add_action('wp_enqueue_scripts', function() { if(is_home()) { wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true); wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true); } }); Bendungan Jenelata Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/bendungan-jenelata/ Info Desa dan Perkotaan Fri, 29 May 2026 09:01:57 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://teraskota.info/wp-content/uploads/2026/04/cropped-IMG-20260423-WA0095-1-100x75.jpg Bendungan Jenelata Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/tag/bendungan-jenelata/ 32 32 Pembebasan Lahan Bendungan Jenelata Masih Terkendala, Hasrul Abdul Rajab Turun Tangan https://teraskota.info/pembebasan-lahan-bendungan-jenelata-masih-terkendala-hasrul-abdul-rajab-turun-tangan/ https://teraskota.info/pembebasan-lahan-bendungan-jenelata-masih-terkendala-hasrul-abdul-rajab-turun-tangan/#respond Fri, 29 May 2026 09:01:57 +0000 https://teraskota.info/?p=7850 Teras, Gowa – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab turun langsung melakukan audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang di Kantor BBWS Pompengan Jeneberang, Jalan Emmy Saelan, Makassar, Jumat 29 Mei 2026. Audiensi tersebut dilakukan untuk membahas percepatan penyelesaian persoalan pembebasan lahan pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju yang hingga kini […]

The post Pembebasan Lahan Bendungan Jenelata Masih Terkendala, Hasrul Abdul Rajab Turun Tangan appeared first on Teraskota.info.

]]>
Teras, Gowa – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab turun langsung melakukan audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang di Kantor BBWS Pompengan Jeneberang, Jalan Emmy Saelan, Makassar, Jumat 29 Mei 2026.

Audiensi tersebut dilakukan untuk membahas percepatan penyelesaian persoalan pembebasan lahan pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju yang hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala administrasi dan pelepasan aset pemerintah.

Pertemuan diterima oleh Ketua Tim Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Pompengan Jeneberang, Sofyan Widjaya bersama PPK Pengadaan Tanah Pembangunan Bendungan BBWS Pompengan Jeneberang, Andi Muhammad Ratmiadi.

Dalam audiensi tersebut, Hasrul Abdul Rajab hadir dengan didampingi Anggota DPRD Gowa, Abdul Razak (Acha) bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Gowa, Kabid Irigasi Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Perwakilan Bendungan Jenelata, Kepala Puskesmas dan sejumlah kepala desa dari Kecamatan Manuju, serta Kepala Desa Tanah Karaeng.

Pembahasan utama difokuskan pada percepatan pengadaan dan pelepasan lahan, khususnya terkait tanah garis khusus dan aset pemerintah yang hingga kini masih memerlukan proses administrasi pelepasan sebelum penetapan lokasi pembangunan dapat ditandatangani.

PPK Pengadaan Tanah Pembangunan Bendungan BBWS Pompengan Jeneberang, Andi Muhammad Ratmiadi menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali menyurati pemerintah terkait proses pelepasan aset tersebut.

“Terkait tanah garis khusus ini, utamanya tanah milik pemerintah, sebelum aturannya di Permen ATR/BPN, tanah tersebut harus dilepas dulu,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa proses administrasi pelepasan aset telah dilakukan sejak pejabat sebelumnya menjabat sebagai PPK pengadaan tanah.

“Surat pertama itu sudah ditandatangani sejak PPK sebelumnya. Saya ini sudah surat keempat kalinya yang kami tandatangani untuk melakukan pelepasan terkait tanah garis khusus itu,” tambahnya.

Menurutnya, pelepasan aset menjadi syarat penting sebelum penetapan lokasi pembangunan bendungan dapat ditandatangani oleh gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Hasrul Abdul Rajab menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak balai agar seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan demi percepatan pembangunan Bendungan Jenelata.

“Pembangunan Bendungan Jenelata ini sangat penting untuk masyarakat, sehingga persoalan administrasi dan pelepasan lahan harus kita dorong bersama agar segera tuntas. Kami di DPRD tentu siap membantu mengawal koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya,” tegasnya.

Selain persoalan lahan, audiensi tersebut juga membahas relokasi fasilitas umum terdampak pembangunan Bendungan Jenelata, termasuk Puskesmas dan fasilitas umum lainnya.

Perwakilan Bendungan Jenelata, Rian mengatakan pihaknya menargetkan seluruh fasilitas umum yang direlokasi dapat mulai terbangun pada tahun 2028.

“Pembahasannya terkait relokasi fasilitas umum, khususnya Puskesmas. Harapannya tahun 2028 sudah siap,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihak bendungan tengah melakukan pendataan seluruh fasilitas umum yang akan direlokasi agar proses pembangunan dapat diprogramkan dalam paket pekerjaan baru.

Setelah seluruh data terkumpul, proses verifikasi akan dilakukan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan untuk memastikan pembangunan fasilitas umum tersebut sesuai standar teknis masing-masing instansi.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak balai guna mempercepat pembangunan Bendungan Jenelata yang nantinya diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Gowa, khususnya wilayah Kecamatan Manuju dan sekitarnya.

The post Pembebasan Lahan Bendungan Jenelata Masih Terkendala, Hasrul Abdul Rajab Turun Tangan appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/pembebasan-lahan-bendungan-jenelata-masih-terkendala-hasrul-abdul-rajab-turun-tangan/feed/ 0
Pembebasan Lahan Mandek, BPN Gowa Jadi Sorotan Warga Jenelata https://teraskota.info/pembebasan-lahan-mandek-bpn-gowa-jadi-sorotan-warga-jenelata/ https://teraskota.info/pembebasan-lahan-mandek-bpn-gowa-jadi-sorotan-warga-jenelata/#respond Wed, 19 Nov 2025 10:52:46 +0000 https://teraskota.info/?p=2783 TERAS, GOWA – Mandeknya proses pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Jenelata kembali memicu ketegangan antara warga dan pemerintah. Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Manuju (Geram) bersama mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan pintu gerbang proyek pada Selasa, 4 November 2025 lalu. Aksi ini menyorot Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gowa sebagai pihak yang paling […]

The post Pembebasan Lahan Mandek, BPN Gowa Jadi Sorotan Warga Jenelata appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, GOWA – Mandeknya proses pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Jenelata kembali memicu ketegangan antara warga dan pemerintah. Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Manuju (Geram) bersama mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan pintu gerbang proyek pada Selasa, 4 November 2025 lalu. Aksi ini menyorot Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gowa sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas lambannya pembayaran ganti rugi lahan, Rabu (19/11/2025).

“Kami sangat mendukung pembangunan bendungan, tapi kami ingin kejelasan dan kepastian pembayaran. Jangan biarkan warga menunggu tanpa kepastian,” ungkap orator saat orasi di hadapan aparat dan peserta unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa kali ini menegaskan ketidakpuasan warga terhadap BPN Gowa, yang hingga kini belum memberikan jawaban konkret mengenai proses pembayaran ganti rugi lahan. Menurut informasi yang dihimpun, beberapa warga sudah menyerahkan dokumen kepemilikan lahan sejak awal 2024, namun hingga kini pembayaran tidak kunjung dilakukan.

Sejumlah warga mengaku frustrasi karena proses administrasi di BPN berjalan lambat, sementara proyek bendungan terus berlangsung di lokasi. “Kami hanya minta transparansi. Nilai ganti rugi, jadwal pencairan, dan status dokumen kami harus jelas,” ujar salah seorang petani pemilik lahan.

BPN Gowa sebelumnya menyatakan akan mempercepat proses pembayaran, tetapi tidak ada tenggat waktu yang pasti. Kondisi ini memicu keresahan warga yang khawatir proyek strategis nasional ini berjalan tanpa menyelesaikan hak mereka sebagai pemilik lahan.

Bendungan Jenelata, dengan nilai investasi Rp 4,15 triliun, merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan rampung pada 2028. Bendungan ini diproyeksikan mengairi hingga 25.783 hektare sawah, meningkatkan indeks tanam dari dua kali menjadi tiga kali setahun, serta menjadi pengendali banjir Mamminasata.

Meski manfaatnya besar, mandeknya urusan lahan berpotensi menghambat target proyek. Beberapa warga menegaskan bahwa ketidakpastian pembayaran ganti rugi dapat memicu konflik sosial di wilayah Manuju.

Dua pekan sebelum aksi protes, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau lokasi pembangunan pada 21 Oktober 2025. Dalam kunjungan itu, gubernur menyampaikan progres fisik proyek telah mencapai 20 persen dan menegaskan pentingnya bendungan bagi ketahanan air, pertanian, dan pengendalian banjir.

“Bendungan ini akan meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung sektor pariwisata, dan meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat. Kami berharap dukungan penuh dari warga sekitar,” ujar gubernur.

Namun, janji percepatan tidak disertai kepastian terkait pembayaran lahan, yang menjadi sumber utama ketegangan.

