TERAS, GOWA – Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H. Muh. Ramli Siddik, S.Sos (Daeng Rewa), didampingi Wakil Ketua I Hasrul Abdul Rajab, Wakil Ketua II Taufik Surullah, serta sejumlah anggota DPRD, menghadiri launching Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1/2026).
Launching BLUD ini dinilai sebagai langkah strategis dalam reformasi tata kelola pelayanan kesehatan daerah sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Kabupaten Gowa.
Ketua DPRD Gowa, Ramli Siddik, menyampaikan apresiasi atas dilaunching-nya BLUD RSUD Syekh Yusuf.

Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Gowa mendukung penuh penerapan BLUD sebagai bagian dari reformasi sistem pelayanan kesehatan agar rumah sakit dapat dikelola secara lebih fleksibel, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“DPRD Kabupaten Gowa menyambut baik dan mendukung penuh penerapan BLUD RSUD Syekh Yusuf. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan daerah,” ujar Ramli Siddik.

Ia menegaskan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif agar implementasi BLUD benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan, keterjangkauan akses, serta keselamatan pasien.
“BLUD harus dimaknai sebagai sarana meningkatkan mutu layanan, bukan semata-mata soal pengelolaan keuangan. Pelayanan yang cepat, ramah, dan berkeadilan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Menurut Ramli Siddik, sinergi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan DPRD menjadi kunci utama agar pelaksanaan BLUD berjalan sesuai regulasi serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami berharap RSUD Syekh Yusuf dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang membanggakan, tidak hanya bagi masyarakat Gowa, tetapi juga di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” pungkas Ketua DPRD Gowa.
Sementara itu, Bupati Gowa Hj. St. Husniah Talenrang menyampaikan bahwa penerapan BLUD RSUD Syekh Yusuf merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. BLUD diharapkan mampu mendorong kemandirian rumah sakit sekaligus meningkatkan profesionalisme pelayanan.
“BLUD ini adalah terobosan. Bukan hanya soal keuangan, tetapi bagaimana pelayanan rumah sakit menjadi lebih cepat, ramah, dan berkualitas. Tidak boleh lagi ada keluhan masyarakat terkait pelayanan yang lambat atau kurang perhatian,” tegas Bupati Gowa.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, DPRD, dan Forkopimda dalam mengawal implementasi BLUD agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa secara resmi melaunching BLUD RSUD Syekh Yusuf. Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda, Baznas, BPJS Kesehatan, perbankan, organisasi profesi kesehatan, serta mitra rumah sakit lainnya.
Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya layanan kesehatan yang lebih mandiri, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa.













