FKDM Gowa Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Deteksi Dini Ancaman Keamanan

  • Bagikan
IMG-20251218-WA0004(1)
32b3d74cdd9f43ea9021d95077715015
IMG-20251218-WA0003

TERAS, GOWA – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Gowa menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi ancaman dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Cafe Dewi, Jalan K.H. Agus Salim, Sungguminasa, Rabu (17/12/2025).

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, LSM, insan pers, serta pejabat dan staf Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gowa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan lembaga terkait dalam menjaga stabilitas daerah.

Dalam pertemuan tersebut, FKDM Kabupaten Gowa menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap segala bentuk tindakan makar, separatisme, maupun upaya lain yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap ini menjadi komitmen bersama seluruh anggota FKDM Gowa dalam menjalankan fungsi kewaspadaan dini di daerah.

Kabid Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Kabupaten Gowa, Irnawati Rasyid, SE, M.Ad.SDA, saat membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan bahwa upaya identifikasi potensi ancaman ideologi di tingkat kabupaten dan kecamatan telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan penguatan di tingkat akar rumput.

“Langkah identifikasi potensi ancaman ideologi bersama Forkopimda Gowa telah berjalan dengan baik, namun penguatan di tingkat masyarakat bawah masih menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Irnawati menambahkan, ke depan pembinaan dan koordinasi dengan masyarakat akan lebih diintensifkan guna mengantisipasi masuknya paham-paham atau ideologi yang berpotensi memicu konflik dan mengganggu keutuhan NKRI.

Sementara itu, Bachtiar, Pj Danunit Kodim 1409 Gowa yang juga anggota FKDM Gowa, menegaskan bahwa jajaran Kodim telah melakukan langkah-langkah penetrasi dan pemantauan langsung di lapangan.

“Kami memastikan personel Kodim 1409 Gowa telah melakukan penetrasi di lapangan. Koordinasi di tingkat kepala dusun dan kepala desa tetap harus ditingkatkan agar Gowa dan Sulawesi Selatan bersih dari tindakan separatisme,” tegasnya.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Pimpin Rakor Lintas Sektor, Siapkan Operasi Lilin Jelang Nataru

FKDM Gowa juga menaruh perhatian serius terhadap sejumlah isu strategis daerah, di antaranya persoalan pembebasan lahan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju, isu tenaga kerja asing ilegal, serta dugaan praktik mafia yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Kami akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil dan melakukan koordinasi dengan Balai Pompengan,” ungkap Kaharuddin Muji.

FKDM Gowa menegaskan komitmennya untuk terus bergerak secara masif dan senyap di lapangan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Seluruh hasil pemantauan dan kegiatan FKDM akan dilaporkan secara berkala kepada Bupati Gowa dan Forkopimda sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah ke depan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *