Wakil Ketua Umum DPN ADKASI Muh Ramli Siddik: Kolaborasi ADKASI-KADIN adalah Jalan Cepat Membuka Lapangan Kerja di Daerah

  • Bagikan
Wakil ketua umum DPN ADKASI sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Muh. Ramli Siddik, S.Sos (Daeng Rewa), (Foto. Dokumentasi).

TERAS, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (DPN ADKASI), Muh Ramli Siddik, S.Sos (Daeng Rewa), menyambut positif terjalinnya kerja sama antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan ADKASI dalam pengembangan peluang kerja bagi masyarakat daerah.

Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperluas akses lapangan kerja di tingkat kabupaten, Sabtu (22/11/2025).

Ketua DPRD Kabupaten Gowa dari Fraksi PPP itu menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kerja nyata untuk mendekatkan dunia usaha dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Ini momentum penting. Kolaborasi ADKASI dan KADIN membuka peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, memperluas jaringan investasi, dan memastikan potensi sumber daya alam dikelola lebih produktif,” ujar Muh Ramli Siddik di Jakarta.

Wakil ketua umum DPN ADKASI, Muh. Ramli Siddik, S.Sos (Daeng Rewa), (Kemeja Batik Biru-Orange), (Foto.dokumentasi) di Jakarta.

Menurutnya, banyak kabupaten yang memiliki kekayaan sumber daya alam namun belum optimal dalam menghubungkan potensi tersebut dengan jejaring usaha nasional maupun global. Karena itu, peran KADIN sebagai agregator dunia usaha sangat strategis dalam mendorong percepatan investasi di daerah.

Ramli juga memberi perhatian khusus terhadap sektor pertambangan, perkebunan, dan peternakan yang kini menjadi fokus kolaborasi kedua lembaga. Tingginya permintaan global terhadap komoditas seperti nikel dan emas, menurutnya, harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat lokal.

“Potensi nikel, emas, hingga migas rakyat harus memberi manfaat langsung bagi warga. Dengan tata kelola yang baik dan kerja sama yang tepat, lapangan kerja baru bisa tercipta dan kesejahteraan daerah meningkat,” tegasnya.

Selain sektor pertambangan, ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor perkebunan dan peternakan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Melalui sinergi dengan KADIN, daerah dapat memperoleh akses pelatihan, kursus peningkatan kompetensi, pendampingan usaha, dan perluasan pasar bagi produk lokal.

Baca Juga  Prabowo Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Baru

Menurut Wakil Ketua Umum DPN ADKASI, Muh. Ramli Siddik yang juga sekaligus ketua DPRD kabupaten Gowa, mendorong pengembangan tanaman umbi-umbian (Porang), agar industri pengolahannya dapat dibangun di Kabupaten Gowa.

Ia menilai porang memiliki potensi ekonomi tinggi sebagai komoditas ekspor, sehingga pengembangan industrinya di daerah, dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah bagi petani lokal.

Lebih jauh, Daeng Rewa mengapresiasi langkah Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, serta para Wakil Ketua Umum seperti Taufan dan Nofel Saleh, yang terus mendorong inisiatif kewirausahaan dan pengembangan kompetensi generasi muda di daerah.

Ia juga menyampaikan pesan kepada HIPMI dan KADIN di tingkatKabupaten untuk memanfaatkan momentum ini dengan meningkatkan jejaring dan kapasitas organisasi.

“Anak-anak muda pengusaha harus lebih agresif membangun jejaring. Belajarlah langsung dari para pimpinan KADIN Indonesia yang sudah memiliki pengalaman dan visi besar dalam pembangunan ekonomi nasional,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum DPN ADKASI itu menegaskan bahwa penguatan kolaborasi antara lembaga legislatif daerah dan dunia usaha akan menjadi model pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Daerah harus bergerak cepat. Kolaborasi lintas lembaga adalah kunci. Kita ingin memastikan bahwa kerja sama ADKASI-KADIN ini benar-benar membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *