal Douglas MacArthur, Panglima Perang Amerika Serikat di Pasifik berkata, negeri ini tidak punya masa depan. Waktu seratus tahun pun tidak akan cukup untuk membangunnya. Jika saja hari ini MacArthur masih hidup, dia akan menyadari apa yang dia pikirkan sungguh keliru. Pandangan MacArthur sebenarnya beralasan. […]

The post Korea Selatan, Program Repelita dan Gotong Royong appeared first on Teraskota.info.

]]>
Oleh: Mubha Kahar Muang

Ketika Perang Korea usai tahun 1953, Jenderal Douglas MacArthur, Panglima Perang Amerika Serikat di Pasifik berkata, negeri ini tidak punya masa depan. Waktu seratus tahun pun tidak akan cukup untuk membangunnya.

Jika saja hari ini MacArthur masih hidup, dia akan menyadari apa yang dia pikirkan sungguh keliru.

Pandangan MacArthur sebenarnya beralasan. Saat itu pendapatan perkapita negeri itu hanya 67 dollar AS, lebih rendah dari Filipina dan Myanmar. Sumber daya alam Korea Selatan tak menjanjikan apa-apa. Seperti umumnya keadaan alam di Semenanjung Korea, 70 persen tanahnya adalah perbukitan gersang dan kosong.

Lalu, apa kunci kemajuan negeri seluas kurang lebih 100 ribu km persegi ini?Jawabannya mungkin dapat kita lihat jauh ke belakang.

Sejarah jatuh-bangun kerajaan di Korea cukup panjang, hingga kemudian tahun 936 M. Dinasti yang memerintah Semenanjung Korea adalah Goryeo mulai 918 Masehi hingga 1392 Masehi.

Dinasti Goryeo jatuh, karena pemberontakan oleh Jenderal Yi Seong-gye. Dinasti Joseon, menggantikan Dinasti Goryeo pada tahun 1392.

Dinasti Joseon menjadi Kekaisaran Han Raya yang berakhir bersamaan dengan jatuhnya Korea ke tangan Jepang.

Kekalahan Rusia dan Tiongkok atas Jepang 1905 memudahkan Jepang menjajah Korea yang dimulai pada tahun 1910. Padahal sebelumnya beberapa kali serangan dari Jepang termasuk Tiongkok dan Mongol berhasil di patahkan.

Menyerahnya Jepang kepada sekutu 1945, mengakhiri penjajahan Jepang atas Korea selama 35 tahun.

Pemenang Perang Dunia tidak dapat memutuskan bentuk pemerintahan Korea karena perbedaan ideologis.
Komunis atau Kapitalis.

Pemilihan umum Korea Selatan yang diselenggarakan 10 Mei 1948 Syngman Rhee terpilih sebagai presiden.
Sekaligus menjadi pertanda berdirinya Korea Selatan pada 15 Agustus 1948.

Sementara Korea Utara membentuk Republik Demokratik Rakyat Korea pada 9 September 1948. Kim Il Sung terpilih sebagai presiden.

Perang Korea

25 Juni 1950, Pasukan Korea Utara menyerang Korea Selatan mendapat dukungan dari Tiongkok dan Rusia.

Pasukan Korea Utara menduduki Seoul. Pasukan Amerika Serikat membantu diikuti oleh pasukan PBB, yang turut berperang di pihak Korea Selatan.

Gencatan senjata berlangsung pada 27 Juli 1953. Korea akhirnya terpisah. Korea Utara yang komunis dan Korea Selatan yang demokratis.

Ancaman komunisme dari Utara didukung Rusia dan Tiongkok terus berlangsung, sehingga sering terjadi pertempuran perbatasan.

Demonstrasi mahasiswa April 1960 meminta Presiden Rhee turun karena kecurangan pemilu.

Akhirnya Presiden Rhee dan kabinetnya bubar. Majelis Nasional kemudian memilih Yun Po-sun sebagai presiden dan Chang Myon sebagai perdana menteri.

Pemerintahan baru dan Partai Demokrat yang berkuasa tak mampu memulihkan kondisi perekonomian, politik, dan ancaman komunis dari Korea Utara. Apalagi ketika itu pemerintahan sangat lemah, karena tidak tercapai kesepakatan tentang komposisi kabinet. Reshuffle kabinet tiga kali dalam lima bulan.

Masyarakat menuntut reformasi politik dan ekonomi. Karena takut ancaman dari Korea Utara. Pada 16 Mei 1961, Mayor Jenderal Park Chun Hee kemudian melakukan revolusi militer.

Presiden Yun memberi legitimasi rezim militer, walau Perdana Menteri Chang menolak. Chang ditangkap Juli 1961. Dalam pemilihan presiden Oktober 1963, Park Chung Hee menang.

Korea tidak memiliki sumberdaya alam yang melimpah untuk memulai segala sesuatu. Seusai perang, kemiskinan dahsyat terjadi di negeri ini.

Park memotivasi rakyatnya dengan mengatakan “Kalau kamu lapar karena makanan kurang, perbanyak minum”, demikian Park berupaya meringankan beban rakyatnya.

Park berpandangan, pendidikan satu-satunya program untuk restorasi bangsa. “Kalau makan boleh kurang, namun belajar wajib lebih”, katanya.

Park mengalokasikan 90% APBN untuk pendidikan. Belajar dan kerja keras, hanya itu cara memuliakan hidup.
Demikian seruan Park, sehingga berduyun-duyunlah anak-anak pergi ke sekolah walau berjalan kaki sejauh 10 km per hari.

Kesungguhan dalam pendidikan merupakan modal dasar untuk menghasilkan tenaga kerja unggul kelak kemudian hari.

Dengan pandangan dan tekad seperti itu, tahun 1962 Park menetapkan program Repelita I sebagai cetak biru pembangunan ekonomi yang menjadi prioritas utamanya.

Park tidak memiliki dana, Amerika Serikat tidak memberi dukungan karena tidak mendukung rezim militer, pelanggar HAM, dianggap tidak demokratis.

Park kemudian mengajukan pinjaman kepada Jerman Barat. Sebagai sekutu Amerika, Jerman Barat pun enggan mengucurkan bantuan. Tetapi Jerman Barat ketika itu kekurangan tenaga kerja untuk membangun, akhirnya menerima tawaran Park yang bersedia mengirimkan tenaga kerja bidang industri, penambang serta perawat.

Rakyat Korea Selatan ramai mendaftar untuk dikirim ke Jerman Barat. Upah para pekerja disetujui Jerman Barat dibayar Park dalam mata uang won di dalam negeri. Kebutuhan pekerja di Jerman Barat dipenuhi seadanya.

Antusiasme rakyat Korea Selatan ini tidak semata didorong oleh keinginan untuk memperbaiki nasib, tetapi juga didorong oleh patriotisme dan kesediaan berkorban untuk negeri mereka.

Park memperoleh pinjaman lunak 150 juta dollar AS yang dibayar dengan pengiriman pekerja ke Jerman Barat.

Park dikenal anti KKN, sehingga rakyat siap berkorban membantu Park mewujudkan mimpinya.

Park menggunakan pinjaman ini untuk membangun industri ringan seperti tekstil dan barang konsumsi lainnya yang merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi.

Park kemudian merancang pembangunan industri berat seperti baja, batubara, kimia, mesin dan industri kapal yang merupakan fondasi bagi kemajuan bangsa ini.

Industri baja dibangun tahun 1970 tanpa dukungan investor luar negeri.
Tahun 1973 Pohang mulai berproduksi, keraguan pihak luar pun hilang.

Tahun 2014 Korea Selatan menjadi penghasil terbesar keempat baja di dunia.

Dalam melaksanakan pembangunan pedesaan, Park ketika itu menggunakan konsep Gotong Royong. Sebanyak 33 ribu lebih desa diberi bantuan semen dan besi dilengkapi dengan berbagai keperluan untuk membangun industri kecil, bukan uang.

Setelah dua tahun desa yang berhasil, diberi bantuan yang lebih besar lagi, dianjurkan swasembada.

Akhirnya rakyat memiliki percaya diri, apapun mungkin jika bekerja keras. Semangat ini menjalar ke sektor lainnya termasuk industri di kota-kota.

Ketika krisis melanda Asia tahun 1977 cadangan devisa negeri ini tinggal 3 miliar dollar AS, namun empat tahun kemudian cadangan tersebut menjadi 99 miliar dollar AS.

Park Chung Hee Seorang pemimpin yang mengetahui persis karakter bangsanya.
Namun, sangat disayangkan Park menafikan HAM dengan berpandangan demokrasi pada waktu yang sempit, adalah kemewahan yang tidak bermanfaat.

Ketika pertumbuhan ekonomi mulai melambat pada awal tahun 1970, ketidakpuasan mulai mengemuka.
Antara lain tentang kebebasan berbicara dan pers, dan penangkapan serta penahanan lawan politik.
Ketidakpuasan ini berujung kepada demonstrasi oleh sebagian mahasiswa dan pekerja.

Namun, pemerintahan Park malah memberlakukan darurat militer di Busan sehingga demonstrasi semakin meluas di seluruh negeri.
Park tertembak pada 26 Oktober 1979.

Park Chung Hee dimakamkan dengan penghormatan militer penuh di Seoul National Cemetery. Kemudian Penembaknya, Kim Jae-kyu dihukum gantung pada 24 Mei 1980.

Membangun negeri menggunakan Program Repelita dan membangun desa dengan Konsep Gotong Royong serta mengelola kekuasaan tanpa korupsi membuat capaian Korea Selatan kemudian sungguh luar biasa.

Menurut Bank Dunia tahun 2011-2013, pendapatan perkapita Korea Selatan sebesar 33,062 dollar AS, rangking 31 dari 185 negara di dunia.

Keunggulan prinsip-prinsip yang dimiliki pemimpin dan rakyat Korea Selatan yang dasar-dasar pembentukannya diletakkan oleh Park Chung Hee, menjadikan Korea Selatan yang semula di prediksi sebagai negara tanpa masa depan, berubah menjadi negara maju dan tangguh.

The post Korea Selatan, Program Repelita dan Gotong Royong appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/korea-selatan-program-repelita-dan-gotong-royong/feed/ 0
Bekerja Tulus dan Ikhlas Serta Gotong Royong Akan Membuahkan Hasil Yang Diharapkan  https://teraskota.info/bekerja-tulus-dan-ikhlas-serta-gotong-royong-akan-membuahkan-hasil-yang-diharapkan/ https://teraskota.info/bekerja-tulus-dan-ikhlas-serta-gotong-royong-akan-membuahkan-hasil-yang-diharapkan/#respond Thu, 09 Oct 2025 08:42:57 +0000 https://teraskota.info/?p=1618 TERAS, TAKALAR – Seberat apapun segala sesuatu yang dikerjakan kalau diawali dengan niat tulus ikhlas dan semangat bergotong royong tentu akan membuahkan hasil yang maksimal, seperti dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 126 Kodim 1426/Takalar di Desa Tope Jawa Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Kamis, 09/10/2025. Seperti yang sedang berlangsung di Lokasi TMMD ini […]

The post Bekerja Tulus dan Ikhlas Serta Gotong Royong Akan Membuahkan Hasil Yang Diharapkan  appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, TAKALAR – Seberat apapun segala sesuatu yang dikerjakan kalau diawali dengan niat tulus ikhlas dan semangat bergotong royong tentu akan membuahkan hasil yang maksimal, seperti dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 126 Kodim 1426/Takalar di Desa Tope Jawa Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Kamis, 09/10/2025.

Seperti yang sedang berlangsung di Lokasi TMMD ini merupakan salah satu contoh pelaksanaan program pembangunan yang dilaksanakan oleh anggota Satgas TMMD ke 126 Kodim 1426/Takalar Korem 141/Toddopuli Kodam XIV/Hasanuddin bersama dengan warga masyarakat.

Dandim 1426/Takalar melalui Kapten Arh Arfah (Pasi Ter Kodim 1426/Takalar) menyampaikan bahwa dalam kegiatan TMMD tersebut anggota Satgas maupun warga sangat menginginkan pembangunan segera terwujud demi kemajuan tempat tinggal mereka. Warga masyarakat Desa Tope Jawa tanpa mengharapkan imbalan ia terus bekerja membantu anggota Satgas TMMD ke 126 Kodim 1426/Takalar.

“Pasi Ter Kodim 1426/Takalar mengharapkan dengan bekerja yang tulus dan ikhlas ini akan mendapatkan imbalan pahala dari Allah SWT dan juga dapat berguna bagi seluruh masyarakat, “harapnya. (Pendim1426)

The post Bekerja Tulus dan Ikhlas Serta Gotong Royong Akan Membuahkan Hasil Yang Diharapkan  appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/bekerja-tulus-dan-ikhlas-serta-gotong-royong-akan-membuahkan-hasil-yang-diharapkan/feed/ 0
Ngopi Pagi, Ketua BPD Romanglasa Ajak Pemerintah dan Masyarakat Majukan Desa https://teraskota.info/ngopi-pagi-ketua-bpd-romanglasa-ajak-pemerintah-dan-masyarakat-majukan-desa/ https://teraskota.info/ngopi-pagi-ketua-bpd-romanglasa-ajak-pemerintah-dan-masyarakat-majukan-desa/#respond Wed, 08 Oct 2025 14:22:33 +0000 https://teraskota.info/?p=1564 TERAS, GOWA – Suasana pagi di Warkop Azzahra, Talasalapang, Makassar, terasa hangat dan penuh semangat ketika H. Nurdin Dg. Nompo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, berbincang santai bersama para penikmat kopi. Dalam pertemuan santai yang berlangsung pada Rabu pagi itu, H. Nurdin menyampaikan pandangan dan harapannya terkait pembangunan desa serta […]

The post Ngopi Pagi, Ketua BPD Romanglasa Ajak Pemerintah dan Masyarakat Majukan Desa appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, GOWA – Suasana pagi di Warkop Azzahra, Talasalapang, Makassar, terasa hangat dan penuh semangat ketika H. Nurdin Dg. Nompo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, berbincang santai bersama para penikmat kopi.

Dalam pertemuan santai yang berlangsung pada Rabu pagi itu, H. Nurdin menyampaikan pandangan dan harapannya terkait pembangunan desa serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kemajuan daerahnya.

“Selesai ngopi dan sarapan, kita lanjut cari harapan. Semoga harapan itu bisa terwujud melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Desa akan maju bila warganya ikut terlibat aktif dan memiliki semangat membangun,” ujar H. Nurdin Dg. Nompo dengan senyum optimis.

Ia juga menekankan bahwa kemajuan desa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama bagi para pemimpin di tingkat desa.

“Pemimpin desa harus terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan membuka diri terhadap inovasi. SDM yang unggul akan membawa desa menjadi lebih mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Diskusi santai tersebut menjadi momen reflektif di tengah suasana pagi, di mana semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan desa menjadi topik hangat di antara para pengunjung warkop.

Melalui kegiatan sederhana seperti ini, H. Nurdin berharap semangat gotong royong dan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa terus terjaga, demi terwujudnya Desa Romanglasa yang lebih maju dan berdaya saing.

The post Ngopi Pagi, Ketua BPD Romanglasa Ajak Pemerintah dan Masyarakat Majukan Desa appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/ngopi-pagi-ketua-bpd-romanglasa-ajak-pemerintah-dan-masyarakat-majukan-desa/feed/ 0
Gerakan LACAK Diperkuat, 167 Relawan Resmi Bertugas di Seluruh Desa/Kelurahan Gowa https://teraskota.info/gerakan-lacak-diperkuat-167-relawan-resmi-bertugas-di-desa-kelurahan-gowa/ https://teraskota.info/gerakan-lacak-diperkuat-167-relawan-resmi-bertugas-di-desa-kelurahan-gowa/#respond Thu, 02 Oct 2025 13:31:00 +0000 https://teraskota.info/?p=1189 TERAS, GOWA -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Salah satunya melalui pengukuhan 167 Sahabat LACAK (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan) yang tersebar di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa, Kamis (2/10). Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan gerakan LACAK dalam melakukan pendataan dan membantu warga […]

The post Gerakan LACAK Diperkuat, 167 Relawan Resmi Bertugas di Seluruh Desa/Kelurahan Gowa appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, GOWA -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya mengurangi angka kemiskinan ekstrem.

Salah satunya melalui pengukuhan 167 Sahabat LACAK (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan) yang tersebar di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa, Kamis (2/10).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan gerakan LACAK dalam melakukan pendataan dan membantu warga miskin ekstrem bukan hanya sekadar program, tetapi juga panggilan nurani.

“Kehadiran LACAK ini membantu pemerintah dalam menjangkau mereka yang tidak terlihat oleh sistem atau tidak masuk dalam pendataan, agar tidak ada lagi warga Gowa yang merasa diabaikan namun justru merasakan kehadiran pemerintah dengan intervensi yang dilakukan,” tegas Bupati Gowa.

Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya budaya gotong royong dan semangat tolong-menolong. Sehingga melalui pengukuhan ini dirinya meminta para Sahabat Lacak untuk terus turun langsung melihat masyarakat yang membutuhkan di wilayah masing-masing agar kedepan tujuan dalam menurunkan angka miskin ekstrem dapat tercapai.

“Pemerintah turun ke lapangan dan mengunjungi banyak tempat untuk mengajak semua pihak membuka mata dan hati. Mari tumbuhkan rasa empati dan membuat mereka atau masyarakat kita merasa dihargai dan hidup layak,” ajaknya.

Sementara Ketua LACAK Kabupaten Gowa, Kaharuddin Muji, menyampaikan seluruh wilayah di Gowa kini telah memiliki perwakilan relawan Sahabat LACAK.

“Mereka ini mendaftar dengan sukarela, dengan semangat dan visi yang sama, mendukung misi besar pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghapus kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tahun 2026 mendatang, gerakan LACAK akan diperluas dengan target mencetak 675 relawan di setiap dusun dan lingkungan yang ada di Gowa.

Diketahui Tim LACAK (Layanan Cepat Atasi Kemiskinan) Kabupaten Gowa telah dikukuhkan pada (23/7) lalu yang bertujuan dalam membantu pemerintah melakukan pendataan yang selanjutnya akan diinetevensi oleh pemerintah melalui Baznas Kabupaten Gowa.(FA/NH)

The post Gerakan LACAK Diperkuat, 167 Relawan Resmi Bertugas di Seluruh Desa/Kelurahan Gowa appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/gerakan-lacak-diperkuat-167-relawan-resmi-bertugas-di-desa-kelurahan-gowa/feed/ 0
Pancasila Perekat Bangsa, Gowa Bersama Perekat Masyarakat https://teraskota.info/pancasila-perekat-bangsa-gowa-bersama-perekat-masyarakat/ https://teraskota.info/pancasila-perekat-bangsa-gowa-bersama-perekat-masyarakat/#respond Wed, 01 Oct 2025 12:38:17 +0000 https://teraskota.info/?p=1156 TERAS, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Gowa untuk bersama-sama mensukseskan program prioritas daerah bertajuk Gowa Bersama. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (1/10). Ia mengatakan tema Hari Kesaktian […]

The post Pancasila Perekat Bangsa, Gowa Bersama Perekat Masyarakat appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Gowa untuk bersama-sama mensukseskan program prioritas daerah bertajuk Gowa Bersama.

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (1/10).

Ia mengatakan tema Hari Kesaktian Pancasila “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” sejalan dengan program daerah yakni Gowa Bersama yang menunjukkan semangat masyaraka Gowa dalam bergotong royong mewujudkan cita-daerah yang semakin maju.

“Program daerah Gowa Bersama sangat sinkron dengan Hari Kesaktian Pancasila ini sehingga kami terus mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu, silaturahmi, gotong royong dan menjaga kekompakan bersama sesuai amanat pendahulu kita,” ungkapnya.

Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum dalam meningkatkan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Gowa.

“Upacara ini bertujuan untuk mengingat kembali momen-momen pendahulu kita yang berjuang demi kemerdekaan bangsa dan negara, sehingga mari jadikan Pancasila sebagai pedoman kita sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai rangkaian kegiatan, turut dibacakan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025 oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Gowa, Andi Tenriwati Tahri sebagai bentuk komitmen daerah dalam mempererat kesatuan dan persatuan.

Turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, Forkopimda Gowa, para Pimpinan SKPD dan jajaran ASN dan Non ASN, unsur TNI-Polri dan Organisasi Masyarakat Lingkup Pemkab Gowa.(NH)

Sumber: Humas Gowa

The post Pancasila Perekat Bangsa, Gowa Bersama Perekat Masyarakat appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/pancasila-perekat-bangsa-gowa-bersama-perekat-masyarakat/feed/ 0