add_action('wp_enqueue_scripts', function() { if(is_home()) { wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true); wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true); } }); Hari Ayah Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/hari-ayah/ Info Desa dan Perkotaan Wed, 12 Nov 2025 23:06:43 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://teraskota.info/wp-content/uploads/2026/04/cropped-IMG-20260423-WA0095-1-100x75.jpg Hari Ayah Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/hari-ayah/ 32 32 Rindu Ayah di Hari Ayah https://teraskota.info/rindu-ayah-di-hari-ayah/ https://teraskota.info/rindu-ayah-di-hari-ayah/#respond Wed, 12 Nov 2025 23:05:05 +0000 https://teraskota.info/?p=2661   Oleh: Sri Rahayu Usmi Hari ini, kalender kembali mengingatkan kita pada satu sosok yang begitu berharga dalam hidup Ayah. Sosok yang mungkin bagi sebagian orang masih bisa mereka peluk, masih bisa mereka sapa, atau sekadar mereka dengarkan suaranya. Namun bagi sebagian yang lain, seperti saya, Hari Ayah kini menjadi hari penuh hening, hari yang […]

The post Rindu Ayah di Hari Ayah appeared first on Teraskota.info.

]]>
 

Oleh: Sri Rahayu Usmi

Hari ini, kalender kembali mengingatkan kita pada satu sosok yang begitu berharga dalam hidup Ayah. Sosok yang mungkin bagi sebagian orang masih bisa mereka peluk, masih bisa mereka sapa, atau sekadar mereka dengarkan suaranya. Namun bagi sebagian yang lain, seperti saya, Hari Ayah kini menjadi hari penuh hening, hari yang hanya bisa diisi dengan kenangan, doa, dan rindu yang tak pernah padam.

Ayah bagi saya bukan hanya figur kepala keluarga. Ia adalah guru kehidupan yang paling jujur dan sabar. Ia tidak banyak bicara, tapi setiap tindakannya mengajarkan arti tanggung jawab. Ia tidak sering menasihati dengan kata, tapi ketulusannya dalam bekerja dan berkorban menjadi pelajaran yang jauh lebih berharga dari sekadar kalimat nasihat.

Masih terbayang jelas kebiasaan kecil yang kini menjadi kenangan besar, duduk di kursi tua sambil menyeruput kopi panas di pagi hari, menatap halaman rumah yang sunyi, atau menepuk pundak anaknya dengan lembut sambil berkata, “Hati-hati di jalan.” Hal-hal sederhana itu kini menjadi sumber rindu yang tak bertepi.

Setelah kepergiannya, saya baru benar-benar mengerti makna kehadiran seorang ayah. Dalam diamnya, ia memikul banyak hal: lelah, cemas, dan tanggung jawab yang tidak pernah ia keluhkan. Dalam senyumnya, tersimpan kekuatan untuk membuat anak-anaknya merasa aman, meski dunia di luar sedang tidak baik-baik saja.

Hari Ayah seharusnya menjadi momen untuk mengucap terima kasih kepada mereka yang masih kita miliki. Namun bagi saya, hari ini menjadi momen untuk mengucap doa. Doa agar ayah tenang di sisi Tuhan, doa agar saya mampu meneruskan nilai-nilai hidup yang ia tanamkan kejujuran, kerja keras, dan ketulusan dalam mengabdi kepada sesama.

Saya percaya, sosok ayah tidak pernah benar-benar pergi. Ia hidup di setiap langkah anak-anaknya, di dalam cara kita memperjuangkan kebenaran, dalam keputusan-keputusan yang kita ambil dengan hati yang tulus. Ia hidup dalam nilai-nilai yang ia wariskan tanpa pamrih.

Kepada semua yang masih memiliki ayah peluklah mereka selagi bisa. Dengarkan setiap kalimatnya, sekalipun kadang terasa sederhana. Sebab ketika waktu memisahkan, justru hal-hal kecil itulah yang paling kita rindukan.

Selamat Hari Ayah untuk semua ayah di dunia. Dan untukmu, Ayah, di surga  terima kasih telah menjadi rumah bagi hatiku. Doaku tak akan berhenti mengalir untukmu, sebagaimana cintamu yang tak pernah berhenti mengalir untukku.

The post Rindu Ayah di Hari Ayah appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/rindu-ayah-di-hari-ayah/feed/ 0