Rapat Pansus Hak Angket DPRD Gowa Dihadiri Sejumlah Saksi, PPK Ungkap Sosok yang Membawa Nama Bupati

  • Bagikan

Teras, Gowa – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa kembali menggelar rapat pendalaman dengan menghadirkan sejumlah saksi dan pihak terkait guna mengungkap fakta-fakta dalam sejumlah objek penyelidikan yang tengah ditangani pansus.

Rapat berlangsung di Kantor DPRD Gowa dan dipimpin langsung Ketua Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Muh Kasim Sila, didampingi Wakil Ketua Pansus Asrul Makkaraus dan Sekretaris Pansus Andi Lukman Naba, Jumat 18 Juni 2026.

Rapat tersebut juga dihadiri unsur pimpinan DPRD Gowa, yakni Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Wakil Ketua II DPRD Gowa Taufik Surullah, serta Wakil Ketua III DPRD Gowa Tyna Haji Tino Dg Mawangi. Turut hadir pula para ketua fraksi dan ketua komisi di lingkungan DPRD Gowa.

Dalam agenda pendalaman tersebut, pansus menghadirkan sejumlah saksi dan pihak yang dinilai memiliki keterkaitan dengan materi hak angket yang sedang bergulir.

Mereka di antaranya Zaenal Abidin D’Rate dari Media Faktual, Ketua Formula Ahmad Ando, Pihak perusahaan pengadaan seragam sekolah gratis Tahun Anggaran 2025, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, unsur Inspektorat, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Tahun Anggaran 2025.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian dalam rapat adalah saat Wakil Ketua Pansus Asrul Makkaraus mendalami keterangan PPK terkait adanya pihak yang datang menemuinya dan mengaitkan diri dengan Bupati Gowa dalam proyek pengadaan seragam sekolah gratis.

Asrul menanyakan apakah pernah ada informasi atau arahan langsung dari Bupati kepada PPK terkait kegiatan pengadaan tersebut.

“Saya mau tahu, terkait kegiatan pengadaan seragam ini, apakah ada informasi awal langsung dari Ibu Bupati kepada Ibu terkait seragam sekolah ini?” tanya Asrul.

Menjawab pertanyaan itu, PPK menyatakan tidak pernah menerima arahan langsung dari Bupati. Namun, ia mengaku memahami identitas orang yang datang menemuinya karena yang bersangkutan mengaitkan dirinya dengan Bupati.

Baca Juga  Penyerahan Bantuan Ke Panti Asuhan Mewarnai Buka Puasa Bersama Alumni Smandel Angkatan 86 Makassar

“Secara langsung tidak. Tapi ketika datang ke saya, saya sudah paham bahwa itu adalah orangnya Ibu Bupati,” jawab PPK.

Asrul kemudian kembali mempertanyakan dasar keyakinan tersebut.

“Jangan sampai dia mengada-ada bilang suruhan Ibu Bupati. Karena banyak orang-orangnya Ibu Bupati juga. Dari mana Ibu bisa yakin bahwa dia betul-betul disuruh sama Ibu Bupati?” lanjutnya.

PPK menjelaskan bahwa orang tersebut merupakan satu-satunya pihak yang datang menemuinya secara khusus terkait kegiatan pengadaan seragam sekolah gratis.

“Kan dia cuma satu-satunya yang datang ke saya terkait dengan kegiatan ini. Dan dia menyebut Ibu Bupati,” ujarnya.

Menurut PPK, orang tersebut secara langsung menyatakan memiliki keterkaitan dengan Bupati Gowa saat membahas kegiatan pengadaan seragam sekolah gratis.

Keterangan itu menjadi salah satu materi yang didalami pansus untuk memperoleh gambaran utuh terkait proses pengadaan seragam sekolah gratis yang saat ini menjadi salah satu fokus penyelidikan Hak Angket DPRD Gowa.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *