TERAS, MAKASSAR – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas), Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., melantik Panglima Komando Daerah Angkatan Udara II (Pangkodau II) yang digelar di Makassar, Jumat (9/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jabatan Pangkodau II secara resmi diserahterimakan dari Marsda TNI Deni Hasdolan S. kepada Marsda TNI M. Untung Suropati, S.E. Acara berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Usai kegiatan, Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo menjelaskan bahwa serah terima jabatan merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi keberlangsungan dan penguatan organisasi.
“Peristiwa serah terima jabatan ini adalah langkah yang sangat tepat dan strategis bagi sebuah organisasi. Tidak hanya bersifat pencegahan, tetapi juga sebagai pembinaan karier serta memberikan kesempatan untuk terus berkembang melalui inovasi dan penyesuaian terhadap dinamika organisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, tantangan ke depan yang semakin kompleks menuntut kesiapan organisasi untuk selalu beradaptasi dan melakukan antisipasi agar kinerja ke depan menjadi lebih optimal.
Terkait validasi organisasi di lingkungan TNI AU, Pangkoopsudnas menjelaskan bahwa saat ini struktur Komando Udara telah dibagi menjadi dua fungsi utama, yakni Komando Operasi Udara (Koops AU) dan Komando Daerah Udara (Kodau).
“Kodau memiliki tanggung jawab kewilayahan dalam setiap operasi, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Selain itu, Kodau juga memiliki peran strategis karena mengendalikan berbagai program pemerintah di wilayahnya,” jelas Minggit.
Sementara itu, satuan seperti Sektor Pertahanan Udara dan Komando Sektor (Kosek) berada di bawah kendali Koops AU yang bertugas menyiapkan alutsista, melakukan pembinaan, serta mengoperasikan kekuatan udara.
“Operasi di wilayah tentu membutuhkan kolaborasi antara kesiapan alutsista dan pendekatan kewilayahan. Dengan adanya validasi organisasi ini, kami berharap peran TNI AU di setiap wilayah semakin efektif dan maksimal,” tambahnya.
Menjawab kesiapan TNI AU terhadap kebijakan Presiden terkait validasi organisasi, Pangkoopsudnas menegaskan komitmen penuh institusinya.
“Tentu saja kami siap, karena itu merupakan perintah Bapak Presiden. TNI selalu merespons dan melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam mendukung pembangunan nasional,” pungkasnya.










