TERAS, GOWA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab, SE, mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dengan PT Bank Mandiri dalam menyalurkan 50 unit gerobak usaha kepada pelaku UMKM. Bantuan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong UMKM naik kelas.
Penyerahan bantuan gerobak UMKM dilakukan oleh Perwakilan Pimpinan PT Bank Mandiri Wilayah X Sulawesi dan Maluku, Takdir, kepada Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Pujasera RTH Syekh Yusuf, Sungguminasa, Rabu (17/12/2025).
Hasrul Abdul Rajab yang ditemui di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang membutuhkan dukungan nyata, tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga sarana usaha yang memadai.
Kami di DPRD Kabupaten Gowa sangat mengapresiasi kolaborasi Pemkab Gowa dan Bank Mandiri. Bantuan gerobak UMKM ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk intervensi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar pelaku usaha mikro,” ujar Hasrul.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas usaha selama ini menjadi salah satu faktor penghambat daya saing UMKM, khususnya dalam aspek kebersihan, kerapihan, dan daya tarik produk di mata konsumen.
Dengan sarana usaha yang lebih layak dan representatif, UMKM kita akan lebih percaya diri, produktif, dan mampu meningkatkan pendapatannya. Ini sejalan dengan visi DPRD dalam mendorong penguatan ekonomi rakyat berbasis kerakyatan,” tambahnya.
Hasrul juga menegaskan pentingnya kesinambungan program melalui pendampingan dan akses pembiayaan agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak jangka panjang.
Kami berharap bantuan ini diikuti dengan pendampingan berkelanjutan, termasuk akses permodalan dan peningkatan kapasitas usaha. DPRD siap mendukung kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada UMKM agar target naik kelas dapat terwujud,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar utama ekonomi lokal yang harus diperkuat secara berkelanjutan dan terukur.
UMKM adalah penggerak ekonomi rakyat yang harus diperkuat dari aspek paling mendasar, yakni sarana usaha yang layak dan kompetitif,” ujar Bupati Talenrang.
Ia menjelaskan, bantuan gerobak ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro, khususnya dari sisi kelayakan sarana, kebersihan, dan daya tarik usaha. Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Gowa memiliki 60.536 unit UMKM, dengan dominasi usaha mikro sebanyak 56.204 unit.
Perwakilan Pimpinan PT Bank Mandiri Wilayah X Sulawesi dan Maluku, Takdir, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat UMKM secara komprehensif.
Penguatan UMKM kami lakukan tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga dukungan fasilitas usaha agar aktivitas ekonomi berjalan lebih produktif dan berkelanjutan,” jelas Takdir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa Ir. H. Mahmuddin, M.Si, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Syahrul Syahrir, ST, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Ary Mahdi Asfari, S.STP, M.Si serta Karyawan PT Bank mandiri
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Gowa bersama DPRD dan perbankan optimistis UMKM lokal mampu tumbuh lebih kuat, berdaya saing, dan menjadi fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.
