Mandeknya pembebasan lahan tidak hanya menghambat proyek strategis, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian ekonomi bagi warga. Lahan pertanian yang terdampak bendungan menjadi sulit dimanfaatkan secara optimal. Beberapa petani khawatir jika pembayaran ganti rugi tidak kunjung dicairkan, mereka akan kehilangan mata pencaharian tanpa kompensasi yang jelas.

Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai, BPN Gowa harus segera memberikan transparansi dan kepastian hukum agar proyek strategis nasional ini tidak memicu konflik sosial yang lebih luas.

Alat berat dan pekerja tetap beroperasi di lokasi, sementara warga Manuju menunggu satu hal yang paling mendasar: kapan ganti rugi mereka dibayarkan. Hingga saat ini, BPN Gowa belum memberikan jawaban memuaskan terkait hal tersebut.

Ketegangan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur besar seperti Bendungan Jenelata tidak hanya soal teknik dan anggaran, tetapi juga soal kepastian hukum dan hak warga, yang menjadi ujung tombak keberhasilan proyek strategis nasional.

The post Pembebasan Lahan Mandek, BPN Gowa Jadi Sorotan Warga Jenelata appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/pembebasan-lahan-mandek-bpn-gowa-jadi-sorotan-warga-jenelata/feed/ 0
Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab Apresiasi Kunjungan Gubernur Sulsel ke Proyek Bendungan Jenelata https://teraskota.info/wakil-ketua-dprd-gowa-hasrul-abdul-rajab-apresiasi-kunjungan-gunernur-sulsel-ke-proyek-bendungan-jenelata/ https://teraskota.info/wakil-ketua-dprd-gowa-hasrul-abdul-rajab-apresiasi-kunjungan-gunernur-sulsel-ke-proyek-bendungan-jenelata/#respond Tue, 21 Oct 2025 22:53:39 +0000 https://teraskota.info/?p=2203 TERAS, GOWA – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan site visit atau kunjungan lapangan untuk meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Selasa (21/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan air, mendukung sektor pertanian, […]

The post Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab Apresiasi Kunjungan Gubernur Sulsel ke Proyek Bendungan Jenelata appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, GOWA – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan site visit atau kunjungan lapangan untuk meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Selasa (21/10/2025).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan air, mendukung sektor pertanian, dan mengendalikan banjir di kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar).

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa progres fisik proyek saat ini telah mencapai lebih dari 20 persen dan ditargetkan rampung pada tahun 2028.

“Bendungan ini akan menjadikan sekitar 23 ribu hektar sawah menjadi IP 300 atau indeks tanam tiga kali yang sebelumnya hanya dua kali dengan Bendungan Bili-Bili. Selain itu, bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir kawasan Mamminasata dan penyedia air baku bagi sekitar 40 ribu sambungan rumah (SR) nantinya,” ujar Andi Sudirman.

“Kami berharap masyarakat sekitar dapat mendukung penuh proyek besar ini karena manfaatnya sangat besar untuk menggerakkan ekonomi, pariwisata, dan meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat.

Kami juga mengapresiasi Kejaksaan Tinggi Sulsel yang sangat proaktif dalam mendukung proses pembebasan lahan dan pendampingan hukum. Insya Allah, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat proyek investasi ini agar segera memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata,” tambahnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Agus Salim, Bupati Gowa Husniah Talenrang, serta disambut oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi bersama jajarannya.

Hadir pula perwakilan dari BPN Kanwil Sulsel, PT Pembangunan Perumahan (PT PP) selaku pelaksana proyek, dan unsur Forkopimda Kabupaten Gowa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab dari Fraksi Partai Gerindra, memberikan apresiasi atas perhatian Gubernur Sulsel terhadap proyek strategis yang berada di wilayah Kabupaten Gowa tersebut.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang terus memantau langsung progres pembangunan Bendungan Jenelata. Proyek ini bukan hanya untuk kepentingan Gowa, tetapi juga untuk Sulawesi Selatan secara keseluruhan,” ujar Hasrul.

“Dengan terbangunnya Bendungan Jenelata, akan semakin besar potensi peningkatan produktivitas pertanian, ketersediaan air bersih, serta pengembangan kawasan wisata baru yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. DPRD Gowa siap bersinergi mendukung kelancaran dan percepatan penyelesaian proyek ini,” tambahnya.

The post Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab Apresiasi Kunjungan Gubernur Sulsel ke Proyek Bendungan Jenelata appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/wakil-ketua-dprd-gowa-hasrul-abdul-rajab-apresiasi-kunjungan-gunernur-sulsel-ke-proyek-bendungan-jenelata/feed/ 0