Ketua DPRD Bone Apresiasi Panen Madu dan Tanam Perdana Padi Organik di Desa Pattuku

  • Bagikan
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, S.H., saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Panen Madu dan Tanam Perdana Padi Organik di Desa Pattuku, yang disambut antusias dan membuat Bupati Bone Andi Asman Sulaiman tersenyum merekah.

TERAS, BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, melaksanakan panen madu sekaligus tanam perdana padi di Dusun Pattuku, Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi kunjungan pertama Bupati Bone ke Kecamatan Bontocani sejak dilantik sekitar setahun lalu.

Bupati Andi Asman menyampaikan bahwa meski Bontocani tergolong kecamatan terpencil, wilayah ini menyimpan potensi alam yang sangat luar biasa, mulai dari pertanian, perkebunan, tambang, madu hutan, hingga wisata alam berupa goa-goa.

“Selama saya menjabat sebagai bupati, ini kunjungan pertama saya di Kecamatan Bontocani. Padahal daerah ini sangat luar biasa potensinya. Air tidak pernah menjadi persoalan meskipun musim kemarau, karena sumber air berasal dari lereng pegunungan dan goa, serta merupakan hulu Sungai Walanane,” ujar H. Andi Asman Sulaiman.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat petani di Bontocani mampu menanam dan memanen padi hingga tiga kali dalam setahun. Khusus di Desa Pattuku, petani bahkan mampu bersawah di kawasan pegunungan tanpa kekurangan air.

“Salah satu kehebatan Desa Pattuku adalah petaninya bisa bertani di tengah gunung tanpa kekurangan air. Selain itu, desa ini juga penghasil madu hutan asli dengan berbagai jenis dan rasa, termasuk madu trigona,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Bone menegaskan bahwa lahan sawah seluas sekitar 280 hektare di Desa Pattuku akan dijadikan percontohan penanaman padi tanpa menggunakan pupuk kimia.

“Sawah di Pattuku akan kita jadikan percontohan beras bebas pupuk kimia, sehingga lebih sehat dan bernilai gizi tinggi. Ini bagian dari upaya mencegah stunting dan gizi buruk. Kalau perlu, seluruh ASN di Kabupaten Bone mengonsumsi beras dari Desa Pattuku,” tegasnya.

Baca Juga  Laksanakan Manasik Umroh Sekaligus Buka Bersama PT Alif Mitra Wisata Berangkatkan 35 Jamaah Ke Tanah Suci

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Bone dalam mengembangkan potensi pertanian dan pangan sehat berbasis kearifan lokal.

“Apa yang dilakukan Bupati Bone di Desa Pattuku ini sangat visioner. Padi organik dan madu hutan adalah kekayaan daerah yang harus kita jaga dan kembangkan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Tenri Walinonong.

Ia menegaskan DPRD Kabupaten Bone siap mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, pertanian sehat, dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan.

“DPRD Bone akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program pertanian organik dan pengembangan potensi lokal seperti di Bontocani ini mendapat dukungan kebijakan dan anggaran yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopincam Bontocani, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Bontocani, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Kabupaten Bone bersama jajaran Pokja 3, sejumlah kepala OPD, Camat Bontocani, Ketua KTNA Provinsi Sulawesi Selatan, serta beberapa anggota DPRD Kabupaten Bone.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *