Al-Qur’an, Jalan Keluar dari Problematika Kehidupan

  • Bagikan
PENULIS OPINI - Asnawi Syam, Anggota DPRD Kabupaten Gowa - Partai PKS. Foto ini diterima Teras Kota pada Oktober 2025 untuk keperluan identitas penulis Opini Teras Kota

Oleh: Asnawi Syam

Setiap manusia tentu tidak lepas dari masalah. Ada yang datang silih berganti, kadang terasa begitu berat, bahkan seakan-akan tiada habisnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa sempit dada, terhimpit oleh persoalan, hingga muncul perasaan seakan ada yang kurang dalam hidup ini. Semua itu adalah bagian dari perjalanan kita sebagai makhluk Allah SWT.

Dalam kondisi seperti itu, manusia biasanya mencari berbagai jalan keluar. Ada yang mencoba dengan kekuatan finansial, ada yang berlari pada jabatan, ada pula yang berharap pada relasi dan kekuasaan. Namun, kenyataannya semua itu tidak serta merta menghadirkan ketenangan. Pada akhirnya, kita baru menyadari bahwa ketenteraman dan solusi sejati hanya bisa didapatkan ketika kita kembali kepada sumber utama pedoman hidup kita: Al-Qur’an.

Al-Qur’an bukan sekadar kitab bacaan atau tradisi keagamaan, melainkan hudan linnas – petunjuk bagi seluruh umat manusia. Di dalamnya terdapat jawaban atas berbagai persoalan hidup, baik masalah pribadi, keluarga, sosial, maupun bangsa. Firman Allah SWT selalu relevan sepanjang zaman, membimbing kita agar tidak tersesat dalam jalan gelap modernisasi, politik praktis, maupun godaan materialisme yang kian merajalela.

Asnawi Syam, Anggota DPRD Kabupaten Gowa – Partai PKS. Foto ini diterima Teras Kota pada Oktober 2025 untuk keperluan identitas penulis Opini Teras Kota

Sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Gowa, saya sering berada di tengah-tengah masyarakat. Saya mendengar langsung keluh kesah warga: dari masalah ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan sosial yang menggerus ketenteraman mereka. Banyak yang berkata bahwa hidup ini terasa sempit, penghasilan tak mencukupi, harga kebutuhan semakin tinggi, bahkan hubungan antar sesama pun sering renggang karena kesalahpahaman kecil. Semua ini menggambarkan bahwa manusia sejatinya membutuhkan pegangan yang kokoh.

Di sinilah Al-Qur’an hadir sebagai solusi hidup. Al-Qur’an memberi ketenangan batin bagi yang membacanya, memberi cahaya bagi yang mempelajarinya, dan memberi kekuatan bagi yang mengamalkannya. Bahkan, Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa Al-Qur’an dan sunnah adalah warisan terbesar yang tidak akan menyesatkan umat selama mereka berpegang teguh kepadanya.

Baca Juga  Asnawi Syam Soroti Pentingnya K3 Usai Buruh Bangunan Tewas Jatuh dari Gedung Yayasan Al-Fityan Gowa

Maka, seminar-seminar Al-Qur’an, halaqah tilawah, majelis tafsir, hingga pembinaan tahfidz bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Itu adalah ikhtiar nyata membangun kembali kesadaran masyarakat bahwa solusi segala problematika ada pada firman Allah. Saat hati terasa sempit, bukalah mushaf. Saat masalah tiada habisnya, dekatkan diri kepada ayat-ayat suci. Saat kita merasa ada yang kurang dalam hidup, maka Al-Qur’an-lah yang akan menggenapkannya.

Asnawi Syam, Anggota DPRD Kabupaten Gowa – Partai PKS. Foto ini diterima Teras Kota pada Oktober 2025 untuk keperluan identitas penulis Opini Teras Kota

Sebagai bagian dari masyarakat sekaligus amanah rakyat di lembaga legislatif, saya yakin pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta perbaikan ekonomi sangat penting. Namun, yang tidak kalah penting adalah membangun ruh masyarakat melalui kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Sebab, bangsa yang besar bukan hanya ditopang oleh jalan mulus dan gedung tinggi, tetapi juga oleh akhlak yang mulia, iman yang kokoh, dan kesadaran spiritual yang kuat.

Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai solusi hidup. Jadikan rumah kita bercahaya dengan bacaan ayat-ayatnya. Jadikan majelis-majelis Al-Qur’an sebagai ruang penguatan hati dan akal. Dan yang terpenting, mari kita buktikan dalam tindakan nyata: menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam bekerja, bermasyarakat, dan bernegara.

Dengan Al-Qur’an, hidup akan terasa lapang. Dengan Al-Qur’an, masalah akan terasa ringan. Dengan Al-Qur’an, jalan bangsa ini akan menemukan arah yang benar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *