Konsolidasi PAN di Ajatappareng, Husniah Talenrang: Tujuan Akhir Kita adalah Kebahagiaan Rakyat

  • Bagikan

Ajatappareng – Konsolidasi Partai Amanat Nasional (PAN) di wilayah Ajatappareng menjadi momentum penegasan arah perjuangan politik. Dalam agenda yang dihadiri para kader dan simpatisan itu, Husniah Talenrang menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar agenda internal partai, melainkan jalan untuk menyatukan visi besar tentang pembangunan.

“Konsolidasi partai bukanlah tujuan akhir. Ini hanya jalan agar kita satu dalam visi. Tujuan akhir kita adalah pembangunan yang dirasakan masyarakat,” tegas Husniah di hadapan kader PAN.

Ia menekankan bahwa kekuatan partai terletak pada soliditas kader di lapangan. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam dinamika politik adalah hal biasa, namun dalam momentum konsolidasi, seluruh kader harus menunjukkan kedisiplinan dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.

Husniah bahkan memberi peringatan tegas kepada kader agar menjaga wilayah basisnya masing-masing. Ia meminta agar tidak ada atribut atau aktivitas politik lain yang berada dalam radius 500 meter dari rumah kader PAN.

“Hari ini, di momentum konsolidasi ini, saya tidak mau melihat atau mendengar ada aktivitas politik lain dalam radius 500 meter di kiri dan kanan rumah kader PAN. Jika saya menemukan itu, artinya saya punya alasan untuk menindak tegas kader PAN,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan kader yang hadir. Husniah menilai, disiplin organisasi adalah fondasi utama untuk menjaga marwah dan kekuatan partai di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa semangat PAN adalah fastabiqul khairat, sebuah konsep dalam ajaran Islam yang berarti “berlomba-lomba dalam kebaikan”. Dalam konteks kehidupan sosial, prinsip ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi tentang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kader PAN, menurutnya, harus menjadi teladan dalam kerja-kerja sosial, pelayanan publik, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Baca Juga  Bupati Gowa Raih Piagam Penghargaan Kemenkum, Usai Berhasil Bangun 167 Posbankum

“Fastabiqul khairat berarti kita berlomba menghadirkan kebaikan. Bukan saling menjatuhkan, bukan menciptakan konflik. Kita hadir untuk memberi solusi, membantu warga, dan mempercepat pembangunan,” jelasnya.

Di akhir pidatonya, Husniah kembali menegaskan bahwa konsolidasi harus diterjemahkan dalam kerja nyata di lapangan. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan Ajatappareng sebagai wilayah yang kuat secara politik dan maju secara pembangunan.

“Kita ingin PAN bukan hanya besar secara struktur, tetapi besar dalam karya. Karena pada akhirnya, yang diingat rakyat bukan spanduknya, tapi manfaatnya,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *