Teras, Makassar – UPT SPF SD Inpres Parang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, terus berbenah dan menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan sebagai bagian dari upaya meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional.
Sekolah yang beralamat di Jalan Dr. Ratulangi Lorong 7 B, Kota Makassar ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi hambatan untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang hijau dan nyaman. Meski berada di dalam kawasan lorong yang padat penduduk, UPT SPF SD Inpres Parang tetap mampu menjaga kelestarian lingkungan melalui penataan ruang terbuka hijau, penghijauan di berbagai sudut sekolah, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut terlihat dari berbagai pembenahan yang dilakukan di lingkungan sekolah. Area halaman utama kini tampil lebih menarik dengan lantai paving block yang dicat warna-warni secara kreatif, menghadirkan suasana belajar yang ceria, dinamis, dan penuh energi positif bagi seluruh warga sekolah.
Selain mengedepankan aspek estetika, sekolah juga menaruh perhatian besar pada penghijauan dan kenyamanan lingkungan. Berbagai tanaman hijau dan pohon peneduh tampak tertata rapi di sepanjang koridor dan sudut halaman, baik dalam pot maupun taman-taman kecil yang dirawat secara berkelanjutan.
Keberadaan panggung inspirasi di sudut lapangan serta kanopi melengkung di tengah halaman semakin menambah kenyamanan lingkungan sekolah. Fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang terbuka bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri.
Kepala UPT SPF SD Inpres Parang, Hj. Hasnah, S.Pd, saat ditemui media, mengatakan bahwa upaya menuju Adiwiyata Nasional bukan hanya sekadar memenuhi indikator penilaian, melainkan bagian dari proses membangun karakter dan budaya peduli lingkungan di kalangan peserta didik.
Kami ingin menjadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang nyaman, hijau, dan menyenangkan bagi anak-anak. Program Adiwiyata bukan hanya tentang penataan fisik lingkungan sekolah, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sejak usia dini,” ujar Hj. Hasnah.
Ia menambahkan, seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua siswa, dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan, seperti penghijauan, pengelolaan kebersihan, pemanfaatan ruang terbuka, dan pembiasaan hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, Pengurus Komite UPT SPF SD Inpres Parang, Supriadi Kadir, ST, MM, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang hijau dan berkelanjutan.
Keberadaan UPT SPF SD Inpres Parang di Jalan Dr. Ratulangi Lorong 7 B menjadi bukti bahwa sekolah yang berada di kawasan lorong dan padat penduduk pun dapat menghadirkan ruang terbuka hijau yang asri dan nyaman. Ini merupakan bentuk edukasi nyata kepada anak-anak bahwa menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari ruang yang terbatas sekalipun. Kami di Komite Sekolah akan terus mendukung seluruh program menuju Adiwiyata Nasional karena ini adalah investasi karakter bagi generasi masa depan,” ujar Supriadi Kadir.
Dengan berbagai inovasi dan pembenahan yang terus dilakukan, UPT SPF SD Inpres Parang semakin menegaskan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan di Kota Makassar.










