add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post ADPERTISI Sukses Gelar PkM di Pangkep, Angkat Inovasi Kulit Pamelo dan Infrastruktur Lingkungan untuk Pemberdayaan Desa appeared first on Teraskota.info.
]]>Salah satu kelompok PkM, yakni Kelompok 12 ADPERTISI, melaksanakan kegiatan di Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, dengan fokus pada penyuluhan inovasi produk lokal dan penguatan infrastruktur lingkungan desa.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, ini diikuti oleh sekitar 15 warga desa, serta dihadiri oleh perangkat desa, termasuk Kepala Desa Bowong Cindea. Penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat pendampingan langsung dari dosen Universitas Lamappapoleonro.
Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 12 memaparkan dua materi utama yang dinilai relevan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.
Materi pertama membahas pemanfaatan kulit jeruk pamelo menjadi produk konsumsi bernilai ekonomis. Penyuluhan ini menekankan konsep ekonomi sirkular dengan mengolah limbah pertanian, khususnya kulit jeruk pamelo, menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual. Inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Bowong Cindea.
Sementara itu, materi kedua mengangkat tema rekayasa infrastruktur dan lingkungan, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemahaman perbaikan infrastruktur sederhana dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Materi ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat, tertata, dan ramah bagi masyarakat.
Keberhasilan kegiatan PkM ini juga diperkuat melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi yang tergabung dalam ADPERTISI. Sejumlah dosen dari berbagai institusi turut berpartisipasi, di antaranya dari Universitas STITEK Dharma Yadi, Universitas Fajar, Universitas UPRI, Universitas Atmajaya, dan Universitas Patria Artha.
Kolaborasi ini mencerminkan sinergi kuat antarperguruan tinggi dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu pemateri dari Kelompok 12 ADPERTISI menyampaikan bahwa kegiatan di Desa Bowong Cindea menjadi contoh konkret bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak nyata.
“Kegiatan di Desa Bowong Cindea merupakan contoh nyata bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Kami berharap ilmu yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal bagi warga desa untuk lebih mandiri dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, ADPERTISI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran aktif dosen dalam membangun desa, mengembangkan potensi lokal, serta memperkuat kemandirian masyarakat.
ADPERTISI dan Dosen Indonesia Jaya.
The post ADPERTISI Sukses Gelar PkM di Pangkep, Angkat Inovasi Kulit Pamelo dan Infrastruktur Lingkungan untuk Pemberdayaan Desa appeared first on Teraskota.info.
]]>The post PKM ADPERTISI di Kelurahan Tonasa Hadirkan 15 Dosen, Sinergi Tingkatkan Kapasitas Masyarakat appeared first on Teraskota.info.
]]>Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025 ini secara resmi dilepas oleh Bupati Pangkep, didampingi Wakil Bupati, menandai dimulainya serangkaian aksi nyata pengabdian di berbagai lokasi.
Secara simbolis, kegiatan pelepasan ini memusatkan perhatian pada pelaksanaan PKM Kelompok 2 di Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci.
Kelompok ini terdiri dari 15 dosen dari berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi, yang langsung memberikan pendampingan dan pemaparan materi kepada masyarakat setempat.
“Ini adalah bentuk konkret tridharma perguruan tinggi, di mana ilmu pengetahuan harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Pangkep dalam sambutannya saat melepas para peserta.
Di Kelurahan Tonasa, acara dibuka secara langsung oleh Lurah setempat, Muliati, SE., MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran para dosen ADPERTISI.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran para pakar. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan warga, terutama dalam mengelola keuangan desa dan strategi usaha,” ujar Muliati.
PKM di Tonasa menghadirkan dua topik utama yang disampaikan oleh para dosen ahli:
Materi 1: Manajemen Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan BUMDes/Koperasi Merah Putih
Pemateri utama, Dr. H. Andi Rustam, SE., M.M., Ak., CA., CPA., Asean CPA (Universitas Muhammadiyah), didukung oleh tim dosen dari berbagai universitas, yaitu Dr. Andi Tenri Uleng Akal, SE., MM(STIE Tri Dharma Nusantara), Dr. Eka Merdekawati, S.Kom., SE., M.Ak( STIE YAPI Bone), Dr. Nurlaela, SE., M.M., (ITB Nobel Indonesia), Winarti, SE., K.Ak ( Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia Makassar),Dr. Eko Cahyo Maydarto,SE., MM., CMA, CSRS., CAAr(Universitas Tama Jagakarsa Jakarta), Ana Rumasdiana, S.Pd, M.Si, (UNINDRA PGRI Jakarta),Dr. Tenri Uleng Akal, SE., MM (STIE Tri Dharma Nusantara), Dr. Nurlela, SE., MM(ITB Nobel Indonesia) pemateri menyampaikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) termasuk pengelolaan Koperasi merah putih sebagai pilar kemandirian ekonomi desa/kelurahan.
Materi 2: Strategi Penetapan Harga Jual untuk UMKM
Kelompok pemateri kedua yang dipimpin oleh Dr. Rahman Suwandaru, SE., M.Si (IBK Nitro Makassar), di dampingi oleh Basri, S.Sos.I., M.M (Politeknik Indonesia), Winarti, SE., K.Ak (STIE Indonesia Makassar),Dr. Andi Ferawati, SE., M.Si (STIE YAPI Bone), Dr. Dra. Fien Pongpalilu, SE., M.Pd( Universitas Bosowa), Dr. Dra. Erniyati Caronge, S.Pd., M.Si(Universitas Muhammadiyah), Muhtar, S.E., MM ( Politeknik Banggai Industri) membedah strategi penetapan harga yang kompetitif untuk produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Pangkep.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. Rusdiah Hasanuddin, SE., M.Si., Ak., CA ini berlangsung interaktif. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengadopsi ilmu baru dalam mengelola potensi ekonomi lokal.
Dr. Yusriadi Hala, SE., M.Si., M.Ak, (STIEM Bongaya) yang bertindak sebagai koordinator steering sekaligus pemateri, menyatakan kegiatan ini merupakan langkah sinergi berkelanjutan. “Ini baru awal. Target kami, ilmu yang diberikan hari ini bisa diimplementasikan dan kami siap mendampingi lebih lanjut,” ujarnya.
Kegiatan PKM ADPERTISI ini diharapkan tidak hanya seremonial, tetapi menjadi trigger bagi peningkatan kapasitas aparatur desa dan pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
The post PKM ADPERTISI di Kelurahan Tonasa Hadirkan 15 Dosen, Sinergi Tingkatkan Kapasitas Masyarakat appeared first on Teraskota.info.
]]>