“Get” Sudah Keluar Tapi Uang Tak Dibayar, Peserta Arisan Online Dwita di Maros Lapor Polisi

  • Bagikan

Teras, Maros – Seorang warga Arga, Kabupaten Maros, bernama Mutmaina mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah setelah mengikuti arisan online yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Dwita. Minggu (153/2026)

 

Merasa dirugikan karena uang arisan yang menjadi haknya tak kunjung dibayarkan, Mutmaina akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Selatan.

 

Kepada media ini, Mutmaina mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengenal Dwita melalui media sosial Instagram sejak tahun 2024.

Saat itu ia tertarik mengikuti arisan online yang dikelola Dwita dengan setoran sekitar Rp300 ribu per minggu.

 

“Awalnya saya ikut arisan dengan pembayaran Rp300 ribu per minggu dan saat itu saya sempat mendapatkan giliran atau ‘get’.

Uangnya langsung ditransfer, jadi saya percaya,” ujar Mutmaina.

 

Karena pengalaman awal terse

but berjalan lancar, Mutmaina kembali mengikuti arisan yang sama pada tahun 2025. Ia mengaku kembali bergabung pada Agustus 2025.

 

Namun, menurut Mutmaina, masalah mulai muncul setelah namanya keluar sebagai penerima arisan pada Oktober 2025 dengan nominal sekitar Rp4 juta. Hingga kini, uang tersebut disebut belum juga diterimanya.

 

“Nama saya sudah naik pada Oktober 2025 dengan nominal sekitar Rp4 juta. Tapi sampai sekarang belum juga dibayarkan,” tegasnya.

 

Mutmaina mengaku telah berulang kali menagih haknya kepada pengelola arisan tersebut. Namun setiap kali ditagih, yang bersangkutan disebut hanya memberikan berbagai alasan.

 

“Dia pernah minta nomor rekening saya. Setelah saya kirim, dia bilang sebentar karena sedang live. Kadang juga bilang lagi di luar, bahkan pernah bilang sedang di rumah sakit,” ungkapnya.

 

 

Merasa tidak mendapatkan kepastian, Mutmaina akhirnya memutuskan melaporkan persoalan tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap uang yang menjadi haknya dapat segera dikembalikan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar Oleh Oknum ASN di Takalar, Keluarga Tagih Ketegasan Polres

 

“Sampai saya melaporkan pengaduan ini, dia tidak pernah lagi menghubungi saya untuk mengembalikan uang saya,” tutupnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Sulawesi Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan pengaduan tersebut.

Penulis: AjiEditor: Fgr
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *