Teras, Polewali Mandar – Rasa syukur dan harapan baru dirasakan para pelajar di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Seiring dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda oleh TNI Kodim 1402 Polmam, bersama masyarakat. Kamis (9/4/2026)
Selama ini, para pelajar harus melintasi jembatan gantung yang kondisinya sudah rapuh dan tidak lagi layak digunakan untuk menuju sekolah.
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Febriani, menyatakan. mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan garuda yang dikerjakan TNI Kodim 1402 Polman bersama masyarakat Dusun Bulubawang. Sehingga pelajar sekolah tidak lagi keluar ke jalan raya menuju sekolah yang membutuh waktu lama. Namun memilih jembatan Garuda yang lebih dekat dan cepat menuju sekolah di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur jembatan Perintis Garuda sudah mulai dibangun oleh bapak TNI bersama masyarakat. Ini adalah jalan pendekat kami menuju sekolah, karena kalau harus keluar ke jalan poros jaraknya cukup jauh dan memakan waktu lama,” sebutnya.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden, Prabowo Subianto. Atas perhatian terhadap pembangunan di Dusun Bulubawang, Kabupaten Polman. Semoga jembatan tersebut yang diakses anak sekolah dan warga di Kecamata Matakali dan Polewali, selalu dalam kondisi aman.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena sudah membantu pembangunan jembatan di desa kami. Semoga ke depan kami bisa lebih mudah dan aman pergi ke sekolah,” ujarnya.
Sementara itu Komandan Kodim 1402 Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, menyampaikan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan yang pertama dilaksanakan di wilayah Kabupaten Polman. Bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses infrastruktur dalam meningkatlan perekonomian masyarakat.
“Ini merupakan program strategis nasional untuk meningkatkan infrastruktur di daerah, dengan harapan akses pendidikan dan perekonomian masyarakat semakin baik,” ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya pembangunan tersebut, para pelajar dan masyarakat berharap ke depan tidak lagi harus menghadapi risiko saat melintas. Serta dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman, cepat, dan nyaman.
“Jembata Garuda tidak menghadapi risiko saat melintas. Serta menjalani aktivitas dengan lebih aman,” tutupnya.
Diketahui, kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Bulubawang, Kabupaten Polman. Sudah sangat memprihatinkan, dengan struktur yang rapuh dan bergoyang saat dilintasi, sehingga membahayakan keselamatan warga, khususnya pelajar.










