Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa Dorong Penerapan Teknologi Tepat Guna Wujudkan Swasembada Pangan

  • Bagikan

TERAS, GOWA – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Drs H.Muhammad Fajaruddin,M.M didampingi oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Ir.Nurlyah Djamil,MP hadir sebagai narasumber pada kegiatan Pelatihan Pendampingan Kelompok Tani di Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, yang berlangsung pada 18–19 Oktober 2025.dihotel Almadera Makassar

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat, dengan tujuan memperkuat kapasitas petani menuju kemandirian pangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fajaruddin memaparkan pentingnya swasembada pangan sebagai kunci ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Kabupaten Gowa memiliki potensi pertanian yang besar dengan luas baku sawah mencapai 32.903 hektare, serta potensi pertanaman hingga 70.000 hektare per tahun untuk komoditas padi, dan 53.000 hektare per tahun untuk jagung.

“Swasembada pangan berarti kemampuan daerah memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa ketergantungan pada impor. Kuncinya adalah peningkatan produktivitas, penerapan teknologi tepat guna, dan penguatan kelembagaan petani,” ujar Fajaruddin.

Ia menekankan bahwa penggunaan benih unggul bersertifikat, efisiensi irigasi, serta penerapan hormon tumbuh seperti auksin, sitokinin, dan giberelin pada budidaya jagung merupakan langkah konkret yang terus didorong oleh Dinas TPH Gowa.

Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis menjadi fokus utama agar petani semakin adaptif terhadap perubahan iklim dan teknologi modern.

Kegiatan pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas PMD Kabupaten Gowa dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulsel, yaitu Hartati Arief, SP., MM., selaku Kepala Seksi Kelembagaan dan Sistem Informasi Pertanian.

Dalam materinya, Hartati menyoroti pentingnya pemberdayaan kelembagaan dan peningkatan kapasitas petani sebagai fondasi bagi penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan.

Baca Juga  Dankodaeral VI Laksanama Dukung Ketahanan Gizi Masyarakat Tamalaba

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Kalemandalle Surahman,S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pendampingan langsung kepada kelompok tani agar mampu mengelola lahan secara efektif dan produktif, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, dinas pertanian, dan kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami ingin para petani Desa Kalemandalle tidak hanya mampu menanam, tetapi juga memahami manajemen usaha tani yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *