add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post Di Balik Ujian, Selalu Ada Jalan Tuhan appeared first on Teraskota.info.
]]>Setiap manusia pasti pernah berada pada titik terberat dalam hidupnya. Masalah datang silih berganti, kadang terasa menekan, melelahkan, bahkan membuat sebagian orang hampir menyerah. Namun sebagai orang beriman, kita diajarkan satu keyakinan mendasar yaitu “Tuhan tidak pernah memberikan ujian melebihi batas kemampuan hamba-Nya”.
Keyakinan ini bukan sekadar penghibur, tetapi kekuatan. Ia menumbuhkan harapan di tengah kesempitan dan menyalakan optimisme di saat jalan terasa gelap. Dalam Al-Qur’an ditegaskan bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Artinya, setiap ujian selalu membawa peluang untuk tumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang lebih kuat.
Sebagai wakil rakyat, saya menyaksikan langsung bagaimana masyarakat menghadapi berbagai tantangan kehidupan mulai dari persoalan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, hingga ketidakpastian masa depan. Tidak sedikit yang telah berjuang bertahun-tahun dalam diam, menahan lelah, namun tetap bertahan karena keyakinan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya.
Ujian sejatinya bukan tanda kebencian Tuhan, melainkan bentuk kasih sayang-Nya. Melalui ujian, manusia ditempa agar lebih sabar, lebih bijak, dan lebih peka terhadap sesama. Dari kesulitan itulah lahir solidaritas, empati, dan semangat untuk saling menguatkan.
Bagi kita yang diberi amanah sebagai pelayan masyarakat, ujian juga hadir dalam bentuk tanggung jawab besar. Amanah ini harus dijalankan dengan kejujuran, kesungguhan, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Dalam setiap keputusan dan kebijakan, nilai keadilan dan kemanusiaan harus menjadi landasan utama.
Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak kehilangan harapan. Seberat apa pun masalah hari ini, yakinlah bahwa Tuhan Maha Mengetahui batas kemampuan kita. Tetaplah melangkah, berikhtiar, dan berdoa. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena kebaikan sekecil apa pun akan menemukan jalannya kembali kepada kita.
Di balik setiap kesulitan, selalu ada kemudahan yang telah Tuhan janjikan. Tugas kita adalah tetap percaya, tetap berjuang, dan tetap bersyukur, karena harapan tidak pernah benar-benar padam bagi mereka yang menggantungkan hidupnya kepada-Nya.
The post Di Balik Ujian, Selalu Ada Jalan Tuhan appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Asnawi Syam Soroti Pentingnya K3 Usai Buruh Bangunan Tewas Jatuh dari Gedung Yayasan Al-Fityan Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>Korban diduga terpeleset saat sedang mencuci badan di lantai empat bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan. Menurut keterangan rekan kerja korban, Dg Liwang, sebelum kejadian Dimas sempat beristirahat sejenak.
Kami kaget dengar suara keras dari bawah, ternyata Dimas sudah terjatuh,” ujarnya.
Seorang siswa SMP yang melintas di gang sempit di samping gedung menjadi saksi pertama yang melihat tubuh korban tergeletak bersimbah darah di jalan. Warga sekitar pun langsung berdatangan membantu sebelum aparat tiba di lokasi.
Petugas dari TNI dan kepolisian kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Plt. Kanit Reskrim Polsek Somba Opu, AKP Masjaya, membenarkan insiden tersebut.
Korban adalah salah satu buruh bangunan yang sedang bekerja di proyek gedung Yayasan Al-Fityan,” jelasnya.
Polisi kini masih memintai keterangan sejumlah saksi termasuk mandor proyek untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa, Asnawi Syam, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyoroti pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap proyek pembangunan.
K3 bukan sekadar formalitas administratif, tapi kewajiban moral dan hukum. Setiap pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan harus menjamin keselamatan para pekerjanya,” tegas Asnawi, Selasa (28/10/2025).
Ia menambahkan, kecelakaan kerja masih sering terjadi akibat kelalaian dalam penerapan standar keselamatan, terutama di proyek-proyek swasta atau yayasan yang dikerjakan dengan waktu terbatas.
Kami mendorong Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penerapan K3. Jangan menunggu ada korban baru bertindak,” ujar Asnawi.
Selain itu, Asnawi juga meminta agar pihak yayasan dan kontraktor bertanggung jawab atas keselamatan para pekerja, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban.
Setiap pekerja berhak pulang dalam keadaan selamat. Kecelakaan seperti ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang lagi,” tutupnya.
The post Asnawi Syam Soroti Pentingnya K3 Usai Buruh Bangunan Tewas Jatuh dari Gedung Yayasan Al-Fityan Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Al-Qur’an, Jalan Keluar dari Problematika Kehidupan appeared first on Teraskota.info.
]]>Setiap manusia tentu tidak lepas dari masalah. Ada yang datang silih berganti, kadang terasa begitu berat, bahkan seakan-akan tiada habisnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa sempit dada, terhimpit oleh persoalan, hingga muncul perasaan seakan ada yang kurang dalam hidup ini. Semua itu adalah bagian dari perjalanan kita sebagai makhluk Allah SWT.
Dalam kondisi seperti itu, manusia biasanya mencari berbagai jalan keluar. Ada yang mencoba dengan kekuatan finansial, ada yang berlari pada jabatan, ada pula yang berharap pada relasi dan kekuasaan. Namun, kenyataannya semua itu tidak serta merta menghadirkan ketenangan. Pada akhirnya, kita baru menyadari bahwa ketenteraman dan solusi sejati hanya bisa didapatkan ketika kita kembali kepada sumber utama pedoman hidup kita: Al-Qur’an.
Al-Qur’an bukan sekadar kitab bacaan atau tradisi keagamaan, melainkan hudan linnas – petunjuk bagi seluruh umat manusia. Di dalamnya terdapat jawaban atas berbagai persoalan hidup, baik masalah pribadi, keluarga, sosial, maupun bangsa. Firman Allah SWT selalu relevan sepanjang zaman, membimbing kita agar tidak tersesat dalam jalan gelap modernisasi, politik praktis, maupun godaan materialisme yang kian merajalela.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Gowa, saya sering berada di tengah-tengah masyarakat. Saya mendengar langsung keluh kesah warga: dari masalah ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan sosial yang menggerus ketenteraman mereka. Banyak yang berkata bahwa hidup ini terasa sempit, penghasilan tak mencukupi, harga kebutuhan semakin tinggi, bahkan hubungan antar sesama pun sering renggang karena kesalahpahaman kecil. Semua ini menggambarkan bahwa manusia sejatinya membutuhkan pegangan yang kokoh.
Di sinilah Al-Qur’an hadir sebagai solusi hidup. Al-Qur’an memberi ketenangan batin bagi yang membacanya, memberi cahaya bagi yang mempelajarinya, dan memberi kekuatan bagi yang mengamalkannya. Bahkan, Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa Al-Qur’an dan sunnah adalah warisan terbesar yang tidak akan menyesatkan umat selama mereka berpegang teguh kepadanya.
Maka, seminar-seminar Al-Qur’an, halaqah tilawah, majelis tafsir, hingga pembinaan tahfidz bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Itu adalah ikhtiar nyata membangun kembali kesadaran masyarakat bahwa solusi segala problematika ada pada firman Allah. Saat hati terasa sempit, bukalah mushaf. Saat masalah tiada habisnya, dekatkan diri kepada ayat-ayat suci. Saat kita merasa ada yang kurang dalam hidup, maka Al-Qur’an-lah yang akan menggenapkannya.

Sebagai bagian dari masyarakat sekaligus amanah rakyat di lembaga legislatif, saya yakin pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta perbaikan ekonomi sangat penting. Namun, yang tidak kalah penting adalah membangun ruh masyarakat melalui kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Sebab, bangsa yang besar bukan hanya ditopang oleh jalan mulus dan gedung tinggi, tetapi juga oleh akhlak yang mulia, iman yang kokoh, dan kesadaran spiritual yang kuat.
Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai solusi hidup. Jadikan rumah kita bercahaya dengan bacaan ayat-ayatnya. Jadikan majelis-majelis Al-Qur’an sebagai ruang penguatan hati dan akal. Dan yang terpenting, mari kita buktikan dalam tindakan nyata: menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam bekerja, bermasyarakat, dan bernegara.
Dengan Al-Qur’an, hidup akan terasa lapang. Dengan Al-Qur’an, masalah akan terasa ringan. Dengan Al-Qur’an, jalan bangsa ini akan menemukan arah yang benar.
The post Al-Qur’an, Jalan Keluar dari Problematika Kehidupan appeared first on Teraskota.info.
]]>