Ketua Umum DPP APDESI MERAH PUTIH A. Anwar Sadat, SH Dorong Transformasi Ekonomi Kreatif Desa dalam Audiensi Bersama Menteri Ekonomi Kreatif

  • Bagikan
Foto: Ketua Umum DPP APDESI MERAH PUTIH, A. Anwar Sadat, SH bersama Menteri EKRAF RI Bapak Teuku Riefky Harsya.

Teras, Jakarta – Ketua Umum DPP APDESI MERAH PUTIH, A. Anwar Sadat, SH, bersama jajaran pengurus, diterima langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, beserta jajaran di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dalam rangka audiensi dan silaturahim strategis, Senin 2 Maret 2026

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan desa dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. DPP APDESI MERAH PUTIH menyampaikan sejumlah usulan Program Kolaboratif Ekonomi Kreatif Desa yang dirancang dalam tiga tahapan besar yaitu Quick Win, Strategis Menengah, dan Transformasional.

Ketua Umum DPP APDESI MERAH PUTIH, A. Anwar Sadat, SH, menegaskan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi pilar utama ekonomi kreatif nasional.

Desa adalah kekuatan fundamental bangsa. Jika potensi kreatif desa dikurasi, didampingi, dan diintegrasikan dengan sistem digital nasional, maka desa akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas A. Anwar Sadat.

Dalam paparan tersebut, DPP APDESI MERAH PUTIH mengusulkan Program Quick Win yang meliputi Gerakan Desa Kreatif Nasional, Kurasi Produk Kreatif Desa, Pelatihan Branding & Packaging, Digitalisasi Pemasaran UMKM Desa, serta Festival Ekonomi Kreatif Desa.

Untuk jangka menengah, diusulkan pembentukan Inkubator Ekraf Desa berbasis regional, Akademi Kreator Desa, Sertifikasi Produk Kreatif Desa, Penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta Integrasi Desa Wisata Kreatif.

Sementara pada tahap transformasional, DPP APDESI MERAH PUTIH mendorong pembentukan Ekosistem Ekonomi Kreatif Desa Terpadu (EKRAF-DESA), pembangunan Platform Digital Produk Desa Nasional, penguatan desa sebagai hub industri kreatif lokal, integrasi dengan BUM Desa Holding, serta penyusunan Peta Jalan Ekraf Desa 2025–2030.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga  ADKASI Silaturahmi dengan Wagub Jateng, Perkuat Sinergi DPRD dan Pemerintah Daerah

Ekonomi kreatif tidak bisa berdiri sendiri. Desa adalah ruang tumbuhnya ide, budaya, dan kreativitas. Kami membuka ruang sinergi konkret dengan APDESI MERAH PUTIH agar program ekonomi kreatif benar-benar menyentuh desa dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Teuku Riefky Harsya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan ekosistem, perlindungan HKI, serta digitalisasi pemasaran menjadi fokus utama kementerian dalam memperluas akses pasar produk kreatif desa.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi strategis antara APDESI MERAH PUTIH dan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

Dengan semangat kolaborasi, diharapkan program-program yang diusulkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret demi terwujudnya desa mandiri, kreatif, dan berdaya saing global.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *