add_action('wp_enqueue_scripts', function() { if(is_home()) { wp_enqueue_script('slick', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick.min.js', array('jquery'), '1.0', true); wp_enqueue_script('slick-headline', get_template_directory_uri() . '/assets/js/slick-headline-init.js', array('slick'), '1.0', true); } }); Kriminal Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/category/kriminal/ Info Desa dan Perkotaan Wed, 29 Apr 2026 03:42:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://teraskota.info/wp-content/uploads/2026/04/cropped-IMG-20260423-WA0095-1-100x75.jpg Kriminal Archives | Teraskota.info https://teraskota.info/category/kriminal/ 32 32 DPRD Sidrap Geram, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Mandek 4 BulanDi Polres Sidrap https://teraskota.info/dprd-sidrap-geram-kasus-dugaan-kekerasan-seksual-anak-mandek-4-bulandi-polres-sidrap/ https://teraskota.info/dprd-sidrap-geram-kasus-dugaan-kekerasan-seksual-anak-mandek-4-bulandi-polres-sidrap/#respond Wed, 29 Apr 2026 03:42:27 +0000 https://teraskota.info/?p=6983 Teras, Sidrap – Komisi III DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyoroti lambatnya penanganan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang hingga kini belum menemui kepastian hukum.   Ketua Komisi III DPRD Sidrap, Agus Syamsuddin, menyatakan kegeramannya terhadap proses hukum yang dinilai berjalan lambat di Polres Sidrap. Laporan polisi dengan nomor LPB/791/XII/2025/SPKT yang masuk […]

The post DPRD Sidrap Geram, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Mandek 4 BulanDi Polres Sidrap appeared first on Teraskota.info.

]]>
Teras, Sidrap – Komisi III DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyoroti lambatnya penanganan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang hingga kini belum menemui kepastian hukum.

 

Ketua Komisi III DPRD Sidrap, Agus Syamsuddin, menyatakan kegeramannya terhadap proses hukum yang dinilai berjalan lambat di Polres Sidrap. Laporan polisi dengan nomor LPB/791/XII/2025/SPKT yang masuk sejak 10 Desember 2025 disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan.

 

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Sidrap bersama kuasa hukum korban pada Senin (27/4/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse.

“Sudah lebih dari empat bulan kasus ini mengendap tanpa kepastian hukum, padahal korbannya anak di bawah umur,” tegas Agus usai rapat.

 

Menurutnya, alasan kepolisian yang menyebut belum cukup bukti tidak dapat diterima. Pihak kuasa hukum korban meyakini bahwa bukti yang ada telah memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti.

Agus juga menyoroti alasan penundaan karena menunggu hasil pemeriksaan psikologi klinis dari tingkat provinsi. Ia menilai hal tersebut justru menghambat pemenuhan hak korban untuk mendapatkan keadilan.

 

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Hj Wahidah Alwi, mengungkapkan bahwa kasus yang dibahas hanyalah satu dari sekian banyak kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah Sidrap. “Ini hanya satu kasus yang sampai ke DPRD, masih banyak kasus serupa lainnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Sidrap, Muh. Ridha Bakri, menyampaikan bahwa keluhan terkait lambannya penanganan kasus oleh pihak kepolisian bukan kali pertama diterima DPRD.

 

“DPRD memang tidak bisa mengintervensi proses hukum, tetapi kami akan meminta klarifikasi resmi ke Polres Sidrap,” jelasnya.

Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, menegaskan bahwa melalui RDP ini pihaknya bersama pemerintah daerah mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus.

 

“Ini menyangkut masa depan anak. Jangan sampai ada kesan pembiaran,” tegasnya.

 

RDP tersebut turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Sidrap lainnya, di antaranya H. Ruslan SH, Muh. Tahir, dan H. Rahman.

The post DPRD Sidrap Geram, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Mandek 4 BulanDi Polres Sidrap appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/dprd-sidrap-geram-kasus-dugaan-kekerasan-seksual-anak-mandek-4-bulandi-polres-sidrap/feed/ 0
“Get” Sudah Keluar Tapi Uang Tak Dibayar, Peserta Arisan Online Dwita di Maros Lapor Polisi https://teraskota.info/get-sudah-keluar-tapi-uang-tak-dibayar-peserta-arisan-online-dwita-di-maros-lapor-polisi/ https://teraskota.info/get-sudah-keluar-tapi-uang-tak-dibayar-peserta-arisan-online-dwita-di-maros-lapor-polisi/#respond Sun, 15 Mar 2026 07:58:17 +0000 https://teraskota.info/?p=5937 Teras, Maros – Seorang warga Arga, Kabupaten Maros, bernama Mutmaina mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah setelah mengikuti arisan online yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Dwita. Minggu (153/2026)   Merasa dirugikan karena uang arisan yang menjadi haknya tak kunjung dibayarkan, Mutmaina akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Selatan.   Kepada media ini, Mutmaina mengungkapkan […]

The post “Get” Sudah Keluar Tapi Uang Tak Dibayar, Peserta Arisan Online Dwita di Maros Lapor Polisi appeared first on Teraskota.info.

]]>
Teras, Maros – Seorang warga Arga, Kabupaten Maros, bernama Mutmaina mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah setelah mengikuti arisan online yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Dwita. Minggu (153/2026)

 

Merasa dirugikan karena uang arisan yang menjadi haknya tak kunjung dibayarkan, Mutmaina akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Selatan.

 

Kepada media ini, Mutmaina mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengenal Dwita melalui media sosial Instagram sejak tahun 2024.

Saat itu ia tertarik mengikuti arisan online yang dikelola Dwita dengan setoran sekitar Rp300 ribu per minggu.

 

“Awalnya saya ikut arisan dengan pembayaran Rp300 ribu per minggu dan saat itu saya sempat mendapatkan giliran atau ‘get’.

Uangnya langsung ditransfer, jadi saya percaya,” ujar Mutmaina.

 

Karena pengalaman awal terse

but berjalan lancar, Mutmaina kembali mengikuti arisan yang sama pada tahun 2025. Ia mengaku kembali bergabung pada Agustus 2025.

 

Namun, menurut Mutmaina, masalah mulai muncul setelah namanya keluar sebagai penerima arisan pada Oktober 2025 dengan nominal sekitar Rp4 juta. Hingga kini, uang tersebut disebut belum juga diterimanya.

 

“Nama saya sudah naik pada Oktober 2025 dengan nominal sekitar Rp4 juta. Tapi sampai sekarang belum juga dibayarkan,” tegasnya.

 

Mutmaina mengaku telah berulang kali menagih haknya kepada pengelola arisan tersebut. Namun setiap kali ditagih, yang bersangkutan disebut hanya memberikan berbagai alasan.

 

“Dia pernah minta nomor rekening saya. Setelah saya kirim, dia bilang sebentar karena sedang live. Kadang juga bilang lagi di luar, bahkan pernah bilang sedang di rumah sakit,” ungkapnya.

 

 

Merasa tidak mendapatkan kepastian, Mutmaina akhirnya memutuskan melaporkan persoalan tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap uang yang menjadi haknya dapat segera dikembalikan.

 

“Sampai saya melaporkan pengaduan ini, dia tidak pernah lagi menghubungi saya untuk mengembalikan uang saya,” tutupnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Sulawesi Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan pengaduan tersebut.

The post “Get” Sudah Keluar Tapi Uang Tak Dibayar, Peserta Arisan Online Dwita di Maros Lapor Polisi appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/get-sudah-keluar-tapi-uang-tak-dibayar-peserta-arisan-online-dwita-di-maros-lapor-polisi/feed/ 0
Ayah Korban Kekerasan Seksual Mencari Keadilan https://teraskota.info/taiyeb-ayah-korban-kekerasan-seksual-mencari-keadilan/ https://teraskota.info/taiyeb-ayah-korban-kekerasan-seksual-mencari-keadilan/#respond Tue, 02 Dec 2025 14:46:18 +0000 https://teraskota.info/?p=3033 TERAS, MAKASSAR – Lewat Konferensi Pers Seorang Ayah menyampaikan kekecewaannya atas kasus di alaminya, dimana menjadi korban ketidakadilan penegak hukum, dengan kasus anaknya yang menjadi korban kekerasan seksual, dimana pelakunya bebas berkeliaran begitu saja. disampaikan disalah satu warkop di Makassar. Selasa (02/12/2025) Korban inisial (NA) berusia 15 tahun, yang masih duduk di bangku sekolah menengah […]

The post Ayah Korban Kekerasan Seksual Mencari Keadilan appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, MAKASSAR – Lewat Konferensi Pers Seorang Ayah menyampaikan kekecewaannya atas kasus di alaminya, dimana menjadi korban ketidakadilan penegak hukum, dengan kasus anaknya yang menjadi korban kekerasan seksual, dimana pelakunya bebas berkeliaran begitu saja. disampaikan disalah satu warkop di Makassar. Selasa (02/12/2025)

Korban inisial (NA) berusia 15 tahun, yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, telah mendapatkan kekerasan seksual terhadap pelaku (RI) usia sekitar 40 tahun.

Kronologisnya berawal Korban (NA) yang dikabarkan hilang pada pada hari Jumat 22 Agustus 2025, yang diketahui dibawah kabur oleh pelaku (RI) dan semenjak itu korban dinyatakan hilang selama dua bulan dan mendapatkan kekerasan seksual.

Sebagai orang tua korban tidak terima, maka melaporkan ke pihak berwajib di Mapolrestabes Makassar, pada tanggal 1 Juli 2025, demi menindak lanjuti pencarian anak kami yang hilang, Tuturnya.”

Proses pencarian itupun berjalan hingga kurang lebih dua puluh delapan hari. sehingga tepat pada tanggal 28 juli, pukul 23.00 pelaku (RI) di tangkap di Jalan Manggarupi oleh tim Jatanras Polrestabes Makassar yang di pimpin langsung Iptu Nasrullah.

Al hasil korban ditemukan satu kali dua puluh empat jam, yang disembunyikan disalah satu hotel di Makassar di jalan Toddopuli, ditemukan pada pukul 05.00 subuh, lewat hasil pemeriksaan ponsel pelaku ada notifikasi memesan hotel.

Namun Ironisnya, pelaku yang sempat ditahan, kini bebas dengan alasan ada penangguhan masa tahanan karena dianggap tidak cukup bukti. padahal menurut Ayah korban sangat banyak bukti yang tertujuh ke pelaku.

Ayah korban Tahir menjelaskan, “Selama penyelidikan berlangsung sangat banyak keganjalan yang ia dapatkan, bahkan anaknya yang sudah menjadi korban kekerasan seksual seoalh – olah keadilan tidak berpihak kepadanya. bukti dianggap tidak ada apa-apanya, dan ada beberapa semestinya menjadi saksi tidak diperiksa, padahal itu yang menguatkan pelaku terbukti melakukan tindak kriminalisasi.

Sangatlah miris keadilan di negeri ini, pelaku yang sudah jelas bersalah dihimpun dari anak kami, selama dua bulan dinyatakan hilang, anak kami mendapat perlakukan tidak senonoh dan pelaku juga telah merekam bersama korban saat melakukan hubungan yang tak sepantasnya, untuk menjadikan senjata sehingga korban tetap bersama korban dengan iming-iming ingin di nikahinya, Ujarnya”.

Lanjutnya, berharap dengan proses hukum ini kami lanjutkan agar keadilan ditegakkan tanpa memandang bulu, menghukum yang bersalah sesuai hukum yang berlaku, semoga ada titik terang dalam kasus anak kami, sehingga pelaku segera mempertanggung jawabkan kelakuannya. apalagi semua pihak keluarga kami telah mendapatkan teror dari orang – orang suruan pelaku, yang menambah trauma kepada keluarga keluarga kami, Tutupnya, penuh harap agar keadilan ditegakkan.”

The post Ayah Korban Kekerasan Seksual Mencari Keadilan appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/taiyeb-ayah-korban-kekerasan-seksual-mencari-keadilan/feed/ 0
Oknum Anggota DRPD Takalar Terjerat Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Ratusan Juta Rupiah https://teraskota.info/oknum-anggota-drpd-takalar-terjerat-kasus-penipuan-dan-penggelapan-dana-ratusan-juta-rupiah/ https://teraskota.info/oknum-anggota-drpd-takalar-terjerat-kasus-penipuan-dan-penggelapan-dana-ratusan-juta-rupiah/#respond Thu, 30 Oct 2025 01:46:37 +0000 https://teraskota.info/?p=2447 TERAS, TAKALAR – Diduga menipu dan menggelapkan uang dua orang pengusaha sebanyak lebih dari 400 juta rupiah. dua oknum anggota dprd kabupaten takalar, ditangkap polisi. keduanya pun kini menjadi tersangka dan ditahan di mapolsek mappakasunggu kabupaten takalar. Rabu (29/10/2025)   “Dua oknum anggota DPRD kabupaten Takalar berinisial l-S dari partai gerindra dan S-R dari partai […]

The post Oknum Anggota DRPD Takalar Terjerat Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Ratusan Juta Rupiah appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS, TAKALAR – Diduga menipu dan menggelapkan uang dua orang pengusaha sebanyak lebih dari 400 juta rupiah. dua oknum anggota dprd kabupaten takalar, ditangkap polisi. keduanya pun kini menjadi tersangka dan ditahan di mapolsek mappakasunggu kabupaten takalar. Rabu (29/10/2025)

 

“Dua oknum anggota DPRD kabupaten Takalar berinisial l-S dari partai gerindra dan S-R dari partai kebangkitan bangsa (PKB) ini menjalani pemeriksaan di unit reskrim polsek mappakasunggu, atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang milik pengusaha. Ucap, AKP Hatta selaku Kasat Reskrim Polres Takalar

 

Namun, keduanya dilaporkan oleh dua pengusaha dengan dua laporan yang berbeda dengan total kerugian lebih dari 400 juta rupiah. i-s anggota dprd dari partai gerindra dilaporkan beberapa bulan lalu oleh korban karena menggelapkan uang bisnis hasil penjualan 26 ekor sapi senilai 260 juta rupiah.

 

Sedangkan s-r anggota dprd dari partai kebangkitan bangsa (pkb) dilaporkan karena merugikan pengusaha solar senilai 150 juta rupiah.

 

Dua oknum anggota dewan tersebut pun kini telah berstatus sebagai tersangka, dan menjalani penahanan di sel tahanan polsek mappakasungg, kabupaten takalar.

 

menurut petugas keduanya kini ditahan untuk memudahkan penyidikan dan pemeriksaan.

 

Kedua oknum anggota DPRD Takalar, kini dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan/ dengan ancaman kurungan empat tahun penjara.” Pungkasnya

 

The post Oknum Anggota DRPD Takalar Terjerat Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Ratusan Juta Rupiah appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/oknum-anggota-drpd-takalar-terjerat-kasus-penipuan-dan-penggelapan-dana-ratusan-juta-rupiah/feed/ 0
Gerak Cepat Kapolsek Ema Ratna, Begal Ponsel di Panakkukang Diringkus https://teraskota.info/gerak-cepat-kapolsek-ema-ratna-begal-ponsel-di-panakkukang-diringkus/ https://teraskota.info/gerak-cepat-kapolsek-ema-ratna-begal-ponsel-di-panakkukang-diringkus/#respond Wed, 15 Oct 2025 06:09:57 +0000 https://teraskota.info/?p=1926 TERAS KOTA, MAKASSAR – Aksi begal ponsel yang kerap meresahkan warga Kota Makassar akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Panakkukang. Tiga orang pelaku berhasil diamankan setelah terlibat dalam serangkaian aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Panakkukang. Kasus ini menjadi catatan positif pertama bagi kepemimpinan baru Kapolsek Panakkukang, Kompol Ema Ratna AR, bersama Kanit Reskrim […]

The post Gerak Cepat Kapolsek Ema Ratna, Begal Ponsel di Panakkukang Diringkus appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS KOTA, MAKASSAR – Aksi begal ponsel yang kerap meresahkan warga Kota Makassar akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Panakkukang. Tiga orang pelaku berhasil diamankan setelah terlibat dalam serangkaian aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Panakkukang.

Kasus ini menjadi catatan positif pertama bagi kepemimpinan baru Kapolsek Panakkukang, Kompol Ema Ratna AR, bersama Kanit Reskrim Iptu Nasrullah. Keduanya mendapat apresiasi dari masyarakat atas gerak cepat dan responsif dalam menindaklanjuti keresahan warga.

Peristiwa kriminal ini terjadi pada 15 September 2025 di kompleks perumahan CV Dewi, Kecamatan Panakkukang. Aksi para pelaku sempat membuat warga sekitar cemas dan khawatir terhadap keselamatan mereka.

Namun, berkat penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Tim Resmob Polsek Panakkukang di bawah komando Iptu Nasrullah, tiga pelaku berhasil ditangkap. Ketiganya adalah:

Muh Ridalpi alias Bappi (19)
Muh Al Fatar alias Patar (18)
Janwar Saputra alias Ompel (19)

Dalam penangkapan tersebut, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

Satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya
Satu unit ponsel iPhone milik korban
Dua bilah senjata tajam berupa pisau dan parang

Kapolsek Kompol Ema Ratna AR menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di wilayah rawan kejahatan, guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Kasus ini kini masih dalam proses pengembangan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan yang lebih luas.
(aji)

The post Gerak Cepat Kapolsek Ema Ratna, Begal Ponsel di Panakkukang Diringkus appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/gerak-cepat-kapolsek-ema-ratna-begal-ponsel-di-panakkukang-diringkus/feed/ 0
Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar Oleh Oknum ASN di Takalar, Keluarga Tagih Ketegasan Polres https://teraskota.info/kasus-dugaan-penganiayaan-pelajar-oleh-oknum-asn-di-takalar-keluarga-tagih-ketegasan-polres/ https://teraskota.info/kasus-dugaan-penganiayaan-pelajar-oleh-oknum-asn-di-takalar-keluarga-tagih-ketegasan-polres/#respond Tue, 14 Oct 2025 11:51:37 +0000 https://teraskota.info/?p=1902 TERAS KOTA, TAKALAR – Laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar berusia 14 tahun yang diduga dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hingga kini belum menunjukkan kejelasan penanganan di Polres Takalar. Korban berinisial NH mengaku menjadi korban penganiayaan pada 20 September 2025 lalu. Ia menceritakan, kejadian bermula saat dirinya bersama […]

The post Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar Oleh Oknum ASN di Takalar, Keluarga Tagih Ketegasan Polres appeared first on Teraskota.info.

]]>
TERAS KOTA, TAKALAR – Laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar berusia 14 tahun yang diduga dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hingga kini belum menunjukkan kejelasan penanganan di Polres Takalar.

Korban berinisial NH mengaku menjadi korban penganiayaan pada 20 September 2025 lalu. Ia menceritakan, kejadian bermula saat dirinya bersama seorang teman duduk di taman pojok, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Tak lama kemudian, anak dari pelaku datang menghampiri mereka.

“Tidak lama setelah itu, pelaku langsung datang dan memukul saya karena mengira saya yang mengajak anaknya pergi. Padahal saya tidak pernah melakukannya,” sebut NH.

Ia menambahkan, pelaku memukulnya menggunakan helm hingga mengenai punggung. NH sempat mencoba pergi, namun kembali dihadang di depan Kafe Onha.

“Di situ saya dihadang, lalu ditampar dan dihina dengan kata-kata kasar. Pelaku menyebut saya anak pelacur,” beber NH.

Aksi pemukulan terhadap pelajar SMP tersebut bahkan diduga disaksikan oleh seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan.

Usai insiden tersebut, korban bersama keluarganya melapor ke Polres Takalar. Namun laporan mereka sempat ditolak oleh petugas. Barulah pada keesokan harinya, laporan resmi diterima dengan Nomor: LP/B/246/IX/2025/SPKT/POLRES TAKALAR/POLDA SULAWESI SELATAN.

“Besoknya baru saya kembali ke Polres Takalar, tepatnya tanggal 21 September 2025, dan saat itu laporan saya akhirnya diterima,” ungkap NH.

Hingga Selasa, 14 Oktober 2025, pihak keluarga mengaku belum menerima perkembangan terbaru terkait penanganan kasus tersebut.

Upaya konfirmasi kepada KBO Satreskrim Polres Takalar melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp tidak mendapat tanggapan. Hal yang sama terjadi saat redaksi mencoba menghubungi Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban.

Reporter : Sahabuddin Jaya

The post Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar Oleh Oknum ASN di Takalar, Keluarga Tagih Ketegasan Polres appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/kasus-dugaan-penganiayaan-pelajar-oleh-oknum-asn-di-takalar-keluarga-tagih-ketegasan-polres/feed/ 0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus https://teraskota.info/14-tahun-terbunuhnya-munir-polri-didesak-bentuk-tim-khusus/ https://teraskota.info/14-tahun-terbunuhnya-munir-polri-didesak-bentuk-tim-khusus/#respond Sat, 16 Mar 2019 08:28:00 +0000 http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=20 Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

The post 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus appeared first on Teraskota.info.

]]>
Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara.

Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa?

Pertanyaan itu hingga Pollycarpus akhirnya bebas tahun ini pun belum terjawab. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak mengambil tindakan.

“Kembali kami menegaskan negara belum mampu membongkar konspirasi dalam kejahatan ini.

Pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa kasus pembunuhan Munir adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan masih sebatas janji tanpa bukti,” ujar salah satu aktivis HAM dari Kontras, Yati Andriani, di Jalan Kramat II, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

The post 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/14-tahun-terbunuhnya-munir-polri-didesak-bentuk-tim-khusus/feed/ 0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut https://teraskota.info/2-hari-hilang-nelayan-tewas-mengambang-di-pantai-cipalawah-garut/ https://teraskota.info/2-hari-hilang-nelayan-tewas-mengambang-di-pantai-cipalawah-garut/#respond Sat, 16 Mar 2019 08:22:08 +0000 http://demo.idtheme.com/bloggingpro/?p=17 Garut – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, petugas Basarnas dan Polairud menemukan jasad Maulana di Pantai Cipalawah, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jenazah pria tersebut langsung dievakuasi petugas. “Setelah melakukan pencarian selama 2 hari, Tim SAR Bandung akhirnya dapat menemukan korban. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Humas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor via pesan […]

The post 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut appeared first on Teraskota.info.

]]>
Garut – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, petugas Basarnas dan Polairud menemukan jasad Maulana di Pantai Cipalawah, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jenazah pria tersebut langsung dievakuasi petugas.

“Setelah melakukan pencarian selama 2 hari, Tim SAR Bandung akhirnya dapat menemukan korban.

Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Humas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor via pesan singkat, Sabtu (16/3/2019).

Nelayan berusia 45 tahun asal Garut ini dilaporkan hilang di pesisir Pantai Cipalawah, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Garut, Kamis (14/3).

Kapolsek Cibalong AKP Ridwan Tampubolon menyebutkan Maulana menghilang saat hendak mencari ikan dengan cara menyelam di pantai menggunakan busur panah.

The post 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut appeared first on Teraskota.info.

]]>
https://teraskota.info/2-hari-hilang-nelayan-tewas-mengambang-di-pantai-cipalawah-garut/feed/ 0