TERAS, MAKASSAR – Insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada 17 Januari 2026 lalu, mengundang perhatian luas masyarakat. Proses pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, relawan, hingga komunitas pecinta alam, Selasa (20/1/2026).
Di tengah upaya evakuasi tersebut, muncul Agam Rinjani yang kini menjadi perhatian. Agam diketahui akan ikut terlibat langsung membantu proses evakuasi di lokasi kejadian.
Keterlibatannya ini diketahui melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, @agam_rinjani, yang memperlihatkan persiapan serta pergerakannya menuju area evakuasi.
Dalam unggahannya, Agam menyampaikan bahwa dirinya sedang melakukan persiapan peralatan dan logistik untuk mendukung proses pencarian serta evakuasi korban pesawat. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar seluruh korban dapat segera ditemukan.
Agam Rinjani dikenal sebagai pegiat alam bebas yang kerap terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan penyelamatan di medan sulit.
Pengalamannya dalam medan ekstrem dinilai sangat membantu, mengingat lokasi jatuhnya pesawat berada di area yang cukup sulit dijangkau dan memiliki kondisi geografis menantang.
Proses evakuasi pesawat ATR 42-500 tersebut menghadapi sejumlah kendala, mulai dari cuaca yang tidak menentu, medan berbukit, kabut tebal hingga akses terbatas menuju lokasi. Meski demikian, tim gabungan terus berupaya maksimal dengan mengerahkan personel darat dan dukungan udara.
Kehadiran relawan seperti Agam Rinjani menjadi tambahan kekuatan moral bagi tim evakuasi. Selain membantu secara fisik di lapangan, informasi yang dibagikan melalui media sosial juga turut meningkatkan kesadaran publik terhadap upaya kemanusiaan yang sedang berlangsung.
Pihak berwenang menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Setiap perkembangan terbaru akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat.
Sementara itu, unggahan Agam Rinjani di media sosial mendapat respons luas dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan serta apresiasi atas keterlibatannya dalam misi kemanusiaan tersebut, sekaligus menyampaikan doa bagi para korban dan tim penyelamat.
Hingga kini, proses evakuasi pesawat ATR 42-500 di Maros masih terus berlangsung. Seluruh pihak berharap upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil dan situasi dapat ditangani dengan baik demi kemanusiaan dan keselamatan bersama.










