add_action('wp_enqueue_scripts', function() {
if(is_home()) {
wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true);
wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true);
}
});
The post Camat dan Kades Dikumpulkan di Lapangan Syekh Yusuf, Warga Gowa Pertanyakan Pelayanan di Desa appeared first on Teraskota.info.
]]>Pelaksanaan Sholat Id terpusat yang dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kabupaten Gowa dinilai berlebihan. Bahkan, sebagian masyarakat menilai sebagai langkah konsolidasi birokrasi.
Namun kebijakan tersebut juga memunculkan kritik karena aparat wilayah dianggap lebih dibutuhkan di tengah masyarakat pada hari pelaksanaan kurban.
Sejumlah warga menilai kehadiran kepala desa, lurah dan Camat di wilayah masing-masing itu penting untuk memastikan aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat berjalan lancar.
Mulai dari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, distribusi daging, pengamanan lingkungan, hingga koordinasi kegiatan warga berlangsung hampir bersamaan sejak pagi hari.
“Dengan adanya Kepdes atau Camat di wilayahnya masing-masing itu lebih dibutuhkan masyarakat, karena mereka itu biasanya menjadi pusat koordinasi masyarakat di lapangan,” ujar salah seorang warga.
Sorotan publik semakin menguat setelah Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Aziz Peter, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp terkait kebijakan tersebut belum memberikan respons hingga berita ini diterbitkan.
Minimnya penjelasan dari pemerintah daerah membuat perdebatan di tengah masyarakat terus berkembang.
Sebagian pihak menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka terkait alasan seluruh aparat wilayah diarahkan menghadiri Sholat Id secara terpusat di tengah padatnya aktivitas pelayanan masyarakat saat Idul Adha.
Pengamat pemerintahan lokal menilai komunikasi publik pemerintah daerah menjadi penting untuk meredam polemik yang berkembang.
Menurutnya, kebijakan pemerintahan yang menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat perlu disertai penjelasan agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
The post Camat dan Kades Dikumpulkan di Lapangan Syekh Yusuf, Warga Gowa Pertanyakan Pelayanan di Desa appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Hasrul Abdul Rajab Sholat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Syekh Yusuf appeared first on Teraskota.info.
]]>Pelaksanaan Sholat Id dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan suasana yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah tampak memadati area Lapangan Syekh Yusuf untuk menunaikan ibadah Hari Raya Kurban.
Dalam pelaksanaan sholat tersebut, Hasrul Abdul Rajab hadir bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah.
Usai pelaksanaan sholat, Hasrul Abdul Rajab menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Idul Adha mengajarkan kita arti keikhlasan dan pengorbanan. Semangat berbagi dan gotong royong harus terus kita jaga demi mempererat persaudaraan dan kebersamaan di Kabupaten Gowa,” ujar Hasrul kepada Media
Suasana kebersamaan terlihat usai pelaksanaan sholat ketika masyarakat saling bersalaman dan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha.
Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Gowa tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa religius dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi sejak pagi hari.
The post Hasrul Abdul Rajab Sholat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Syekh Yusuf appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Pakai Sandal Jepit, Hasrul Abdul Rajab Tunjukkan Gaya Kepemimpinan Membumi di Lapangan Syekh Yusuf appeared first on Teraskota.info.
]]>Didampingi Abdul Razak, Hasrul mengitari lapangan sambil sesekali memperlambat langkahnya. Aktivitas sederhana tersebut berlangsung tanpa pengawalan mencolok, menciptakan suasana yang cair dan dekat dengan masyarakat yang juga memanfaatkan pagi hari untuk berolahraga.
Kehadiran Hasrul di ruang publik dengan tampilan sederhana memberi kesan tersendiri. Interaksi yang terbangun secara alami, melalui sapaan ringan dan senyum, mencerminkan pendekatan yang lebih terbuka dibandingkan aktivitas formal yang biasa berlangsung di ruang-ruang pemerintahan.
Momen ini tidak hanya menjadi bagian dari rutinitas menjaga kebugaran, tetapi juga memperlihatkan pola komunikasi yang lebih membumi. Tanpa panggung resmi, kehadiran langsung di tengah masyarakat menghadirkan ruang kedekatan yang terasa lebih nyata.
Gaya santai yang ditunjukkan tersebut memperkuat citra kepemimpinan yang tidak berjarak. Aktivitas sederhana di pagi hari menjadi simbol bahwa kedekatan dengan masyarakat dapat dibangun melalui langkah-langkah kecil yang konsisten.
Di tengah dinamika politik yang sering dipersepsikan formal dan kaku, pendekatan seperti ini menghadirkan nuansa berbeda. Lapangan Syekh Yusuf pun menjadi ruang yang tidak hanya dimanfaatkan untuk olahraga, tetapi juga sebagai titik temu antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana yang lebih humanis.
The post Pakai Sandal Jepit, Hasrul Abdul Rajab Tunjukkan Gaya Kepemimpinan Membumi di Lapangan Syekh Yusuf appeared first on Teraskota.info.
]]>The post SK di Tangan, Senyum Mengembang: PPPK Paruh Waktu Sambut Kepastian Pengabdian di Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>Hasrul tampak dikerumuni para PPPK Paruh Waktu yang antusias untuk foto bersama. Ia menyebut antusiasme tersebut sebagai ekspresi kebahagiaan yang wajar setelah penantian panjang para pegawai terhadap kepastian status kepegawaian mereka.
Dalam keterangannya kepada Redaksi Media Teras, Hasrul mengatakan, momen tersebut bukan cuma dokumentasi biasa, tapi simbol pengakuan atas pengabdian para pegawai.
Baca juga : Ketua DPRD Gowa Hadiri Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Komitmen Penguatan Pelayanan Publik
“Ini bukan hanya foto saja, ini simbol kebahagiaan dan pengakuan atas pengabdian mereka selama ini. Banyak yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun, dan hari ini akhirnya mendapat kepastian,” ujar Hasrul Abdul Rajab.

Menurutnya, DPRD Gowa sejak awal mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian serius terhadap tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu, kata dia, merupakan wujud hadirnya negara dalam menjawab harapan para pegawai.
“Kami di DPRD tentu mendukung penuh langkah ini. Harapannya, dengan status yang lebih jelas, kinerja dan disiplin para PPPK Paruh Waktu semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya saat upacara penyerahan SK, Bupati Gowa menegaskan bahwa awal tahun 2026 menjadi momentum pembaruan birokrasi di Kabupaten Gowa. Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu disebut sebagai langkah awal membangun pemerintahan yang lebih profesional dan berorientasi pelayanan publik.
“Awal tahun 2026 ini kita mulai dengan hal baru, yaitu SK baru. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menata birokrasi dan menghargai pengabdian para pegawai,” kata Bupati Gowa.
Baca juga : Ketua DPRD Gowa Hadiri Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 3.924 pegawai, yang terdiri atas 324 tenaga teknis, 702 tenaga pendidik, 203 tenaga kesehatan, dan 2.026 tenaga pendukung lainnya. Sebagian besar dari mereka telah mengabdi lebih dari 10 tahun, bahkan ada yang mencapai 20 tahun masa kerja.
Bupati juga berpesan agar para PPPK Paruh Waktu bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi etika dan aturan kedinasan.
“Status sudah jelas, maka tanggung jawab juga semakin besar. Jadilah ASN yang disiplin, patuh aturan, dan selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini turut disaksikan oleh unsur pimpinan DPRD Gowa, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, serta keluarga para pegawai yang hadir mendampingi. Momen tersebut menjadi simbol awal baru bagi ribuan PPPK Paruh Waktu dalam mengabdi untuk mewujudkan Kabupaten Gowa yang maju dan sejahtera.
The post SK di Tangan, Senyum Mengembang: PPPK Paruh Waktu Sambut Kepastian Pengabdian di Gowa appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Gowa Menjadi Tuan Rumah Piala Gubernur Sulsel 2025 appeared first on Teraskota.info.
]]>Gubernur Sulsel berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia juga mengingatkan panitia serta wasit untuk menjaga prinsip fair play, demi kenyamanan dan kelancaran pertandingan.
“Selamat bertanding, tetap menjaga sportivitas. Semoga tidak ada yang cedera. Panitia dan wasit juga saya minta untuk menjaga fair play agar semua merasa nyaman,” pesan orang nomor satu di Sulsel ini.
Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gowa sebagai tuan rumah ajang bergengsi ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pihak penyelenggara, dalam hal ini Pemprov Sulsel, yang menjadikan lapangan kami sebagai lokasi pelaksanaan Piala Gubernur 2025. Insya Allah penyelenggaraan ini berjalan sukses dan saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta,” ujar Darmawangsyah.
Ia juga menegaskan bahwa Lapangan Syekh Yusuf memang diperuntukkan sebagai sarana olahraga. Sebelumnya, lokasi ini juga sukses menjadi tuan rumah gelaran Bupati Gowa Cup.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Piala Gubernur, Erwin Sodding, menjelaskan bahwa kompetisi ini dibagi dalam dua kategori: kategori eksekutif/VIP dan kategori umum antar instansi se-Sulsel.
“Kategori eksekutif diikuti delapan tim, antara lain dari Pemprov Sulsel, Kejati Sulsel, Polda Sulsel, Universitas Hasanuddin, Kanwil Agama, Perusda, DPRD Gowa, dan DPRD Provinsi Sulsel. Sedangkan kategori umum diikuti oleh 24 tim dari berbagai instansi daerah se-Sulsel,” terang Erwin.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena Lapangan Syekh Yusuf bisa menjadi lokasi pembukaan turnamen ini. Kompetisi ini digelar atas kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel serta dukungan penuh dari ASN Pemprov yang tergabung dalam kepanitiaan.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sulsel, para kepala dan wakil kepala daerah se-Sulsel, Forkopimda Gowa dan sejumlah pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.
Sumber: Humas Gowa
The post Gowa Menjadi Tuan Rumah Piala Gubernur Sulsel 2025 appeared first on Teraskota.info.
]]>The post Ketua DPRD Gowa Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Sulsel 2025 appeared first on Teraskota.info.
]]>Ketua DPRD Gowa, Muh. Ramli Siddik Daeng Rewa, turut hadir dalam acara pembukaan. Ia tampak mengenakan kaos putih bertuliskan “Piala Gubernur 2025” dan topi putih. Ramli Siddik berdiri di pinggir lapangan bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyaksikan jalannya acara.
Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai tokoh dan masyarakat yang ikut menyemarakkan turnamen sepakbola.
The post Ketua DPRD Gowa Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Sulsel 2025 appeared first on Teraskota.info.
]]>