add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post Diduga Rugikan Korban Rp125 Juta, Terlapor Penipuan di Sidrap Disebut Masih Bebas Berkeliaran appeared first on Teraskota.info.
]]>Kasus tersebut tercatat dalam dua laporan resmi di Polres Sidrap, masing-masing melalui nomor STPL/560/IX/2025/SPKT tertanggal 12 September 2025 dan LP/B/73/I/2026/SPKT/RES. SIDRAP/POLDA SULSEL tertanggal 30 Januari 2026.
Pelapor, Fi alias Sikko, mengaku heran karena hingga kini terlapor masih bebas beraktivitas meski laporan dugaan penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian mencapai Rp125 juta telah berjalan berbulan-bulan.
“Korban sudah melapor sejak lama, tapi terlapor sampai sekarang masih bebas berkeliaran. Tidak ada kepastian hukum yang dirasakan korban,” ujarnya.
Menurut keterangan pelapor, uang tersebut awalnya dipinjam secara bertahap oleh terlapor dengan alasan kebutuhan keluarga. Namun hingga laporan dibuat dan diproses, dana yang dipinjam disebut belum juga dikembalikan.
Sorotan publik semakin tajam setelah muncul dugaan adanya praktik tidak profesional dalam penanganan perkara tersebut. Bahkan, beredar tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan oknum penyidik dengan permintaan sejumlah uang kepada pelapor selama proses penanganan kasus berlangsung.
Di sisi lain, korban dan kuasa hukumnya juga mengaku belum pernah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari kedua laporan tersebut.
Situasi itu memunculkan tanda tanya besar di tengah informasi bahwa salah satu perkara disebut telah dihentikan melalui SP3. Kondisi tersebut dinilai semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
Pengamat hukum menilai, apabila benar terlapor masih bebas tanpa kejelasan proses hukum, maka hal itu dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, terlebih perkara tersebut telah resmi dilaporkan dan menjadi perhatian publik.
Masyarakat kini mendesak Polda Sulawesi Selatan dan Divisi Propam Polri untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara tersebut, termasuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan profesional.
The post Diduga Rugikan Korban Rp125 Juta, Terlapor Penipuan di Sidrap Disebut Masih Bebas Berkeliaran appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Survei Ungkap Kepercayaan Publik Menguat, 9 Bulan Syaharuddin-Nurkanaah Tuai Kepuasan 75 Persen appeared first on Teraskota.info.
]]>Hal tersebut terungkap dalam hasil survei kepuasan publik yang mencatat tingkat kepuasan agregat sebesar 75,42 persen, Rabu (31/12/2025).
Survei ini dilaksanakan oleh FORMASI Survei Indonesia (FSI) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).
Hasilnya dipresentasikan di Aula Lantai II Rektorat UMS Rappang. Pembina FSI Dr. Ir. M. Rais Rahmat Razak, M.Si menjelaskan, angka tersebut berasal dari akumulasi responden yang menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja kepemimpinan daerah pada berbagai indikator utama pemerintahan.
Jika kategori cukup puas turut dihitung, maka tingkat kepuasan publik berada di atas 90 persen. Survei mencatat, penilaian tertinggi diberikan pada aspek responsivitas pemerintah terhadap keluhan masyarakat, dengan mayoritas responden menyatakan puas dan sangat puas.
Selain itu, kinerja pemerintahan secara umum serta pelayanan publik juga mendapat penilaian positif dari masyarakat.
Namun demikian, aspek transparansi dan akuntabilitas masih menjadi catatan, meskipun secara umum tetap berada dalam kategori cukup baik.
Responden menilai keterbukaan informasi dan pengawasan publik perlu terus ditingkatkan.
Dalam evaluasi terhadap 14 Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Sidrap, survei menunjukkan tujuh program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. BPJS Kesehatan Gratis menempati posisi teratas, disusul Pendidikan Unggul, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, penerangan jalan, serta program Sidrap Bersih.
Survei ini dilaksanakan pada 20 November hingga 5 Desember 2025 dengan melibatkan 680 responden pemilih terdaftar di Kabupaten Sidrap. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif melalui wawancara dan kuesioner, dengan margin of error ±3,75 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
FSI menilai hasil survei ini menunjukkan adanya kepercayaan publik yang cukup kuat terhadap kepemimpinan daerah pada fase awal pemerintahan. Ke depan, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga konsistensi kebijakan serta memperluas pemerataan manfaat program pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang.
The post Survei Ungkap Kepercayaan Publik Menguat, 9 Bulan Syaharuddin-Nurkanaah Tuai Kepuasan 75 Persen appeared first on Teraskota.info.
]]>