add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post FKDM Gowa Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Deteksi Dini Ancaman Keamanan appeared first on Teraskota.info.
]]>Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, LSM, insan pers, serta pejabat dan staf Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gowa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan lembaga terkait dalam menjaga stabilitas daerah.

Dalam pertemuan tersebut, FKDM Kabupaten Gowa menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap segala bentuk tindakan makar, separatisme, maupun upaya lain yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap ini menjadi komitmen bersama seluruh anggota FKDM Gowa dalam menjalankan fungsi kewaspadaan dini di daerah.
Kabid Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Kabupaten Gowa, Irnawati Rasyid, SE, M.Ad.SDA, saat membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan bahwa upaya identifikasi potensi ancaman ideologi di tingkat kabupaten dan kecamatan telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan penguatan di tingkat akar rumput.
“Langkah identifikasi potensi ancaman ideologi bersama Forkopimda Gowa telah berjalan dengan baik, namun penguatan di tingkat masyarakat bawah masih menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Irnawati menambahkan, ke depan pembinaan dan koordinasi dengan masyarakat akan lebih diintensifkan guna mengantisipasi masuknya paham-paham atau ideologi yang berpotensi memicu konflik dan mengganggu keutuhan NKRI.
Sementara itu, Bachtiar, Pj Danunit Kodim 1409 Gowa yang juga anggota FKDM Gowa, menegaskan bahwa jajaran Kodim telah melakukan langkah-langkah penetrasi dan pemantauan langsung di lapangan.
“Kami memastikan personel Kodim 1409 Gowa telah melakukan penetrasi di lapangan. Koordinasi di tingkat kepala dusun dan kepala desa tetap harus ditingkatkan agar Gowa dan Sulawesi Selatan bersih dari tindakan separatisme,” tegasnya.
FKDM Gowa juga menaruh perhatian serius terhadap sejumlah isu strategis daerah, di antaranya persoalan pembebasan lahan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju, isu tenaga kerja asing ilegal, serta dugaan praktik mafia yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
“Kami akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil dan melakukan koordinasi dengan Balai Pompengan,” ungkap Kaharuddin Muji.
FKDM Gowa menegaskan komitmennya untuk terus bergerak secara masif dan senyap di lapangan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Seluruh hasil pemantauan dan kegiatan FKDM akan dilaporkan secara berkala kepada Bupati Gowa dan Forkopimda sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah ke depan.
The post FKDM Gowa Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Deteksi Dini Ancaman Keamanan appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Kapolda Sulsel Pimpin Rakor Lintas Sektor, Siapkan Operasi Lilin Jelang Nataru appeared first on Teraskota.info.
]]>Rakor lintas sektoral ini turut dihadiri Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., Pejabat Utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam paparannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Forkopimda Sulsel, seluruh stakeholder terkait, serta elemen masyarakat atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Menurutnya, berbagai tantangan kamtibmas, baik yang bersifat nasional maupun lokal, dapat dihadapi bersama melalui koordinasi dan kebersamaan lintas sektor.
Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan bahwa Polda Sulsel bersama seluruh jajaran dan perkuatannya bersinergi dengan TNI, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Lilin-2025” selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Dalam Operasi Lilin-2025, sebanyak 3.981 personel gabungan akan dikerahkan, yang terdiri dari 2.106 personel Polda Sulsel dan jajaran, serta 1.875 personel dari TNI dan instansi terkait. Selain itu, Polda Sulsel menyiapkan sebanyak 94 pos pengamanan, yang terdiri dari 48 Pos Pengamanan, 21 Pos Pelayanan, dan 25 Pos Terpadu.
Kapolda Sulsel juga mengungkapkan bahwa pengamanan akan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan Tahun Baru yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan selama Natal dan Tahun Baru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat. Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai sangat penting guna menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan damai.
Kapolda Sulsel juga berharap peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, sehingga masyarakat merasa menjadi bagian dari pengamanan bersama dan memiliki tanggung jawab dalam menjaga kedamaian lingkungan.
Menutup paparannya, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, memperkuat koordinasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya situasi aman dan damai selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi Lilin-2025 diharapkan dapat berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, sehingga masyarakat Sulawesi Selatan dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan penuh kedamaian.
The post Kapolda Sulsel Pimpin Rakor Lintas Sektor, Siapkan Operasi Lilin Jelang Nataru appeared first on Teraskota.info.
]]>